Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik Sport

Geely IHV Intelligent Hybrid Resmi Meluncur, Klaim Tembus 45 Km/L dan Pecahkan Rekor Hybrid

Maylanni Diana Fitri • Rabu, 15 Juli 2026 | 18:15 WIB
Geely IHV Intelligent Hybrid meluncur di Beijing Auto Show 2026 dengan klaim konsumsi BBM 45 km/l, efisiensi termal 48,41 persen, dan tanpa perlu dicas.(Pinterest)
Geely IHV Intelligent Hybrid meluncur di Beijing Auto Show 2026 dengan klaim konsumsi BBM 45 km/l, efisiensi termal 48,41 persen, dan tanpa perlu dicas.(Pinterest)

BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM - Geely IHV Intelligent Hybrid resmi diperkenalkan pada ajang Beijing Auto Show 2026. Teknologi hybrid terbaru dari pabrikan asal Tiongkok tersebut diklaim mampu menghadirkan efisiensi bahan bakar setara mobil plug-in hybrid, tetapi tetap menggunakan konsep hybrid konvensional tanpa memerlukan pengisian daya baterai melalui colokan listrik.

Teknologi baru ini langsung diterapkan pada sedan Geely Emgrand IHV. Dalam pengujian jalan di kondisi nyata, mobil tersebut disebut mampu mencatat konsumsi bahan bakar hanya 2,2 liter per 100 kilometer atau setara sekitar 45 kilometer per liter.

Pencapaian tersebut menjadikan Geely sebagai salah satu penantang baru dalam persaingan teknologi kendaraan hybrid global.

Dirancang Tanpa Perlu Pengisian Daya Eksternal

Geely merancang sistem Intelligent Hybrid (IHV) menggunakan konfigurasi seri paralel.

Baca Juga: Program Bangun Desa Dimulai 2026, Dedi Mulyadi Ingin Serap Tenaga Kerja Lewat Pembangunan Jalan Beton

Pada sistem ini, mesin bensin dapat berfungsi sebagai penggerak roda saat melaju dalam kecepatan tinggi maupun sebagai generator untuk mengisi baterai.

Pengguna tidak perlu mengisi ulang baterai melalui charger eksternal karena energi listrik diperoleh dari putaran mesin dan sistem regenerative braking saat pengereman.

Dengan konsep tersebut, mobil tetap dapat beroperasi secara efisien tanpa mengubah kebiasaan pengguna kendaraan bermesin konvensional.

Konsumsi BBM Diklaim Sangat Irit

Dalam uji coba yang dilakukan di jalan tol maupun kawasan perkotaan, Geely Emgrand IHV mencatat konsumsi bahan bakar sebesar 2,2 liter untuk setiap 100 kilometer perjalanan.

Baca Juga: Pemprov Jabar Alokasikan Rp4,8 Triliun untuk Jalan, Bangun Sekolah Baru hingga Rumah Sakit Daerah pada 2026

Jika dikonversi ke satuan yang umum digunakan di Indonesia, angka tersebut setara sekitar 45 kilometer per liter.

Sebagai perbandingan, mobil bensin berkapasitas kecil umumnya memiliki konsumsi bahan bakar sekitar 12 hingga 15 kilometer per liter.

Sementara mobil hybrid modern disebut rata-rata berada pada kisaran 20 hingga 25 kilometer per liter.

Menurut pemaparan tersebut, capaian itu juga mengantarkan Geely Emgrand IHV meraih Guinness World Record sebagai mobil hybrid konvensional paling irit di dunia.

Catat Efisiensi Termal 48,41 Persen

Keunggulan lain dari teknologi IHV terdapat pada mesin pembakaran dalamnya.

Geely mengklaim mesin tersebut memiliki efisiensi termal mencapai 48,41 persen, yang disebut sebagai angka tertinggi untuk mesin bensin produksi massal.

Efisiensi termal menunjukkan seberapa besar energi hasil pembakaran bahan bakar yang berhasil diubah menjadi tenaga mekanis dibandingkan energi panas yang terbuang.

Semakin tinggi angkanya, semakin efisien pula pemanfaatan energi bahan bakar.

Mode Listrik Aktif di Kecepatan Rendah

Sistem IHV juga mampu beroperasi menggunakan tenaga listrik sepenuhnya ketika kendaraan melaju di bawah kecepatan 66 kilometer per jam.

Dalam kondisi tersebut, mesin bensin akan berhenti bekerja sehingga kendaraan tidak mengonsumsi bahan bakar maupun menghasilkan emisi gas buang.

Saat dibutuhkan tenaga lebih besar, motor listrik langsung memberikan tambahan tenaga hingga mencapai 308 daya kuda.

Output tersebut diklaim mampu memberikan akselerasi yang responsif tanpa mengorbankan efisiensi bahan bakar.

Dibekali Sistem AI dan Arsitektur Elektronik Baru

Teknologi Intelligent Hybrid dibangun menggunakan platform perangkat lunak Full Domain AI 2.0 dan arsitektur elektronik GEA 3.0.

Sistem kecerdasan buatan tersebut bertugas mengatur koordinasi antara mesin bensin, motor listrik, baterai, dan sistem sasis kendaraan.

AI juga disebut mampu membaca pola berkendara pengemudi, kondisi jalan berdasarkan peta digital, hingga kepadatan lalu lintas secara real time.

Seluruh data tersebut digunakan untuk menentukan kapan mesin bensin aktif, kapan motor listrik bekerja sendiri, atau kapan keduanya beroperasi secara bersamaan.

Selain itu, sistem juga mengatur suhu baterai, karakter suspensi, serta respons pengereman.

Diklaim Tahan Hingga Jutaan Kilometer

Geely juga memaparkan hasil uji durabilitas internal terhadap sistem IHV.

Mesin pembakaran dan motor listrik disebut mampu beroperasi tanpa henti selama 15.000 jam di laboratorium.

Berdasarkan simulasi tersebut, sistem diperkirakan mampu digunakan hingga jarak sekitar 4,8 juta kilometer tanpa mengalami kerusakan fatal.

Teknologi IHV sendiri dikembangkan dari platform hybrid Geely sebelumnya yang telah digunakan pada lebih dari 1,15 juta kendaraan dengan total akumulasi jarak tempuh sekitar 25,4 miliar kilometer.

Persaingan Hybrid Semakin Ketat

Kehadiran Geely IHV menambah ketat persaingan teknologi hybrid di industri otomotif global.

Dalam pemaparan tersebut, Geely akan bersaing dengan sejumlah pabrikan Tiongkok lain seperti BYD melalui teknologi DM-i, Chery dengan sistem CDM, serta Wuling yang terus memperluas lini kendaraan hybrid.

Di sisi lain, produsen Jepang seperti Toyota dengan Hybrid Synergy Drive dan Nissan dengan e-Power juga disebut menghadapi tantangan baru seiring berkembangnya teknologi hybrid dari Tiongkok.

 

 

Editor : Maylanni Diana Fitri
Geely IHV Intelligent Hybrid Geely Emgrand IHV Beijing Auto Show 2026 mobil hybrid Geely konsumsi BBM 45 km/l