JAKARTA - Hyundai Stargazer X Car ST terbaru membawa sejumlah peningkatan signifikan setelah diperkenalkan di GIIAS 2025. Varian tertinggi ini kini dibanderol Rp391,9 juta OTR Jakarta. Harga tersebut membuat Hyundai Stargazer X Car ST berada di posisi premium untuk kelas LMPV.
Meski harganya mendekati Rp400 juta, Hyundai Stargazer X Car ST menawarkan paket fitur yang tergolong lengkap. Mulai adaptive cruise control, lane keeping assist, kamera 360 derajat, audio Bose, hingga sejumlah fitur ADAS yang sebelumnya tidak tersedia selengkap ini.
Namun, harga tinggi tersebut juga membuat mobil ini menghadapi pertanyaan besar. Apakah seluruh peningkatan fitur dan kenyamanan yang ditawarkan cukup untuk menjustifikasi banderolnya?
Baca Juga: Samsung Terbaru 2026 Punya Banyak Pilihan, Ini Rekomendasi Sesuai Kebutuhan
Desain Eksterior Berubah, Ban Lebih Tipis
Secara tampilan, Stargazer X Car ST mendapatkan perubahan pada bagian depan dan belakang. Logo Hyundai kini menggunakan desain flat berwarna hitam. Lampu depan juga sudah LED, sementara bagian belakang mendapatkan emblem berwarna hitam yang memberikan kesan lebih elegan.
Meski begitu, desain eksterior terbaru justru menjadi salah satu catatan. Tampilan tersebut dianggap kurang futuristis dan dinilai belum sepenuhnya menyatu dengan bentuk bodi Stargazer.
Perubahan juga terlihat pada pelek yang kini menggunakan ukuran 17 inci dengan ban 205/50 R17. Profil ban yang lebih tipis membuat bantingan terasa sedikit lebih keras, terutama saat melewati polisi tidur dalam kecepatan rendah.
Di sisi lain, kapasitas kabin tetap menjadi keunggulan. Ruang bagasi tergolong luas dan memiliki penyimpanan tambahan di bawah lantai. Kursi baris kedua dan ketiga juga menawarkan ruang yang lega untuk ukuran LMPV.
Interior Baru Lebih Modern dan Fungsional
Perubahan paling terasa justru berada di interior. Dashboard Stargazer X terbaru dinilai jauh lebih menarik dibandingkan generasi sebelumnya.
Desainnya terlihat lebih modern, tetapi tetap mempertahankan banyak tombol fisik. Pengaturan AC, audio, kamera 360, parking sensor, drive mode, electronic parking brake, dan auto hold mudah dijangkau pengemudi.
Konsol tengah dibuat dengan konsep floating dan menyediakan sejumlah ruang penyimpanan. Sistem audio Bose juga menjadi salah satu fitur unggulan, lengkap dengan speaker tengah dan subwoofer.
Sayangnya, ada satu fitur yang justru dianggap mundur. Android Auto dan Apple CarPlay pada model terbaru harus terhubung menggunakan kabel. Padahal, model sebelumnya sudah menawarkan koneksi nirkabel.
Mesin 1.500 cc Tidak Terasa Lemot
Untuk urusan performa, Hyundai masih mengandalkan mesin 1.500 cc naturally aspirated dengan tenaga 115 PS yang dipadukan transmisi IVT.
Meski tidak menggunakan turbo maupun teknologi hybrid, respons mesin dinilai cepat sejak putaran bawah. Mobil juga tidak terasa underpower meski memiliki bodi besar dan kabin luas.
Konsumsi bahan bakarnya pun dianggap cukup efisien untuk mesin 1.500 cc nonhybrid. Namun, konsumsi bahan bakar tentu menjadi lebih tinggi ketika mobil dipacu kencang di jalan tol.
Handling dan suspensinya juga menjadi nilai positif. Karakter suspensi terasa seimbang dan stabil ketika digunakan perjalanan luar kota. Kekerasan bantingan lebih terasa ketika melewati polisi tidur dengan kecepatan rendah akibat penggunaan ban berprofil tipis.
Baca Juga: Samsung Terbaru Pertengahan 2026, Ini 9 Pilihan Sesuai Kebutuhan
ADAS Jadi Senjata Utama
Salah satu peningkatan terbesar adalah sistem ADAS. Stargazer X kini mendapatkan adaptive cruise control yang dipadukan dengan lane keeping assist.
Ketika digunakan di jalan tol, kedua fitur tersebut dapat membantu menjaga kendaraan tetap berada di jalur sekaligus menyesuaikan kecepatan dengan kendaraan di depan. Kamera 360 dan tampilan kamera melalui layar instrumen juga membuat visibilitas semakin praktis.
Dengan kelengkapan tersebut, Stargazer X Car ST dinilai sebagai salah satu LMPV dengan fitur paling lengkap. Namun, banderol Rp391,9 juta menjadi kompromi terbesar.
Jika harganya bisa berada di kisaran Rp349 juta, mobil ini dinilai berpotensi menjadi pilihan terbaik di kelasnya. Untuk saat ini, konsumen harus mempertimbangkan apakah fitur lengkap tersebut sepadan dengan harga yang hampir menyentuh Rp400 juta.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Ridwan Hanif