SUDAH AMAN: Petugas PUPR Kota Blitar menambal jalan berlubang maupun aspal mengelupas untuk mengamankan arus mudik Lebaran.
BLITAR KAWENTAR – Menjelang arus mudik Lebaran, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar tancap gas melakukan perbaikan jalan.
Sejumlah ruas yang sebelumnya mengalami kerusakan dan berlubang kini telah ditangani untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Blitar, Erna Santi, mengatakan perbaikan jalan dilakukan secara masif dalam beberapa pekan terakhir.
Baca Juga: Harga Mobil Listrik Bekas Turun Drastis! Wooling & Merek Lain Bisa Dibeli Lebih Murah Tahun 2025
Fokus utama perbaikan menyasar ruas-ruas strategis yang memiliki tingkat mobilitas tinggi, khususnya jalur yang kerap dilalui pemudik dari luar daerah.
“Perbaikan kami prioritaskan pada titik-titik jalan yang padat kendaraan dan menjadi akses utama pemudik. Ini untuk mengantisipasi lonjakan arus lalu lintas saat Lebaran,” ujarnya.
Menurutnya, perbaikan yang dilakukan saat ini masuk dalam kategori pemeliharaan rutin, yakni dengan metode tambal sulam pada jalan berlubang atau rusak ringan. Meski bersifat sementara, langkah ini dinilai efektif untuk meminimalisasi potensi kecelakaan.
Baca Juga: Tips Beli Mobil Listrik Second: Untung Besar Dapat MG4 EV 2024 Hanya Rp280 Juta!
Penentuan lokasi perbaikan tidak hanya berdasarkan hasil pemantauan petugas di lapangan, tetapi juga mengacu pada laporan dan keluhan masyarakat. Dari laporan tersebut, pihaknya bergerak cepat melakukan penanganan.
“Begitu ada laporan, langsung kami tindak lanjuti. Tujuannya agar kerusakan jalan tidak membahayakan pengguna, apalagi menjelang Lebaran intensitas kendaraan meningkat,” jelasnya.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, pemkot telah mengalokasikan anggaran pemeliharaan jalan sekitar Rp 600 juta.
Meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran, PUPR tetap berupaya memaksimalkan perbaikan demi keselamatan masyarakat.
Erna memastikan, seluruh ruas jalan di Bumi Bung Karno kini dalam kondisi aman dan layak dilalui. Perbaikan yang dilakukan diharapkan mampu memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan, baik dalam kota maupun luar daerah.
“Secara umum sudah kami pastikan aman. Harapannya masyarakat bisa berkendara dengan nyaman saat mudik maupun silaturahmi Lebaran,” imbuhnya.
Meski demikian, ia tetap mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati saat berkendara. Kepatuhan terhadap rambu lalu lintas serta kondisi fisik pengemudi menjadi faktor penting dalam menjaga keselamatan perjalanan.
“Kalau lelah, sebaiknya istirahat. Keselamatan tetap yang utama,” pungkasnya.(sub)
Editor : M. Subchan Abdullah