Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Harga Bekas Kia Rio Generasi Ketiga Kini Mulai Diburu, Hatchback Murah Rasa Eropa Penantang Honda Jazz

Muhamad Ahsanul Wildan • Minggu, 24 Mei 2026 | 20:42 WIB
Harga bekas Kia Rio generasi ketiga mulai diburu karena nyaman, fitur lengkap, dan lebih murah dari Honda Jazz. Simak kelebihan lengkapnya. (Pinterest)
Harga bekas Kia Rio generasi ketiga mulai diburu karena nyaman, fitur lengkap, dan lebih murah dari Honda Jazz. Simak kelebihan lengkapnya. (Pinterest)

BLITAR KAWENTAR - Harga bekas Kia Rio generasi ketiga mulai kembali dilirik pecinta hatchback karena menawarkan desain modern, kenyamanan tinggi, dan banderol lebih murah dibanding Honda Jazz maupun Toyota Yaris.

Mobil Korea Selatan ini bahkan disebut punya rasa berkendara ala mobil Eropa dengan harga mulai Rp80 jutaan.

Kia Rio generasi ketiga masuk Indonesia pada 2011 dan sempat mendapat facelift pada 2015 sebelum digantikan generasi terbaru pada 2017.

Meski sempat kalah pamor dari hatchback Jepang, kini mobil tersebut mulai banyak muncul kembali di jalanan karena harga bekasnya dianggap menarik.

Di pasar mobil bekas, Kia Rio tahun 2012–2013 kini berada di kisaran Rp80 juta hingga Rp100 juta kecil.

Sementara versi facelift tahun 2015–2016 dijual sekitar Rp110 juta sampai Rp120 jutaan.

Baca Juga: Hatchback Bekas Paling Irit dan Nyaman 2025, Kia Rio hingga Daihatsu Sirion Mulai Rp80 Jutaan

Desain Kia Rio Generasi Ketiga Dinilai Masih Modern

Kia Rio generasi ketiga membawa bahasa desain “Tiger Nose” khas Kia yang membuat tampilannya berbeda dibanding hatchback Jepang pada era yang sama. Desain depan tampil agresif dengan grille besar dan lampu terpisah antara lampu jauh serta lampu dekat.

Varian Platinum bahkan sudah mendapat LED DRL, projector fog lamp, hingga velg ring 17 inci. Secara dimensi, mobil ini juga lebih besar dibanding Honda Jazz GE8 dengan panjang mencapai 4 meter dan wheelbase 2,6 meter.

“Overall desainnya masih cukup modern dan masih bisa disejajarkan dengan hatchback keluaran baru,” demikian ulasan dalam video tersebut.

Bagian belakang mobil dibuat sporty dengan siluet mirip Ford Fiesta. Namun desain kaca belakang yang landai membuat kapasitas barang tinggi di bagasi menjadi sedikit terbatas.

Fitur eksteriornya juga cukup lengkap untuk mobil keluaran 2011. Kia Rio sudah memiliki ABS, rear defogger, sensor parkir, rear wiper, hingga high stop lamp. Sayangnya kamera mundur dan stability control belum tersedia pada model ini.

Mesin 1.400 Cc Jadi Andalan, Tapi Versi Matik Punya Catatan

Untuk pasar Indonesia, Kia Rio generasi ketiga mayoritas menggunakan mesin Gamma G4FA 1.400 cc empat silinder DOHC Dual CVVT dengan tenaga 107 PS dan torsi 135 Nm.

Transmisi tersedia dalam pilihan manual 6 percepatan dan otomatis 4 percepatan. Mesin ini disebut cukup bandel dan tidak terlalu rewel untuk penggunaan harian.

Konsumsi BBM juga tergolong efisien di kelasnya. Dalam penggunaan dalam kota, mobil ini mampu mencatat konsumsi sekitar 1:12 hingga 1:13.

Meski demikian, versi otomatis memiliki kelemahan di bagian ECU transmisi. Banyak pengguna mengalami kerusakan ECU akibat kemasukan air karena saluran talang air mampet.

“Kalau versi matik memang harus hati-hati di ECU karena sering rusak akibat kebasahan,” jelas pembahasan video tersebut.

Biaya penggantian ECU disebut cukup mahal. Karena itu, beberapa pemilik biasanya menambah lubang pembuangan air di area talang agar tidak terjadi genangan.

Selain itu, bagian kaki-kaki depan juga perlu diperhatikan saat membeli unit bekas. Namun kabar baiknya, spare part dan bengkel spesialis Kia kini mulai mudah ditemukan.

Interior Nyaman dan Kabin Kedap Jadi Nilai Jual Utama

Salah satu keunggulan terbesar Kia Rio generasi ketiga terletak pada kenyamanan kabin. Interiornya tampil lebih mewah dibanding beberapa rival Jepang di tahun yang sama.

Varian Platinum bahkan sudah menggunakan tombol start stop engine, audio steering switch, serta konfigurasi fitur yang lebih lengkap. Jok mobil disebut empuk dengan suspensi nyaman namun tetap stabil saat kecepatan tinggi.

“Kekedapan kabinnya lebih bagus dari mobil Jepang di tahun yang sama,” ungkap reviewer dalam video.

Meski belum memiliki AC double blower, pendingin kabin tetap dinilai mampu menjangkau baris kedua karena dimensi kabin yang kompak.

Untuk fitur keselamatan, Kia Rio dibekali dual airbag pada tipe Platinum dan single airbag pada tipe standar. Sistem pengereman depan juga sudah menggunakan cakram.

Dengan harga bekas yang kini jauh di bawah Honda Jazz maupun Toyota Yaris, Kia Rio generasi ketiga menjadi alternatif menarik bagi pembeli yang ingin hatchback nyaman, desain tidak pasaran, dan fitur cukup lengkap tanpa harus mengeluarkan dana besar.

Baca Juga: Hatchback Bekas Paling Irit dan Nyaman 2025, Kia Rio hingga Daihatsu Sirion Mulai Rp80 Jutaan

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#Kia Rio generasi ketiga #harga bekas Kia Rio #hatchback murah 2025 #alternatif Honda Jazz #review Kia Rio Indonesia