Blitar Kawentar – Chevrolet Spin kembali mencuri perhatian pasar mobil bekas. Meski sudah lama tidak diproduksi dan merek Chevrolet hengkang dari Indonesia, MPV bermesin diesel ini ternyata masih banyak dicari karena dikenal nyaman, irit, dan memiliki kabin lega.
Salah satu unit yang baru ditawarkan adalah Chevrolet Spin LT diesel manual tahun 2013 dengan harga Rp89,9 juta. Mobil ini disebut masih tangan pertama, menggunakan pelat AB, dan memiliki kondisi yang cukup terawat untuk ukuran mobil berusia lebih dari 10 tahun.
Dalam ulasan di kanal YouTube Imam Arifin, Chevrolet Spin diesel 1300 cc ini disebut sebagai salah satu mobil keluarga murah yang layak dipertimbangkan. Selain harga yang terjangkau, mobil ini juga menawarkan kenyamanan khas MPV Eropa-Amerika yang berbeda dibanding rival Jepang di kelasnya.
Desain Masih Modern dan Bodinya Tebal
Secara tampilan, Chevrolet Spin 2013 masih terlihat modern. Bagian depan dilengkapi headlamp multireflector berbahan mika crystal yang kondisinya masih bening dan utuh. Varian LT ini juga sudah dibekali fog lamp serta grille khas Chevrolet dengan logo besar di tengah.
Mobil ini menggunakan velg original ring 15 dengan ban profil 195/65. Rem depan sudah cakram dan bannya masih cukup tebal. Salah satu kelebihan yang paling sering disorot dari Spin adalah kualitas material bodinya yang tergolong tebal dibanding MPV Jepang sekelas.
Reviewer bahkan menyebut material bodi Chevrolet Spin terasa lebih solid dibanding beberapa mobil Jepang yang beredar di pasaran. Hal itu membuat mobil terasa lebih mantap saat dikendarai, terutama ketika melaju di kecepatan menengah hingga tinggi.
Mesin Diesel 1300 CC Terkenal Bandel dan Irit
Daya tarik utama Chevrolet Spin ini ada pada sektor mesin. Mobil menggunakan mesin diesel 1300 cc turbo diesel dengan sistem penggerak roda depan dan transmisi manual 5 percepatan.
Mesin diesel Spin dikenal memiliki karakter torsi besar dan konsumsi BBM yang irit. Suara mesin pada unit yang direview juga disebut masih halus dengan starter yang responsif.
Pada bagian ruang mesin, kondisinya diklaim masih rapi dan belum pernah mengalami tabrakan besar. Tulangan depan masih utuh dan pendingin radiator juga sudah menggunakan coolant.
Dengan konfigurasi penggerak roda depan, Chevrolet Spin diesel juga terasa lebih nyaman digunakan harian maupun perjalanan luar kota. Suspensinya empuk dan kabin cukup kedap dibanding LMPV murah pada zamannya.
Interior Lega dengan AC Sampai Baris Ketiga
Masuk ke interior, Chevrolet Spin menawarkan kabin tiga baris yang cukup lega. Jok sudah dilapisi semi kulit dan seluruh baris memiliki headrest serta seat belt.
Salah satu fitur unggulan mobil ini adalah AC double blower asli yang menjangkau hingga baris ketiga. Sistem pendingin kabin menjadi nilai lebih karena seluruh penumpang tetap mendapatkan hembusan AC secara merata.
Dashboard masih terlihat original dengan head unit standar bawaan pabrik. Fitur lainnya meliputi power window, electric mirror, USB, AUX, cup holder, hingga power steering.
Pada bagian jok tengah, kursi dapat dilipat dengan konfigurasi 60:40 sehingga memudahkan akses menuju baris ketiga. Meski kapasitas bagasi standar, ruang penyimpanan tetap cukup untuk kebutuhan keluarga kecil.
Harga Murah Jadi Daya Tarik Utama
Di pasar mobil bekas, Chevrolet Spin diesel memang dikenal memiliki harga yang jatuh cukup jauh dibanding kompetitor Jepang. Namun justru hal itu menjadi keuntungan bagi pembeli yang mencari mobil nyaman dengan dana terbatas.
Unit Chevrolet Spin diesel 2013 yang direview dijual dengan harga Rp89,9 juta dan masih bisa dinegosiasikan. Penjual juga menawarkan skema kredit syariah dengan DP mulai Rp35,9 juta.
Pajak kendaraan disebut masih panjang hingga September 2026 dan STNK berlaku sampai 2029. Kilometer mobil juga relatif normal di angka 119 ribuan kilometer.
Meski begitu, calon pembeli tetap harus mempertimbangkan ketersediaan sparepart dan jaringan bengkel Chevrolet yang kini tidak sebanyak merek Jepang. Namun untuk pengguna yang mengutamakan kenyamanan, kabin lega, dan mesin diesel irit, Chevrolet Spin masih menjadi pilihan menarik di pasar mobil bekas Indonesia.
Editor : M. Helmi Nurhisam