Blitar Kawentar – Mobil bekas Rp60 jutaan masih menjadi incaran banyak masyarakat Indonesia pada 2026. Selain harga yang lebih ramah kantong, beberapa model lawas ternyata masih menawarkan kenyamanan, irit BBM, dan biaya perawatan yang tidak menguras dompet.
Di tengah tingginya harga mobil baru, kendaraan bekas dengan kondisi prima menjadi solusi bagi pekerja harian maupun keluarga kecil yang membutuhkan alat transportasi praktis. Menariknya, sejumlah mobil keluaran lama justru terkenal bandel dan memiliki spare part yang mudah ditemukan.
Mulai dari city car mungil, hatchback legendaris, hingga mobil keluarga tiga baris, semuanya tersedia di kisaran harga Rp60 jutaan. Berikut daftar mobil bekas murah yang masih layak dipinang untuk kebutuhan harian.
Honda Jazz i-DSI Masih Jadi Favorit Anak Muda
Honda Jazz i-DSI tahun 2004 tetap menjadi salah satu hatchback paling dicari di pasar mobil bekas. Harga unitnya berkisar Rp66 juta hingga Rp70 jutaan tergantung kondisi dan kelengkapan surat.
Mobil ini menggunakan mesin 1.500 cc i-DSI dengan teknologi 8 busi yang terkenal irit dan responsif di putaran bawah. Konsumsi BBM-nya mampu mencapai 1:12 hingga 1:14 untuk penggunaan dalam kota.
Keunggulan utama Jazz ada pada fitur Ultra Seat yang membuat kabin sangat fleksibel. Kursi belakang dapat dilipat rata lantai sehingga bagasi terasa lebih luas dibanding rival di kelasnya.
Namun, calon pembeli harus teliti memeriksa kondisi transmisi CVT. Pada generasi awal, gearbox Jazz dikenal sensitif jika pemilik sebelumnya jarang mengganti oli transmisi secara rutin.
Kia Picanto Cocok untuk Mobilitas Perkotaan
Bagi pengguna yang sering menghadapi kemacetan kota, Kia Picanto 1.0 AT tahun 2010 menjadi pilihan menarik. Mobil mungil asal Korea Selatan ini dibanderol sekitar Rp67 jutaan.
Mesin 1.000 cc 4 silinder milik Picanto terkenal halus dan lebih minim getaran dibanding mesin 3 silinder modern. Transmisi otomatis 4 percepatan konvensional juga dikenal awet dan mudah dirawat.
Dalam penggunaan harian, konsumsi BBM Picanto berada di kisaran 1:11 hingga 1:13 untuk rute dalam kota. Pajaknya pun relatif murah, hanya sekitar Rp1,5 juta per tahun.
Meski ruang belakang tidak terlalu lega, mobil ini unggul dari sisi kelincahan dan kemudahan parkir di area sempit.
Suzuki Karimun Kotak Tetap Diburu
Suzuki Karimun GX tahun 2006 masih memiliki banyak penggemar hingga sekarang. Mobil yang dikenal dengan julukan “kotak sabun” ini terkenal irit, lega, dan sangat mudah dirawat.
Karimun menggunakan mesin F10A 1.000 cc 4 silinder yang terkenal bandel. Spare part tersedia melimpah dan biaya servisnya tergolong murah karena hampir semua bengkel umum mampu menanganinya.
Desain bodi yang mengotak membuat kabin terasa luas, terutama pada bagian headroom dan ruang kaki penumpang belakang. Konsumsi BBM-nya juga cukup hemat, sekitar 1:12 untuk penggunaan dalam kota.
Namun, pembeli disarankan mengecek kondisi bodi bagian bawah karena mobil lawas ini rentan mengalami karat dan keropos.
Datsun Go+ Panca Andalkan Kabin Tiga Baris
Pilihan berikutnya adalah Datsun Go+ Panca 1.2 tahun 2014. Mobil LCGC ini dijual sekitar Rp69 jutaan dan menjadi salah satu opsi termurah untuk keluarga kecil.
Keunggulan utama Datsun Go+ ada pada konfigurasi 5+2 penumpang yang memberikan tambahan kursi baris ketiga. Meski ruang belakang lebih cocok untuk anak-anak, fitur ini tetap menjadi nilai tambah di kelasnya.
Mesin HR12DE 1.200 cc milik Datsun juga terkenal hemat bahan bakar. Konsumsi BBM luar kota bahkan diklaim bisa mencapai 1:20 jika digunakan dengan gaya berkendara santai.
Sayangnya, kualitas material interior masih terasa sederhana dan fitur keselamatan belum lengkap.
Suzuki Aerio Tawarkan Kenyamanan Maksimal
Suzuki Aerio DX 2006 menjadi alternatif menarik bagi pengguna yang lebih sering bepergian jauh. Harga bekasnya berada di kisaran Rp62 jutaan.
Mobil ini dibekali mesin M15A 1.500 cc yang juga digunakan pada Suzuki Swift dan Baleno. Tenaganya lebih besar dibanding rival lain di daftar ini sehingga terasa nyaman saat digunakan di jalan tol.
Kabin Aerio terkenal luas dengan jok tebal dan suspensi empuk. Beberapa tipe bahkan sudah memiliki fitur ABS dan EBD.
Meski konsumsi BBM-nya lebih boros, Aerio tetap menjadi pilihan menarik karena kenyamanan dan performanya masih kompetitif untuk mobil bekas di kelas harga Rp60 jutaan.
Editor : M. Helmi Nurhisam