Blitar Kawentar- Hyundai Inster Long Range hadir sebagai salah satu city car listrik yang menawarkan konsep berbeda dibanding rival-rivalnya. Dengan dimensi mungil, desain futuristik, serta teknologi khas Hyundai, mobil ini mencoba membuktikan bahwa kendaraan listrik berukuran kecil tetap mampu memberikan pengalaman berkendara premium.
Meski begitu, Hyundai Inster Long Range juga dibanderol dengan harga yang tidak murah. Nilainya bahkan mendekati SUV keluarga bermesin bensin maupun hybrid. Pertanyaannya, apakah harga tersebut sebanding dengan kualitas yang ditawarkan?
Setelah digunakan dalam berbagai kondisi selama beberapa bulan, Hyundai Inster memperlihatkan sejumlah keunggulan yang membuatnya tampil berbeda dari city car listrik lain. Namun, mobil ini juga memiliki beberapa kompromi yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk membelinya.
Desain Futuristik yang Mengundang Perdebatan
Secara tampilan, Hyundai Inster mengusung bahasa desain modern dengan lampu LED bergaya pixel yang menjadi ciri khas keluarga mobil listrik Hyundai. Siluet bodinya mengingatkan pada Hyundai Ioniq 5, hanya saja dibuat dalam ukuran yang jauh lebih kompak.
Desain tersebut ternyata memunculkan reaksi beragam. Sebagian orang menyukai tampilannya yang unik dan futuristik, sementara sebagian lainnya menganggapnya terlalu berani untuk sebuah city car.
Masuk ke kabin, nuansa modern tetap terasa meski tidak mengandalkan layar raksasa seperti banyak mobil listrik asal China. Hyundai justru mempertahankan tombol fisik dan pengaturan yang mudah dijangkau sehingga lebih nyaman digunakan saat berkendara.
Kabin Nyaman dengan Ergonomi Baik
Salah satu kelebihan Hyundai Inster terdapat pada posisi duduk yang ergonomis. Jok depan mudah diatur sehingga pengemudi dapat menemukan posisi berkendara yang nyaman.
Sistem infotainment Hyundai juga menjadi nilai tambah karena tampil sederhana namun responsif. Pengoperasiannya mudah dipahami bahkan bagi pengguna yang baru pertama kali memakai mobil listrik.
Meski demikian, ruang penyimpanan di kabin tergolong terbatas. Kompartemen pintu berukuran kecil, tidak tersedia konsol tengah besar, dan Apple CarPlay masih menggunakan koneksi kabel. Untungnya tersedia wireless charging serta stop kontak listrik yang dapat dimanfaatkan untuk menghidupkan perangkat elektronik dari baterai kendaraan.
Ruang Belakang dan Bagasi Fleksibel
Walaupun berstatus city car, ruang belakang Hyundai Inster cukup mengejutkan. Penumpang dewasa dengan tinggi sekitar 182 cm masih memperoleh ruang kaki dan kepala yang memadai berkat lantai datar serta desain atap yang tinggi.
Kekurangannya, fasilitas penyimpanan di baris kedua sangat minim. Tidak tersedia kantong jok, armrest tengah maupun tempat botol sehingga penumpang harus menyimpan barang di area lain.
Bagasi menjadi salah satu keunggulan melalui sistem rel yang memungkinkan posisi kursi belakang digeser. Dengan konfigurasi tersebut, kapasitas bagasi dapat diperbesar sehingga mampu membawa koper berukuran besar. Saat kursi dilipat, lantai bagasi juga menjadi rata sehingga lebih praktis membawa barang berukuran panjang.
Performa Efisien dan Jarak Tempuh Melebihi Klaim
Varian Long Range dibekali baterai 49 kWh dengan klaim jarak tempuh mencapai 360 kilometer berdasarkan standar WLTP.
Menariknya, penggunaan harian di dalam kota justru menghasilkan efisiensi yang lebih baik. Dalam pengujian nyata, mobil ini mampu menempuh sekitar 420 kilometer dalam sekali pengisian daya berkat bobot kendaraan yang ringan.
Untuk pengisian daya, Hyundai Inster mendukung AC charging hingga 11 kW dan DC fast charging dengan klaim maksimum 120 kW. Dalam praktiknya, kecepatan pengisian berada di kisaran 80 kW, namun tetap cukup untuk mengisi baterai dari 10 persen hingga 80 persen hanya dalam waktu sekitar 30 menit.
Pengendaraan Nyaman dengan Sentuhan Premium
Karakter berkendara Hyundai Inster menjadi salah satu aspek paling mengesankan. Kabinnya senyap, kemudi terasa presisi, dan suspensinya mampu meredam guncangan lebih baik dibanding kebanyakan city car.
Mobil ini juga menawarkan visibilitas yang luas sehingga mudah dikendarai di jalan perkotaan maupun area parkir sempit.
Fitur regenerative braking dengan beberapa level pengaturan hingga mode one-pedal driving semakin meningkatkan kenyamanan berkendara sekaligus membantu efisiensi energi.
Meski demikian, velg berukuran besar pada varian Long Range membuat bantingan sedikit lebih keras dibanding versi Standard Range yang menggunakan roda lebih kecil.
Fitur Keselamatan dan Kesimpulan
Hyundai Inster dibekali tujuh airbag serta berbagai fitur keselamatan aktif. Namun, mobil ini hanya memperoleh peringkat empat bintang ANCAP karena struktur bodinya dinilai belum optimal pada skenario tabrakan tertentu.
Beberapa fitur bantuan pengemudi seperti lane keeping assist dan traffic sign recognition juga terkadang bekerja terlalu sensitif, meski sebagian besar dapat dinonaktifkan dengan mudah.
Secara keseluruhan, Hyundai Inster Long Range bukan city car listrik yang mengandalkan harga murah. Mobil ini lebih menawarkan pengalaman berkendara premium, efisiensi tinggi, teknologi lengkap, serta kualitas khas Hyundai. Sebagai kendaraan kedua untuk penggunaan dalam kota, Hyundai Inster menjadi pilihan yang sangat menarik. Sementara bagi pengguna yang ingin menjadikannya mobil utama, varian Long Range merupakan opsi yang paling layak dipertimbangkan berkat jarak tempuh yang jauh lebih fleksibel.
Editor : M. Helmi Nurhisam