BLITAR KAWENTAR – Tak hanya menyasar di Kota, program Sekolah Rakyat (SR) juga tengah disiapkan di Kabupaten Blitar. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar telah menentukan lahan yang siap untuk dibangun SR.
Lahan yang disiapkan adalah pacuan kuda yang berada di Desa Kendalrejo, Kecamatan Talun.
Pemkab kini mematangkan sejumlah persiapan dan persyaratan yang dibutuhkan sebelum pembangunan SR. Salah satunya mengenai pemenuhan aspek legalitas lahan calon SE tersebut.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Blitar, Rully Wahyu Prasetyowanto, mengatakan bahwa upaya menghadirkan SR di Kabupaten Blitar telah dilakukan sejak beberapa tahun terakhir melalui koordinasi dengan Kementerian Sosial (Kemensos). Salah satu bentuk dukungan daerah adalah menyiapkan lahan yang diusulkan sebagai lokasi pembangunan.
"Pak Bupati sudah berupaya melakukan komunikasi dengan Kemensos sejak beberapa tahun terakhir. Insya Allah lokasi yang diusulkan berada di wilayah Talun. Saat ini yang sedang berproses adalah penyiapan lahan, termasuk penyelesaian aspek legalitasnya," ujarnya.
Dia melanjutkan, lahan yang diusulkan untuk pembangunan SR berada di wilayah Kecamatan Talun. Lokasi tersebut dinilai memenuhi sejumlah persyaratan awal yang ditetapkan pemerintah pusat.
Menurut Rully, pemerintah pusat menetapkan sejumlah kriteria terkait luasan lahan yang dapat diusulkan untuk pembangunan SR. Pemkab Blitar saat ini tengah menyesuaikan seluruh persyaratan tersebut agar usulan dapat diproses lebih lanjut.
"Kalau yang saya ketahui, ada ketentuan mengenai luasan minimal lahan yang harus dipenuhi. Nah, kami saat ini sedang menyiapkan seluruh tahapan agar lahan yang diusulkan memenuhi persyaratan tersebut," jelasnya.
Setelah seluruh proses penyiapan dan legalitas lahan selesai, Pemkab Blitar akan menyampaikan usulan resmi kepada Kemensos untuk ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.
Kini, pihaknya sedang fokus untuk kesiapan lahan, setelah selesai baru akan disampaikan secara resmi ke Kemensos.
Baca Juga: Kuda Hitam Piala Dunia 2026 Jadi Ancaman Serius, Norwegia hingga Maroko Siap Guncang Tim Raksasa
Rully sempat bingung saat ditanya terkait jadwal pembangunan fisik SR. Dia mengaku belum menerima informasi lebih lanjut dari pemerintah pusat. Hingga kini, koordinasi yang dilakukan masih sebatas pemenuhan persyaratan lokasi.
"Untuk pelaksanaan pembangunannya apakah tahun ini atau tahun depan, kami belum mendapatkan informasi lebih lanjut. Saat ini koordinasi masih berkaitan dengan kesiapan lahan," pungkasnya.(jar/c1/sub)
Editor : M. Subchan Abdullah