Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Gokil! Pasang AC Bajaj Qute Pakai Mesin Motor Honda Revo, Segini Total Biaya Modifikasinya di Rotary Auto

Dinar Ananda Putri • Jumat, 29 Mei 2026 | 22:36 WIB
Gila! Bengkel Rotary Auto sukses pasang AC Bajaj Qute pakai mesin motor Honda Revo. Kabin tembus 8 derajat, segini total biaya modivikasinya.
Gila! Bengkel Rotary Auto sukses pasang AC Bajaj Qute pakai mesin motor Honda Revo. Kabin tembus 8 derajat, segini total biaya modivikasinya.

 

BLITAR KAWENTAR - Ada-ada saja ide kreatif modifikator Indonesia. Untuk mewujudkan pasang AC Bajaj Qute yang terkenal panas, bengkel Rotary Auto di Tanah Kusir nekat membenamkan mesin motor Honda Revo ke dalam kap depan. Eksperimen gila ini sukses membuat kabin dingin layaknya mobil pabrikan tanpa mengorbankan tenaga mesin utama.

Proses pasang AC Bajaj Qute ini memang bukanlah perkara mudah. Mengingat kapasitas mesin bawaan kendaraan roda empat mungil ini sangat terbatas, penambahan kompresor AC konvensional secara langsung mustahil dilakukan karena akan membuat mesin kehilangan tenaga alias drop.

Oleh karena itu, solusi ekstrem dipilih dalam proyek pasang AC Bajaj Qute ini. Sebuah mesin motor bebek lengkap dipasang secara khusus hanya untuk memutar kompresor AC dan menstabilkan sistem kelistrikan yang sepenuhnya dipisah dari kelistrikan bawaan mobil.

Baca Juga: Mobil Termurah di Indonesia Dibedah Fitra Eri, Bajaj Qute Bekas Rp30 Jutaan Ternyata Punya Kelebihan Tak Terduga

Mengawinkan Mesin Revo dan Kompresor Xenia

Kunci utama dari modifikasi ini terletak pada ruang bagasi depan Bajaj Qute yang disulap menjadi ruang mesin kedua. Mesin Honda Revo diletakkan melintang tepat di bawah alternator baru dan kompresor AC milik Daihatsu Xenia.

Untuk meredam getaran mesin motor yang hidup di bagian depan, pihak bengkel menggunakan komponen mewah. Tidak tanggung-tanggung, empat buah engine mounting milik mobil BMW dipasang sebagai dudukan mesin agar bodi Bajaj tidak bergetar hebat.

"Ini kemarin kita naikin satu motor Revo. Engine-nya itu kita pindahin ke mobil Bajaj ini supaya kompresor ada daya putar. Jadi tidak pakai kompresor elektrik," jelas Feri, pengelola bengkel Rotary Auto.

Sistem pendinginan mesin motor ini juga dipikirkan matang-matang. Terdapat dua kipas (fan) tambahan yang dipasang untuk membuang udara panas ke arah bawah kolong mobil, sehingga tidak mengganggu kinerja kondensor AC yang membuang panas ke arah belakang.

Baca Juga: Toyota Calya Murah 2026 Bikin Banyak Orang Beralih, Harga Bersahabat tapi Fitur Makin Lengkap

Modifikasi Idle Up dan Rincian Biaya Belasan Juta

Tantangan terbesar dari modifikasi silang mesin ini adalah mengatur putaran mesin (idle up). Mesin motor tidak didesain untuk dipasangi AC. Tim mekanik akhirnya menggunakan dua buah modul central lock pintu mobil sebagai aktuator penarik tuas gas secara otomatis.

Saat AC mati, putaran mesin Revo berada di angka 1.000 RPM. Namun, ketika AC dinyalakan, central lock akan menarik gas hingga menyentuh 1.800 hingga 2.000 RPM. Angka putaran tinggi ini wajib dijaga agar alternator tambahan bisa mengisi aki 12 volt secara stabil.

Lantas, berapa biaya yang dibutuhkan untuk rombakan ekstrem ini? Total dana yang dihabiskan ternyata setara dengan harga motor matik baru, yakni berkisar di angka Rp 15 jutaan.

Rinciannya meliputi mesin motor bekas (Rp 3-4 juta), instalasi unit AC (Rp 6 juta), alternator (Rp 1,5 juta), dan aki baru (Rp 1 juta).

"Secara part habis sekitar 15 jutaan. Tapi yang bikin mahal itu sebenarnya risetnya. Ada barang-barang gagal, seperti ganti dinamo berkali-kali, yang tidak terpakai saat trial and error," ungkap sang pemilik kendaraan dalam dokumentasi videonya.

Suhu Tembus 8 Derajat dan Persiapan Upgrade Lanjutan

Hasil dari mahakarya bengkel di kawasan Veteran, Jakarta Selatan ini sangat memuaskan. Udara dingin disalurkan ke dalam kabin menggunakan ventilasi AC milik Nissan Livina yang dipasang rapi pada dasbor. Bahkan, terdapat ruang coolbox khusus untuk mendinginkan minuman.

Dalam pengujian di kondisi diam, suhu kabin yang awalnya 19 derajat Celcius bisa turun dengan cepat. Termostat (cut off) disetel mati otomatis jika suhu sudah menyentuh 7 hingga 8 derajat Celcius. Saat mobil berjalan, embusan dinginnya merata hingga ke kursi penumpang bagian belakang.

Kekhawatiran soal kabin yang bising akibat dua mesin yang menyala bersamaan ternyata tidak terbukti. "Kalau sudah jalan, suara mesin depan itu kalah sama suara mesin belakang. Jadi aman banget, tidak berisik, dan dinginnya pas langsung kena badan," tambahnya.

Setelah sukses dengan sistem pendingin, proyek Bajaj Qute ini belum akan berhenti. Rencananya, kendaraan unik ini akan dibawa touring ke Bandung setelah menjalani tahap penyempurnaan kelistrikan lanjutan, termasuk upgrade lampu utama menggunakan LED dan penambahan capacitor bank.

Baca Juga: Toyota Calya Murah 2026 Jadi Rebutan, Mobil Keluarga Irit Ini Ternyata Masih Paling Dicari

Editor : Dinar Ananda Putri
#Pasang AC Bajaj Qute #Modifikasi Bajaj Qute #Mesin Motor Honda Revo #Bengkel AC Rotary Auto #Biaya Pasang AC Mobil