BLITAR KAWENTAR - Touring Jakarta-Jogja menggunakan motor listrik Polytron Fox R viral di media sosial setelah perjalanan sejauh 570 kilometer berhasil diselesaikan tanpa kendala besar.
Perjalanan ini menarik perhatian karena motor listrik dinilai mampu melewati jalur pegunungan, hujan deras, hingga Pantura hanya dengan beberapa kali pengisian daya.
Perjalanan solo riding tersebut dilakukan selama dua hari dengan rute Jakarta, Pantura, Tegal, Purbalingga, Kebumen, hingga akhirnya tiba di kawasan Tugu Jogja.
Motor yang dipakai adalah Polytron Fox R yang dipinjamkan langsung oleh Polytron setelah ide touring motor listrik ramai mendapat respons netizen.
Touring Motor Listrik Jakarta-Jogja Jadi Ujian Ketahanan Baterai
Sejak awal perjalanan, tantangan utama yang dihadapi adalah manajemen baterai. Pada percobaan pertama, baterai terkuras cukup cepat karena pengendara menggunakan mode sport.
Dalam kondisi jalan macet dan sering stop and go, baterai hanya mampu membawa motor sejauh sekitar 90 kilometer sebelum tersisa 12 persen.
Namun setelah mengganti gaya berkendara menggunakan mode hemat, daya tempuh meningkat drastis hingga lebih dari 110 kilometer dalam sekali pengisian.
“Trip kedua lebih jauh karena saya mulai ngerti cara menghemat baterai,” ujarnya.
Perjalanan semakin menantang ketika memasuki jalur pegunungan Randudongkal dan Purbalingga. Mode sport digunakan untuk menyalip kendaraan dan menghadapi tanjakan curam.
Meski begitu, motor tetap mampu melibas tanjakan tanpa mengalami overheat ataupun gangguan mesin.
SPKLU Jadi Faktor Penting Touring Motor Listrik Jarak Jauh
Selama perjalanan Jakarta-Jogja, pengendara beberapa kali melakukan pengisian daya di SPKLU milik PLN.
Beberapa lokasi pengisian yang disinggahi antara lain Cikampek, Indramayu, Brebes, Selawi, Purbalingga, dan Kebumen.
Menurutnya, fasilitas SPKLU kini semakin membantu pengguna motor listrik untuk melakukan perjalanan antarkota.
Bahkan di Kebumen, tersedia fasilitas charging motor listrik gratis lengkap dengan ruang istirahat ber-AC.
“Kalau ngecas motor langsung sebenarnya gratis, tapi saya sengaja pakai fast charging biar bisa dihitung total biayanya,” katanya.
Pengisian menggunakan fast charging rata-rata memakan waktu sekitar 1 hingga 1,5 jam hingga baterai kembali penuh.
Perjalanan paling menegangkan terjadi saat memasuki Jogja. Ketika baterai tersisa 5 persen, motor masih harus menempuh sekitar 18 kilometer menuju Tugu Jogja.
Beruntung perjalanan berhasil diselesaikan tanpa mogok di jalan.
Polytron Fox R Dinilai Cocok untuk Mobilitas Harian
Setelah menyelesaikan touring lebih dari 570 kilometer, pengendara memberikan penilaian positif terhadap Polytron Fox R.
Ia menilai motor tersebut cocok digunakan untuk aktivitas harian seperti kerja, sekolah, hingga perjalanan dalam kota.
Selain hemat biaya, perawatan motor listrik juga dianggap lebih sederhana dibanding motor bensin karena tidak membutuhkan penggantian oli rutin.
Menurut pengalamannya, biaya cas di rumah hanya sekitar Rp5 ribu untuk sekali pengisian penuh.
“Kalau buat commuting harian ini sudah sangat cukup dan murah,” ujarnya.
Ia juga menyoroti fitur aplikasi pintar dari Polytron yang dapat memantau kondisi motor, lokasi kendaraan, hingga akses customer service secara langsung.
Meski begitu, beberapa kekurangan tetap ditemukan seperti suspensi bawaan yang dinilai kurang nyaman untuk jalan rusak serta ban standar yang terasa licin saat hujan.
Touring Jakarta-Jogja ini sekaligus menjadi bukti bahwa motor listrik kini mulai mampu digunakan bukan hanya untuk kebutuhan perkotaan, tetapi juga perjalanan jarak jauh lintas provinsi.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan