BLITAR – VinFast Viper menjadi salah satu motor listrik yang paling menarik perhatian dari jajaran e-scooter VinFast yang dipamerkan di pabrik perusahaan tersebut di Haiphong, Vietnam. Bersama dua model lainnya, yakni VinFast Velis dan VinFast Evo, motor ini disebut memiliki peluang untuk dipasarkan di Indonesia dengan spesifikasi yang akan disesuaikan untuk kebutuhan konsumen Tanah Air.
Dibanding dua saudaranya, VinFast Viper tampil paling sporty dengan desain yang disebut lebih dekat dengan selera masyarakat Indonesia. Sementara VinFast Evo mengusung konsep klasik bergaya skuter retro, sedangkan VinFast Velis menawarkan tampilan khas skuter Eropa.
Ketiga motor listrik tersebut masih menggunakan spesifikasi versi Vietnam. Namun, beberapa detail seperti kapasitas baterai dan fitur disebut berpotensi mengalami perubahan saat resmi dipasarkan di Indonesia.
VinFast Viper Tampil Paling Sporty
VinFast Viper hadir dengan desain agresif yang mengingatkan pada motor matik populer di Asia Tenggara. Bagian depan menggunakan lampu LED proyektor dengan garis bodi tajam yang memberikan kesan modern.
Motor ini juga sudah dibekali sistem keyless, panel instrumen full LCD berwarna, serta port USB untuk mengisi daya perangkat elektronik.
Layar digitalnya mampu menampilkan informasi lengkap mulai dari kecepatan, mode berkendara, kapasitas baterai, hingga status kendaraan.
Untuk sektor kaki-kaki, VinFast Viper menggunakan ban berukuran 90/90 ring 14 di bagian depan serta rem cakram. Suspensi belakang juga sudah menggunakan dual shock dengan tabung (reservoir) yang membuat tampilannya semakin menyerupai motor premium bermesin bensin.
VinFast Velis Usung Nuansa Skuter Eropa
Berbeda dengan Viper, VinFast Velis mengedepankan desain yang lebih elegan. Lampu depan berbentuk bulat dengan projector dan daytime running light (DRL) memberikan nuansa khas skuter Eropa.
Velis memakai panel instrumen digital model seven segment, drive mode Eco dan Sport, ruang penyimpanan tertutup di bagian depan, serta port USB.
Motor ini dibekali motor listrik 1.800 watt dengan baterai 72 volt. Ban depan dan belakang menggunakan velg 14 inci, sementara suspensi belakang memakai dual shock.
Bagasi masih menyediakan ruang penyimpanan meski belum cukup untuk menampung helm standar Indonesia.
VinFast Evo Andalkan Desain Retro
Sementara itu, VinFast Evo menjadi model dengan desain paling klasik di antara ketiganya.
Tampilan membulat pada lampu utama, bodi samping, hingga jok membuat motor ini identik dengan skuter bergaya retro. Motor ini diperkirakan menyasar pengguna muda maupun konsumen yang mengutamakan desain.
VinFast Evo menggunakan motor listrik 1.500 watt dengan baterai 72 volt. Sama seperti dua model lainnya, versi Vietnam masih menggunakan satu baterai, sementara versi Indonesia disebut berpotensi menggunakan dua baterai.
Motor ini juga masih dibekali panel instrumen digital sederhana, port USB, serta ruang penyimpanan di bawah jok.
Spesifikasi Indonesia Berpotensi Berbeda
Dalam presentasi tersebut dijelaskan bahwa spesifikasi yang dipasarkan di Indonesia nantinya kemungkinan tidak akan sama persis dengan unit yang digunakan di Vietnam.
Perubahan yang berpeluang dilakukan antara lain penambahan kapasitas baterai menjadi dua unit pada beberapa model, sehingga dapat meningkatkan jarak tempuh.
Selain itu, penyesuaian fitur dan komponen juga dimungkinkan agar lebih sesuai dengan kebutuhan serta karakter jalan di Indonesia.
Meski belum ada informasi resmi mengenai harga maupun jadwal peluncuran, ketiga motor listrik tersebut disebut memiliki peluang besar masuk ke pasar Indonesia.
Editor : Maylanni Diana Fitri