BLITAR KAWENTAR – Pasar mobil perkotaan seken di wilayah Jawa Barat dan sekitarnya kembali diramaikan oleh penawaran menarik dari pengguna langsung. Bagi Anda yang sedang mencari mobil harian dengan efisiensi bahan bakar tinggi serta harga yang rasional, satu unit Honda Brio bekas 2019 kini resmi ditawarkan di wilayah Kabupaten Pangandaran. Unit ini dijual cepat oleh pemiliknya, Kang Asep, lantaran sang pemilik membutuhkan dana tambahan untuk keperluan perputaran modal usaha dalam waktu dekat.
Kendaraan roda empat bergenre city car yang masuk dalam segmen mobil LCGC seken ini merupakan varian tipe S bertransmisi manual. Berdasarkan informasi dokumen legalitasnya, Honda Brio bekas 2019 tersebut memiliki nomor polisi (nopol) wilayah Bandung. Sang pemilik menjamin bahwa urusan birokrasi surat-surat kendaraan dipastikan aman dan tertib, di mana masa pajak tahunannya sengaja akan diperpanjang terlebih dahulu sehingga pembeli siap menerima unit dalam kondisi pajak hidup satu tahun penuh dengan kaleng plat aktif hingga 2029.
Sebagai salah satu unit harga Honda Brio bekas yang paling dicari di bursa seken, kendaraan ini diklaim memiliki riwayat pemakaian yang sangat apik. Jarak tempuh atau odometernya tercatat masih berada di angka yang relatif rendah, yakni berkisar di 47 ribu kilometer untuk pemakaian selama sekitar tujuh tahun. Rendahnya angka kilometer ini dipertegas oleh riwayat perjalanan kendaraan yang paling jauh hanya pernah dikendarai melintasi rute area Tasikmalaya-Pangandaran saja.
Eksterior Masih Original Pabrik dan Bebas Insiden
Menilik spesifikasi fisiknya, keaslian komponen eksterior menjadi nilai jual utama dari mobil kompak ini. Lapisan cat pada sekujur bodi mobil dilaporkan masih mempertahankan kondisi original bawaan pabrik tanpa adanya sentuhan cat ulang (spetan). Satu-satunya kekurangan minor yang ditemukan pada area luar hanyalah berupa lecet-lecet tipis pemakaian wajar pada bagian bumper depan dan belakang yang sama sekali tidak memengaruhi estetika struktur bodi.
Bergerak ke bagian kaki-kaki, kondisi keempat roda mobil masih dibekali dengan ban yang memiliki tingkat ketebalan sekitar 70 persen, sehingga dinilai masih sangat kokoh dan aman untuk dipacu di jalur bebas hambatan atau jalan tol. Di samping itu, kelengkapan wajib berkendara dari pabrikan juga tersimpan sangat rapi di dalam bagasi, mulai dari ban serep (cadangan) yang masih tebal, kunci roda, hingga perangkat dongkrak orisinal yang siap digunakan dalam kondisi darurat.
Interior Bersih Bertekstur Kulit Jeruk dan AC Dingin
Memasuki area kabin, aura orisinalitas dan kebersihan langsung menyambut calon pembeli. Seluruh panel pintu (door trim) dan permukaan dasbor dilaporkan masih sangat mulus tanpa adanya noda-noda membandel, serta masih mempertahankan tekstur kasar "kulit jeruk" yang menandakan interior tidak sering terpapar panas ekstrem. Untuk menjaga keawetan ruang kemudi, seluruh jok penumpang telah dilapisi dengan cover pembungkus kain, namun kain pelapis original bawaan pabriknya dipastikan masih utuh tersimpan di lapisan dalam.
Perangkat pendukung kenyamanan seperti sistem hiburan audio standar bawaan pabrik serta mekanisme power window di keempat pintu dipastikan berfungsi normal tanpa kendala kelistrikan. Begitu pula dengan sistem pendingin ruangan (AC) yang dijamin bekerja dengan sangat dingin. Sektor langit-langit atau plafon kabin juga tampak putih bersih dan bebas dari noda debu, sehingga pembeli tidak perlu mengeluarkan biaya ekstra untuk membawa mobil ini ke salon kecantikan mobil (detailing).
Mesin Kering dan Harga Jual Nego di Tempat
Pada sektor dapur pacu, mesin 1.200 cc i-VTEC milik spesifikasi Brio tipe S ini dipastikan berada dalam kondisi cek gur alias langsung menyala halus saat kunci dikontak. Ruang mesin tampak kering tanpa ada rembesan oli sekecil apa pun, didukung oleh performa aki yang masih sangat garing. Struktur penting seperti apron depan dan bullhead dipastikan aman dengan titik-titik las pabrikan yang masih utuh, menandakan mobil ini terbebas dari riwayat kecelakaan fatal (laka) maupun rendaman banjir bandang.
Untuk masalah harga, dalam bursa bursa mobil bekas Pangandaran ini Kang Asep awalnya membuka harga penawaran di angka Rp 130 juta. Namun, setelah melalui proses negosiasi, harga net dipatok di angka Rp 128 juta. Bagi konsumen yang berminat meminang mobil seken manual murah ini secara serius, kelengkapan berupa dua buah kunci cadangan, faktur asli, serta buku manual komplit siap diserahkan dengan menghubungi nomor kontak pemilik yang tertera di sepanjang video atau datang langsung melakukan inspeksi unit di lokasi.