Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Yamaha E01 Ternyata Belum Dijual, Ini 10 Fakta Menarik Motor Listrik Yamaha yang Disebut Calon Standar Baru di Indonesia

M. Helmi Nurhisam • Senin, 25 Mei 2026 | 12:56 WIB
Yamaha E01 jadi sorotan karena punya GPS satelit, fast charging 1 jam, dan performa motor listrik setara 125 cc. (Pinterest)
Yamaha E01 jadi sorotan karena punya GPS satelit, fast charging 1 jam, dan performa motor listrik setara 125 cc. (Pinterest)

Blitar Kawentar - Yamaha E01 kembali menjadi sorotan setelah berbagai fakta menarik soal motor listrik premium ini terungkap dalam ajang Superball Run 2022. Motor listrik Yamaha tersebut disebut memiliki fitur canggih, performa setara motor 125 cc, hingga teknologi konektivitas satelit yang belum banyak dimiliki motor lain di Indonesia.

Meski sudah banyak menarik perhatian pecinta otomotif, Yamaha E01 ternyata masih belum dijual resmi. Yamaha Indonesia saat ini masih menjalankan program proof of concept untuk mengumpulkan data dan masukan dari masyarakat sebelum motor listrik tersebut dipasarkan secara luas.

Sebanyak 20 unit Yamaha E01 disiapkan untuk diuji oleh sekitar 4.000 pengguna di empat kota besar Indonesia yakni Jakarta, Bandung, Medan, dan Denpasar Bali selama satu tahun penuh.

Baca Juga: Honda EM1 Electric 2026 Makin Viral! Skuter Listrik Ini Disebut Paling Stabil di Kelas Premium, Tapi Benarkah Cocok untuk Jalanan Indonesia?

Yamaha E01 Masih Tahap Tes Pasar dan Harganya Belum Diumumkan

Fakta pertama yang cukup mengejutkan adalah Yamaha E01 hingga kini masih berstatus motor tes pasar. Yamaha sengaja belum menjual motor listrik ini karena ingin mengetahui kebutuhan konsumen Indonesia terlebih dahulu.

“Yamaha masih mengumpulkan data dari masyarakat untuk menentukan model yang paling cocok,” ungkap reviewer dalam video tersebut.

Karena masih berstatus unit konsep, jumlah Yamaha E01 di Indonesia juga sangat terbatas. Yamaha Indonesia hanya mendapatkan sekitar 20 unit langsung dari Jepang.

Soal harga, Yamaha pun belum memberikan kepastian. Namun jika melihat spesifikasi dan teknologi yang dibawa, banyak reviewer memperkirakan harga Yamaha E01 bakal berada di kelas premium.

Motor listrik ini bahkan dibandingkan dengan Honda PCX Electric yang sebelumnya diperkirakan memiliki harga di atas Rp100 juta.

 

Performa Yamaha E01 Disebut Setara Motor 125 Cc

Yamaha E01 menggunakan motor listrik tengah yang tenaga penggeraknya disalurkan ke roda belakang melalui belt dan reduction gear. Sistem tersebut membuat akselerasi terasa lebih halus namun tetap bertenaga.

Tenaga maksimal Yamaha E01 mencapai 10,8 hp atau sekitar 8,1 kW dengan torsi besar mencapai 30 Nm pada mode Power. Karakter performanya bahkan disebut setara motor matic 125 cc.

Motor listrik ini memiliki tiga riding mode yakni Eco, Standard, dan Power. Pada mode Eco, tenaga dibatasi menjadi 7,2 hp dengan top speed sekitar 68 km/jam.

Sementara mode Standard dan Power mampu mencapai kecepatan maksimal hingga 100 km/jam. Reviewer menyebut akselerasi Yamaha E01 sangat responsif namun tetap nyaman dikendalikan.

Baterai Yamaha E01 juga menjadi salah satu daya tarik utama. Motor ini memakai baterai fixed battery berkapasitas 4,9 kWh dengan spesifikasi 87,6 volt dan 56,3 Ah.

Dengan kapasitas tersebut, Yamaha E01 diklaim mampu menempuh jarak hingga 104 kilometer dalam satu kali pengisian daya.

“Biaya per kilometernya murah banget, sekitar Rp70 per kilometer,” ujar reviewer.

Yamaha E01 Punya GPS Satelit dan Fast Charging 1 Jam

Fitur modern menjadi nilai jual lain Yamaha E01. Motor listrik ini sudah menggunakan speedometer digital lengkap dengan GPS dan konektivitas Y-Connect berbasis satelit.

Menariknya, Yamaha E01 memiliki SIM card internal sehingga dapat langsung terhubung ke server Yamaha tanpa harus bergantung pada smartphone pengguna.

Teknologi tersebut memungkinkan pemilik motor mengetahui posisi kendaraan secara real time hingga melacak lokasi motor ketika hilang.

Selain itu, Yamaha E01 juga dibekali fitur reverse assist atau mode mundur otomatis dengan kecepatan 1 km/jam untuk membantu parkir.

Motor listrik ini menggunakan lampu full LED projector, ABS dual channel, traction control system, hingga regenerative braking yang membantu mengisi ulang baterai saat deselerasi.

Yamaha juga menyediakan tiga metode pengisian daya. Portable charger membutuhkan waktu sekitar 14 jam untuk pengisian penuh.

Sementara wall charging hanya memerlukan sekitar tiga hingga lima jam. Yang paling menarik adalah fitur fast charging yang mampu mengisi baterai dari 0 sampai 90 persen hanya dalam waktu satu jam.

Dalam sesi riding impression, Yamaha E01 juga mendapat pujian karena posisi duduk ala maxi scooter yang nyaman seperti Yamaha NMAX. Suspensinya disebut empuk, handling stabil, dan motor terasa sangat menapak saat bermanuver.

Menariknya lagi, Yamaha E01 ternyata bukan motor listrik pertama Yamaha. Pabrikan asal Jepang itu diketahui sudah mengembangkan kendaraan listrik sejak tahun 2002 melalui berbagai model eksperimen sebelumnya.

Editor : M. Helmi Nurhisam
#Yamaha E01 #motor listrik Yamaha #Yamaha E01 review #Yamaha E01 fast charging #Yamaha E01 Indonesia