BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM - Mobil bekas harga Rp55 jutaan menjadi salah satu incaran masyarakat menjelang momentum libur Natal dan Tahun Baru. Banyak calon pembeli mulai berburu kendaraan dengan harga terjangkau untuk menunjang perjalanan bersama keluarga selama musim liburan.
Fenomena meningkatnya permintaan mobil bekas harga Rp55 jutaan terlihat di sejumlah showroom, salah satunya Mandiri Mobil yang berlokasi di Cibinong, Bogor. Dealer tersebut menawarkan puluhan unit kendaraan dari berbagai segmen, mulai city car, hatchback, sedan, MPV hingga SUV dengan rentang harga mulai Rp55 juta.
Selain menyediakan banyak pilihan, showroom tersebut mengklaim seluruh mobil bekas harga Rp55 jutaan maupun unit dengan harga lebih tinggi telah melalui proses inspeksi awal. Pembeli juga dipersilakan melakukan pengecekan menyeluruh dan test drive sebelum mengambil keputusan.
Karimun Estilo hingga Mazda2 Jadi Pilihan Menarik
Salah satu unit termurah yang tersedia adalah Suzuki Karimun Estilo manual tahun 2011. Mobil bermesin 1.000 cc itu ditawarkan sekitar Rp55 juta dan menjadi pilihan bagi konsumen yang mencari kendaraan irit untuk penggunaan harian.
Baca Juga: Perbandingan Jazz vs Karimun Bekas, Mana yang Lebih Layak Dibeli pada 2026? Simak Kelebihan dan Kekurangannyadipasarkan sekitar Rp83 juta. Sedan ini masih memiliki kondisi kabin yang rapi serta pajak kendaraan dalam keadaan aktif.
Di kelas hatchback, Mazda2 tipe V AT tahun 2013 menjadi salah satu unit yang cukup menarik perhatian. Mobil bermesin 1.500 cc tersebut dibanderol sekitar Rp94 juta dengan odometer sekitar 100 ribu kilometer.
Suzuki SX4 X-Over otomatis tahun 2011 juga masuk daftar kendaraan yang ditawarkan. Mobil crossover ini dipasarkan sekitar Rp88 juta dan telah menggunakan jok berbahan MBtech dengan kondisi bodi yang masih cukup baik.
Banyak MPV untuk Kebutuhan Keluarga
Segmen MPV menjadi salah satu kategori yang paling diminati karena mampu mengakomodasi lebih banyak penumpang.
Mandiri Mobil menawarkan Nissan Livina otomatis tahun 2011 dengan harga sekitar Rp77 juta. Ada pula Nissan Livina X-Gear manual tahun 2015 yang dipasarkan sekitar Rp92 juta untuk konsumen yang menginginkan kendaraan tiga baris dengan tampilan lebih sporty.
Honda Freed PSD tahun 2012 juga masih tersedia dengan harga sekitar Rp118 juta. Meski memiliki tunggakan pajak, kondisi mesin, transmisi otomatis, dan interior disebut masih dalam kondisi baik.
Sementara Nissan Serena HWS tahun 2011 dipasarkan mulai Rp80 jutaan. Mobil keluarga premium ini masih dilengkapi pintu geser elektrik yang berfungsi normal dan kabin luas untuk perjalanan jarak jauh.
Innova Venturer dan Alphard Lengkapi Pilihan Premium
Bagi konsumen yang mengincar kendaraan kelas atas, showroom tersebut juga menyediakan Toyota Innova Venturer bensin tahun 2018 dengan harga sekitar Rp280 juta. Unit tersebut memiliki odometer sekitar 100 ribu kilometer dan masih dalam kondisi siap pakai.
Pilihan premium lainnya adalah Toyota Alphard G ATP tahun 2009 yang dibanderol sekitar Rp165 juta. MPV mewah ini menawarkan kabin lega dengan berbagai fitur kenyamanan yang masih berfungsi baik.
Di segmen hatchback premium, tersedia Honda Jazz RS GK5 tahun 2016. Mobil tangan pertama tersebut dipasarkan sekitar Rp172 juta dan disebut memiliki riwayat perawatan yang baik dengan kondisi interior masih orisinal.
Calon Pembeli Diminta Datang Langsung
Pihak showroom menegaskan bahwa calon pembeli sebaiknya datang langsung ke lokasi untuk melihat kondisi kendaraan. Selain dapat melakukan test drive, konsumen juga dipersilakan membawa mekanik atau orang yang memahami kondisi mobil bekas.
Langkah tersebut dinilai penting agar pembeli memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi kendaraan sekaligus menghindari risiko penipuan yang belakangan marak terjadi pada transaksi mobil bekas secara daring.
Selain penjualan tunai, showroom juga melayani tukar tambah atau trade in bagi konsumen yang ingin mengganti kendaraan lama dengan unit lain yang lebih sesuai kebutuhan.
Dengan pilihan unit yang cukup lengkap, mulai dari city car hingga MPV premium, konsumen memiliki banyak alternatif sesuai anggaran. Namun, pemeriksaan kondisi kendaraan tetap menjadi faktor utama sebelum memutuskan membawa pulang mobil bekas pilihan.
Editor : Maylanni Diana Fitri