BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM - Mobil hybrid Geely resmi memasuki babak baru setelah pabrikan asal Tiongkok tersebut memperkenalkan teknologi Geely IHV Intelligent Hybrid di Beijing Auto Show 2026. Sistem hybrid generasi terbaru itu diklaim mampu menghasilkan efisiensi bahan bakar setara kendaraan plug-in hybrid tanpa memerlukan pengisian daya melalui colokan listrik.
Teknologi tersebut langsung diterapkan pada sedan Geely Emgrand IHV yang menjadi model produksi pertama dengan sistem Intelligent Hybrid (IHV). Dalam pengujian di kondisi jalan nyata, kendaraan ini disebut mampu mencatat konsumsi bahan bakar hanya 2,2 liter per 100 kilometer.
Jika dikonversi, konsumsi tersebut setara dengan sekitar 45 kilometer per liter, angka yang diklaim menjadi salah satu yang paling efisien untuk mobil hybrid konvensional.
Hybrid Tanpa Perlu Mengisi Baterai
Geely mengembangkan sistem IHV menggunakan konfigurasi seri paralel.
Pada sistem ini, mesin bensin dapat berfungsi sebagai penggerak roda sekaligus generator yang mengisi baterai ketika dibutuhkan.
Selain itu, energi juga diperoleh melalui sistem regenerative braking saat kendaraan melakukan pengereman.
Dengan konsep tersebut, pengguna tidak perlu mengisi ulang baterai menggunakan charger eksternal seperti pada kendaraan plug-in hybrid.
Efisiensi Diklaim Lampaui Hybrid Konvensional
Pengujian dilakukan di berbagai kondisi, mulai dari jalan tol hingga lalu lintas perkotaan.
Baca Juga: Dinkes Kabupaten Blitar Perketat Cold Chain Vaksin BIAS, 48.065 Siswa Jadi Sasaran Imunisasi
Hasilnya, Geely Emgrand IHV mencatat konsumsi bahan bakar sebesar 2,2 liter per 100 kilometer atau sekitar 45 kilometer per liter.
Sebagai pembanding, mobil bermesin bensin konvensional disebut rata-rata hanya mampu menempuh 12 hingga 15 kilometer per liter.
Sementara mobil hybrid modern umumnya berada pada kisaran 20 hingga 25 kilometer per liter.
Dalam pemaparan tersebut juga disebutkan bahwa capaian ini mengantarkan Geely Emgrand IHV memperoleh Guinness World Record sebagai mobil hybrid konvensional paling hemat bahan bakar.
Mesin Catat Efisiensi Termal Tinggi
Keunggulan lain yang diperkenalkan Geely adalah efisiensi termal mesin yang mencapai 48,41 persen.
Angka tersebut diklaim menjadi yang tertinggi untuk mesin bensin produksi massal.
Semakin tinggi efisiensi termal, semakin besar energi hasil pembakaran yang dapat diubah menjadi tenaga penggerak sehingga konsumsi bahan bakar menjadi lebih hemat.
Tenaga 308 Daya Kuda
Meski mengutamakan efisiensi, Geely menyebut performa kendaraan tetap menjadi perhatian.
Saat melaju di bawah kecepatan 66 kilometer per jam, kendaraan dapat menggunakan tenaga listrik sepenuhnya sehingga mesin bensin berhenti bekerja.
Ketika pengemudi membutuhkan akselerasi lebih besar, motor listrik mampu menghasilkan tenaga hingga 308 daya kuda untuk membantu mesin bensin.
Sistem tersebut diklaim memberikan respons cepat saat melakukan akselerasi maupun mendahului kendaraan lain.
Dilengkapi Kecerdasan Buatan
Teknologi Intelligent Hybrid dibangun menggunakan platform perangkat lunak Full Domain AI 2.0 serta arsitektur elektronik GEA 3.0.
Kecerdasan buatan pada kendaraan bertugas mengatur distribusi tenaga antara mesin bensin, motor listrik, baterai, hingga sistem sasis.
Selain membaca gaya mengemudi pengendara, sistem juga memanfaatkan data kondisi jalan dan lalu lintas secara real time untuk menentukan mode berkendara yang paling efisien.
AI juga mengatur suhu baterai, sistem pengereman, serta karakter suspensi guna mendukung kenyamanan berkendara.
Diklaim Lolos Uji Ketahanan
Geely menyatakan mesin pembakaran dan motor listrik IHV telah menjalani uji operasional selama 15.000 jam tanpa henti di laboratorium.
Hasil simulasi tersebut diperkirakan setara dengan kemampuan menempuh jarak sekitar 4,8 juta kilometer tanpa mengalami kerusakan fatal.
Teknologi ini juga merupakan pengembangan dari platform hybrid Geely sebelumnya yang telah digunakan pada lebih dari 1,15 juta kendaraan dengan akumulasi perjalanan sekitar 25,4 miliar kilometer.
Persaingan Hybrid Kian Memanas
Peluncuran Geely IHV menambah persaingan di segmen kendaraan elektrifikasi.
Dalam pemaparan tersebut, Geely akan bersaing dengan berbagai produsen asal Tiongkok seperti BYD, Chery, dan Wuling yang juga aktif mengembangkan teknologi hybrid.
Sementara itu, produsen Jepang seperti Toyota dan Nissan disebut menghadapi tantangan baru seiring hadirnya teknologi hybrid terbaru dari Tiongkok yang menawarkan klaim efisiensi bahan bakar lebih tinggi.
Editor : Maylanni Diana Fitri