Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Isuzu Panther 2.3 Disebut Mobil Diesel Paling Irit, Benarkah? Segini Konsumsi BBM Aslinya Saat Dipakai Mudik

Dinar Ananda Putri • Sabtu, 16 Mei 2026 | 19:09 WIB
Isuzu Panther 2.3 disebut mobil diesel paling irit. Simak hasil tes konsumsi BBM Panther saat dipakai mudik dan harian.
Isuzu Panther 2.3 disebut mobil diesel paling irit. Simak hasil tes konsumsi BBM Panther saat dipakai mudik dan harian.

 
BLITAR KAWENTAR - Isuzu Panther 2.3 kembali jadi perbincangan pecinta mobil diesel bekas. Mobil lawas yang dikenal bandel dan tangguh itu disebut-sebut punya konsumsi BBM sangat irit, bahkan masih sanggup menyaingi beberapa mobil modern.

Julukan “raja diesel” yang melekat pada Isuzu Panther bukan tanpa alasan. Selain terkenal awet, biaya perawatan mobil ini relatif murah dan suku cadangnya masih mudah ditemukan di pasaran. Namun, satu hal yang paling sering dibicarakan adalah soal konsumsi BBM Isuzu Panther yang dianggap sangat hemat.

Dalam sebuah ulasan otomotif di YouTube, pembahasan mengenai keiritan Isuzu Panther 2.3 dilakukan berdasarkan data internet, pengalaman pengguna, hingga pengujian langsung di jalan. Hasilnya cukup mengejutkan untuk ukuran mobil diesel lawas.

Baca Juga: Vivo V60 Resmi Meluncur! Bawa Kamera Periskop ZEISS dan Baterai Jumbo 6500 mAh, Benarkah Jadi Pembunuh HP Flagship?

Konsumsi BBM Isuzu Panther 2.3 di Perkotaan

Berdasarkan berbagai data yang beredar di internet, konsumsi BBM Isuzu Panther 2.3 berada di kisaran 9 hingga 12 kilometer per liter untuk penggunaan dalam kota. Angka tersebut tergolong cukup baik untuk mobil diesel dengan usia yang sudah tidak muda lagi.

Sementara untuk penggunaan luar kota atau perjalanan dengan kondisi jalan normal, Panther 2.3 diklaim bisa mencapai 12 hingga 14 kilometer per liter. Faktor perawatan mesin, kondisi injektor, hingga gaya berkendara sangat memengaruhi hasil konsumsi BBM.

Keiritan inilah yang membuat Panther bekas masih banyak diburu hingga sekarang, terutama oleh pengguna yang membutuhkan kendaraan harian murah operasional.

Tes Mudik Panther Tembus 16 Km per Liter

Salah satu pengguna Panther dalam video review mengaku pernah melakukan perjalanan mudik dari Jakarta menuju Solo menggunakan Isuzu Panther 2.3. Rute yang dilalui merupakan kombinasi jalan tol dan non tol dengan kecepatan rata-rata sekitar 70 kilometer per jam.

Hasilnya, konsumsi BBM Panther diesel tersebut diklaim mampu menembus angka 16 kilometer per liter. Angka ini dianggap sangat impresif untuk mobil diesel tua dengan kapasitas mesin besar.

Meski demikian, beberapa pengguna lain menyebut konsumsi BBM Panther umumnya berada di angka 10 hingga 14 kilometer per liter tergantung kondisi jalan dan cara menginjak pedal gas.

“Kalau dipakai santai dan mesin sehat, Panther memang terkenal irit,” ungkap salah satu pengguna dalam kolom komentar video tersebut.

Pengalaman Langsung Pakai Isuzu Panther untuk Mudik

Pengalaman menarik juga datang dari pengulas otomotif yang menggunakan Panther 2.3 untuk perjalanan mudik sejauh kurang lebih 450 kilometer. Pengujian dilakukan menggunakan metode full to full agar hasil lebih akurat.

Dalam perjalanan tersebut, biaya solar yang dihabiskan sekitar Rp250 ribu. Dengan asumsi harga solar saat itu, jumlah bahan bakar yang terpakai sekitar 36,7 liter.

Jika dihitung, konsumsi BBM Panther mencapai sekitar 12,2 kilometer per liter. Hasil itu didapat dengan kondisi AC menyala penuh, medan jalan naik turun, serta mobil dalam kondisi tanpa termostat mesin.

Angka tersebut dinilai masih sangat masuk akal untuk mobil diesel keluaran lama yang digunakan perjalanan jauh.

Baca Juga: Kelebihan dan Kekurangan Chevrolet Spin Terungkap, MPV Diesel Murah dengan Kabin Senyap Ini Ternyata Masih Layak Dibeli

Panther Masih Layak Jadi Mobil Harian

Meski secara teknologi kalah modern dibanding mobil diesel terbaru, Isuzu Panther tetap dianggap layak digunakan sebagai kendaraan harian. Selain irit solar, mobil ini dikenal memiliki mesin bandel dan tahan banting.

Harga BBM solar yang lebih murah dibanding bensin juga membuat biaya operasional Panther semakin ekonomis. Banyak pengguna menganggap nominal pengeluaran harian Panther masih kompetitif dibanding mobil bensin modern.

Bahkan, beberapa pemilik Panther menyebut versi mesin 2.5 liter memiliki konsumsi BBM lebih hemat dibanding Panther 2.3.

Selain irit, daya tarik utama Panther terletak pada kemudahan perawatan. Bengkel spesialis diesel cukup banyak tersedia dan spare part masih mudah dicari di berbagai daerah.

Tak heran jika Isuzu Panther bekas tetap memiliki komunitas besar di Indonesia. Mobil ini masih jadi pilihan favorit bagi pencari kendaraan diesel murah, tangguh, dan hemat bahan bakar untuk kebutuhan keluarga maupun perjalanan jarak jauh.

Baca Juga: Chevrolet Spin Diesel 2013 Jadi Rebutan Mobil Bekas, Kabin Super Lega, AC Tiga Baris dan Harga Setara LCGC

Editor : Dinar Ananda Putri
#Panther bekas #Mobil Diesel Irit #mobil diesel lawas #Isuzu Panther 2.3 #Konsumsi BBM Panther