BLITAR KAWENTAR.JAWAPOS.COM – Modifikasi Suzuki XL7 Alpha semakin berkembang dengan beragam konsep menarik yang mengutamakan tampilan elegan sekaligus kenyamanan berkendara. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Suzuki XL7 Alpha berwarna putih yang mendapat sentuhan modifikasi bergaya clean dan premium tanpa menghilangkan fungsi sebagai kendaraan harian.
Meski baru berusia sekitar enam bulan, pemilik langsung melakukan berbagai ubahan di hampir seluruh sektor. Mulai dari kaki-kaki, eksterior, interior, hingga sistem audio dibuat lebih eksklusif sehingga Modifikasi Suzuki XL7 Alpha ini tampil berbeda dibandingkan versi standar pabrikan.
Konsep yang dipilih bukan sekadar mengejar tampilan, tetapi juga mempertahankan kenyamanan dan kepraktisan untuk penggunaan sehari-hari.
Baca Juga: Argentina Lolos 16 Besar Piala Dunia 2026, Tanjung Verde Beri Perlawanan Sengit hingga Extra Time
Pelek Rotiform dan Suspensi Custom
Perubahan pertama langsung terlihat pada sektor kaki-kaki. Suzuki XL7 ini menggunakan pelek Rotiform ring 17 inci dengan lebar delapan inci yang dipadukan ban Michelin Pilot Sport 4 berukuran 215/50.
Agar tampil lebih proporsional, bagian belakang menggunakan spacer tipis sehingga posisi roda terlihat lebih rata dengan bodi.
Sistem suspensi juga tidak lagi mengandalkan lowering kit. Pemilik memilih menggantinya dengan coilover custom agar tinggi mobil dapat diatur sekaligus meningkatkan stabilitas ketika melaju.
Sebagai pelengkap, dipasang pula strut bar dan lower bar yang berfungsi mengurangi gejala body roll saat bermanuver.
Mesin Standar dengan Knalpot Valvetronic
Mesin K15B berkapasitas 1.500 cc masih dipertahankan dalam kondisi standar.
Ubahan difokuskan pada sektor pendukung seperti filter udara performa dan sistem knalpot.
Header menggunakan konfigurasi 4-1 pendek yang dipadukan knalpot valvetronic sehingga karakter suara bisa diubah sesuai kebutuhan.
Selain menghasilkan suara lebih sporty, kombinasi tersebut juga membuat respons mesin terasa lebih ringan ketika berakselerasi.
Pemilik bahkan masih berencana melakukan remap ECU sebagai proyek modifikasi berikutnya untuk meningkatkan performa mesin.
Eksterior Tampil Lebih Sporty
Pada bagian luar, hampir seluruh aksen krom diubah menjadi warna hitam menggunakan teknik rubber paint.
Atap mobil juga dibuat dual tone hitam glossy sehingga memberikan kesan lebih premium.
Lampu kabut kini memakai proyektor lengkap dengan fitur Demon Eyes yang menampilkan cahaya biru saat pertama dinyalakan sebelum berubah menjadi putih.
Di bagian belakang terdapat spoiler custom yang dibuat khusus agar menyatu dengan desain bodi Suzuki XL7.
Perubahan sederhana tersebut sukses menghadirkan tampilan yang lebih modern tanpa terlihat berlebihan.
Interior Berkelas
Masuk ke dalam kabin, suasana berubah drastis berkat hadirnya captain seat pada baris kedua.
Konfigurasi ini membuat akses menuju bangku paling belakang menjadi jauh lebih mudah sekaligus meningkatkan kenyamanan penumpang.
Seluruh jok juga telah diretrim menggunakan bahan microfiber sehingga nuansa kabin terasa lebih mewah.
Sementara itu, sistem hiburan mengandalkan head unit Kenwood layar 10 inci yang sudah mendukung Apple CarPlay dan Android Auto secara wireless.
Kualitas audio ikut ditingkatkan melalui penggantian seluruh speaker, pemasangan subwoofer aktif, serta penambahan peredam pada pintu dan lantai kabin agar suara lebih maksimal.
Biaya Modifikasi Sekitar Rp60 Juta
Untuk mewujudkan seluruh konsep tersebut, pemilik mengaku menghabiskan dana sekitar Rp50 juta hingga Rp60 juta.
Biaya itu mencakup penggantian pelek, suspensi, sistem audio, retrim interior, knalpot, hingga berbagai aksesori pendukung lainnya.
Meski sudah tampil sangat berbeda, proyek modifikasi belum selesai. Fokus berikutnya adalah meningkatkan performa mesin agar seimbang dengan tampilan eksterior dan kenyamanan interior.
Dengan perpaduan desain elegan, kabin premium, serta tetap nyaman digunakan setiap hari, modifikasi Suzuki XL7 Alpha ini menjadi inspirasi menarik bagi pemilik SUV keluarga yang ingin tampil lebih eksklusif tanpa mengorbankan fungsi utama kendaraan.
Editor : Maylanni Diana Fitri