BLITAR - VinFast Viper menjadi salah satu motor listrik yang mulai menarik perhatian di Indonesia. Bukan hanya menawarkan desain bergaya skutik premium, motor listrik asal Vietnam ini juga mengusung ekosistem battery swap (penukaran baterai) yang telah lebih dulu dibangun sebelum produk dipasarkan secara luas.
Konsep tersebut menjadi keunggulan utama VinFast Viper. Jaringan Battery Swap Station (BSS) telah mulai tersebar di berbagai titik, termasuk kawasan minimarket, sehingga pengguna diharapkan lebih mudah melakukan penukaran baterai dibanding menunggu pengisian daya.
Dalam pengujian di jalan raya, VinFast Viper menawarkan kombinasi performa, fitur modern, dan kenyamanan berkendara. Namun, masih terdapat beberapa catatan yang dinilai perlu menjadi perhatian, terutama pada sektor pengereman.
Desain Sporty dengan Sentuhan Premium
Secara tampilan, VinFast Viper mengusung desain yang menyerupai skuter matik modern. Bagian depan dibuat meruncing dengan kombinasi warna two tone pada beberapa pilihan warna.
Baca Juga: HP 3 Jutaan Terbaik 2026, Ini 7 Rekomendasi dengan Performa Kencang, Kamera Bagus dan Baterai Jumbo
Lampu utama sudah menggunakan LED dengan posisi di bagian tengah, sedangkan lampu jauh ditempatkan di sisi kanan dan kiri. Pencahayaan disebut cukup terang dengan sorotan yang fokus sehingga memberikan visibilitas lebih baik saat malam hari.
Motor ini menggunakan ban IRC berukuran 90/90 ring 14 di depan dan 120/70 ring 14 di belakang. Suspensi belakang memakai dual shock dengan tabung yang memperkuat kesan sebagai varian premium.
Meski demikian, pengereman belakang masih menggunakan rem tromol. Hal ini menjadi salah satu catatan karena motor ini diposisikan sebagai model tertinggi di lini VinFast.
Performa Tembus 90 Km/Jam
VinFast Viper dibekali motor listrik berdaya 3.000 watt. Pada konfigurasi dua baterai, tenaga yang dihasilkan disebut meningkat hingga sekitar 5.200 watt.
Pengujian menunjukkan motor mampu mencapai kecepatan maksimum sekitar 90 km/jam pada mode Sport. Sementara pada mode Eco, kecepatan tertinggi berada di kisaran 50 km/jam.
Tersedia dua mode berkendara, yakni Eco dan Sport. Mode Sport dinilai memberikan respons akselerasi yang lebih halus dan natural, sedangkan mode Eco membutuhkan sedikit adaptasi karena karakter bukaan tenaganya terasa berbeda.
Motor juga dilengkapi fitur hill hold yang mampu menahan kendaraan saat berhenti di tanjakan, reverse mode untuk memudahkan parkir, serta keyless system.
Dashboard Digital dan Fitur Lengkap
VinFast Viper menggunakan panel instrumen digital berukuran besar.
Layar tersebut menampilkan informasi kecepatan, kapasitas baterai, suhu baterai, mode berkendara, hingga odometer dan trip meter.
Di sisi penyimpanan, tersedia kompartemen terbuka dengan gantungan barang, ruang penyimpanan tertutup yang telah dilengkapi port USB Type-A dan Type-C, serta bagasi di bawah jok.
Menariknya, konfigurasi bagasi dapat disesuaikan. Pengguna dapat memakai satu baterai sehingga ruang bagasi menjadi lebih luas atau menggunakan dua baterai untuk mendapatkan jarak tempuh lebih jauh.
Andalkan Infrastruktur Battery Swap
Salah satu hal yang paling menonjol dari VinFast adalah pengembangan infrastruktur battery swap.
Melalui jaringan Battery Swap Station (BSS), pengguna cukup menukar baterai tanpa harus menunggu proses pengisian daya. Dalam pengujian aplikasi VinFast, titik BSS disebut sudah mulai tersebar di sejumlah wilayah, termasuk jalur menuju kawasan Puncak.
Setiap proses penukaran baterai disebut dikenakan biaya sekitar Rp6.000. Selain itu, VinFast juga menawarkan program sewa baterai sekitar Rp84 ribu per bulan untuk satu baterai.
Pendekatan tersebut dinilai dapat mempercepat proses pengisian energi sekaligus mengurangi kekhawatiran pengguna terhadap daya baterai saat melakukan perjalanan jauh.
Masih Ada Catatan pada Sistem Pengereman
Selama pengujian, VinFast Viper dinilai memiliki posisi berkendara yang nyaman dengan dek rendah sehingga cocok digunakan berbagai postur tubuh.
Handling motor juga terasa lincah saat bermanuver, sementara suspensi mampu meredam permukaan jalan bergelombang dengan cukup baik.
Meski demikian, penggunaan rem tromol di roda belakang menjadi salah satu kekurangan yang disorot. Dengan kecepatan hingga 90 km/jam, sistem pengereman cakram dinilai akan lebih sesuai untuk meningkatkan rasa aman dan memberikan performa pengereman yang lebih optimal.
Secara keseluruhan, VinFast Viper menawarkan pendekatan berbeda dibanding motor listrik lain di Indonesia. Selain mengandalkan spesifikasi dan fitur, motor ini membawa ekosistem battery swap yang berpotensi menjadi nilai tambah bagi pengguna yang menginginkan mobilitas lebih praktis tanpa harus menunggu proses pengisian baterai.
Editor : Maylanni Diana Fitri