Blitar Kawentar – Nama Honda Jazz masih menjadi salah satu legenda di pasar hatchback Indonesia. Meski usia generasi awalnya sudah cukup tua, Honda Jazz VTEC bekas ternyata tetap memiliki banyak penggemar. Bahkan, harga jualnya masih cukup stabil dibanding beberapa city car lain di kelasnya.
Honda Jazz generasi 2005 hingga 2006 kini kembali ramai diburu pecinta otomotif, terutama kalangan muda yang mencari mobil fun to drive dengan tampilan sporty. Di pasar mobil bekas, tipe manual disebut paling diminati karena memberikan sensasi berkendara yang lebih menyenangkan.
Keyword Honda Jazz VTEC bekas juga terus ramai dicari karena banyak konsumen mulai membandingkan hatchback lawas ini dengan mobil LCGC baru yang dianggap kurang menarik dari sisi performa dan handling.
Dalam sebuah ulasan showroom mobil bekas, dua unit Honda Jazz generasi awal diperlihatkan dengan kondisi yang masih cukup istimewa. Salah satunya versi manual dan satunya lagi matic, keduanya menggunakan mesin VTEC yang dikenal responsif.
Baca Juga: Suzuki Ertiga Hybrid Makin Diminati, Mobil Keluarga Irit BBM Ini Jadi Pilihan Rasional
Honda Jazz Manual Punya Sensasi Fun to Drive
Honda Jazz manual disebut memiliki karakter berkendara yang lebih sporty dibanding versi otomatis. Perpindahan gigi manual dipadukan mesin VTEC membuat akselerasi mobil terasa lebih hidup, terutama saat digunakan di jalan menanjak atau perjalanan luar kota.
Penjual menyebut banyak konsumen sengaja mencari Jazz manual karena harga bekasnya relatif bertahan. Selain itu, mobil ini dianggap masih lebih menarik dibanding beberapa mobil LCGC baru di rentang harga serupa.
“Kalau suka fun to drive, ya pilih manual. Tarikannya lebih enak,” ujar penjual dalam video ulasan tersebut.
Salah satu unit Honda Jazz tahun 2006 yang direview dijual sekitar Rp85 jutaan. Kondisinya disebut masih orisinal dengan cat asli dan interior yang sangat terawat.
Waspadai Jazz Bekas yang Hanya Mulus di Foto
Calon pembeli Honda Jazz bekas diminta lebih teliti sebelum melakukan transaksi. Sebab, banyak unit yang terlihat mulus di media sosial ternyata hanya menggunakan stiker bodi atau scotlite untuk menutupi kondisi cat asli.
Penjual mengingatkan agar pembeli tidak mudah tergiur foto TikTok atau tampilan visual semata. Menurutnya, banyak mobil yang tampak menarik di kamera namun ternyata menyimpan kerusakan setelah dilihat langsung.
Selain bodi, kondisi jok dan interior juga menjadi penentu penting. Dalam ulasan tersebut, jok mobil masih terlihat tebal dan orisinal meski kilometer sudah mencapai hampir 200 ribu kilometer.
“Kalau kilometer tinggi tapi interior masih bagus, biasanya mobil memang dirawat,” jelasnya.
Baca Juga: Honda BR-V N7X Makin Gagah, LSUV Favorit Keluarga Ini Tampil Lebih Premium dan Modern
Kelemahan Honda Jazz Generasi Awal
Meski dikenal bandel, Honda Jazz lawas tetap memiliki beberapa kelemahan yang wajib diperhatikan. Salah satunya sektor kaki-kaki yang cukup sensitif jika sering digunakan di jalan rusak.
Komponen seperti bushing, ball joint, dan karet-karet kaki-kaki disebut lebih cepat aus jika mobil rutin melewati jalan berlubang atau berbatu.
Selain itu, pada versi matic biasanya muncul bunyi saat perpindahan transmisi. Namun kondisi itu dianggap masih wajar selama perpindahan gigi tetap normal.
Pembeli juga harus memastikan lampu EPS tidak menyala karena biaya perbaikannya bisa mencapai jutaan rupiah.
Harga Honda Jazz Bekas Masih Stabil
Dalam video tersebut, Honda Jazz VTEC matic dijual mulai Rp79 jutaan dan masih bisa dinegosiasikan. Harga tersebut dinilai masih cukup stabil untuk mobil hatchback berusia hampir 20 tahun.
Stabilnya harga Honda Jazz bekas membuktikan bahwa mobil ini masih punya tempat di hati masyarakat Indonesia. Desain sporty, handling nyaman, dan kualitas mesin menjadi alasan utama Jazz tetap diminati hingga sekarang.
Tak sedikit pecinta otomotif yang bahkan menilai Honda Jazz generasi awal lebih menarik dibanding beberapa hatchback modern. Terutama bagi mereka yang mengutamakan sensasi berkendara dan kualitas build khas mobil Jepang era lama.
Editor : M. Helmi Nurhisam