Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Lulusan SMA Mendominasi Angka Penggangguran di Kota Blitar, Berikut Faktanya

M. Luki Azhari • Minggu, 3 Mei 2026 | 11:01 WIB
Ilustrasi Pengangguran di Kota Blitar.
Ilustrasi Pengangguran di Kota Blitar.

BLITAR KAWENTAR - Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Kota Blitar menunjukkan tren positif. Berdasarkan data terbaru, angka pengangguran di Bumi Bung Karno ini menyusut 4,28 persen pada Agustus 2025 lalu. Turun dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 5,11 persen.

Kepala Bidang (Kabid) Ketenagakerjaan, Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja (Dinkop, UKM, Naker) Kota Blitar, Dwi Andri Susiono menjelaskan, secara kuantitas, jumlah pengangguran berkurang 375 orang sehingga kini tercatat ada sekitar 4.019 warga yang belum terserap pasar kerja.

“Meski menurun, profil pengangguran ini masih didominasi oleh lulusan sekolah menengah atas (SMA) umum,” jelasnya.

Baca Juga: Deklarasi “Tobat” SPMB, Pemkab Blitar Tegaskan Penerimaan Siswa Harus Transparan dan Tanpa Titipan

Menurut dia, penurunan ini tidak lepas dari mulai menggeliatnya sektor industri di wilayah kota. "Menurun karena adanya sejumlah perusahaan skala besar yang membantu menyerap tenaga kerja lokal," ungkapnya kepada Koran ini.

Melansir data Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas), sektor jasa masih menjadi motor utama penggerak ekonomi dengan menyerap 69,60 persen tenaga kerja. Sisanya tersebar di sektor manufaktur sebesar 21,39 persen dan pertanian 9,01 persen. Adapun, penyerapan tenaga kerja setahun terakhir justru paling kencang terjadi pada lulusan universitas.

Sebaliknya, lanjut Dwi, lulusan SMA umum masih mencatatkan angka TPT tertinggi yakni 6,45 persen. Disusul lulusan SMK sebesar 4,62 persen dan diploma di angka 4,09 persen. Fenomena ini menunjukkan adanya tantangan bagi lulusan pendidikan menengah untuk bersaing di pasar kerja yang ada.

Baca Juga: BRILink Agen Siap-siap Panen Hadiah Emas Lewat Program Spesial Ini

"Lulusan diploma juga menunjukkan kecenderungan meningkat yang tidak terserap pada kondisi tahun ini," ujar Dwi.

Untuk menekan angka tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar menyiapkan dua langkah strategis. Pertama, menggelar pelatihan bagi pencari kerja (pencaker) meski di tengah efisiensi anggaran untuk meningkatkan kompetensi. Kedua, optimalisasi teknologi melalui aplikasi job fair online.

"Supaya perusahaan yang butuh tenaga kerja bisa langsung input dan pencaker bisa memantau lowongan tersebut secara real-time lewat aplikasi," jelasnya.

Baca Juga: Daihatsu Sigra 2026 Resmi Jadi Sorotan, MPV Murah Rp140 Jutaan Ini Punya Tampilan Baru dan Fitur Lebih Modern

Di sisi lain, gairah pasar kerja juga terlihat dari Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) yang melonjak tajam ke angka 75,95 persen dibandingkan tahun lalu yang hanya 70,44 persen. Hal ini mengindikasikan semakin banyak penduduk usia kerja yang masuk bursa kerja. (mg1/c1/ady)

Editor : M. Subchan Abdullah
#tingkat pengangguran terbuka #bps #angka pengangguran #Kota Blitar #lulusan sma