Yamaha Aerox E Resmi Diperkenalkan, Desain Aerox Tetap Dipertahankan tapi Kini Listrik

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 19:25 WIB
Yamaha Aerox E hadir sebagai motor listrik Yamaha dengan desain Aerox generasi kedua, dua baterai modular, dan jarak tempuh hingga 106 km.(Pinterest)
Yamaha Aerox E hadir sebagai motor listrik Yamaha dengan desain Aerox generasi kedua, dua baterai modular, dan jarak tempuh hingga 106 km.(Pinterest)

JAKARTA - Yamaha Aerox E menjadi motor listrik terbaru Yamaha yang diperkenalkan melalui Yamaha Motor India. Berbeda dari banyak motor listrik yang hadir dengan desain futuristis, Yamaha Aerox E justru mempertahankan tampilan yang sudah familiar dari Yamaha Aerox generasi kedua.

Yamaha Aerox E belum diluncurkan di Indonesia. Hingga pembahasan dalam video tersebut, belum ada kepastian apakah skutik listrik ini akan dipasarkan di Tanah Air. Yamaha juga belum mengungkap harga untuk model tersebut.

Konsep Yamaha Aerox E menjadi perhatian karena perubahan paling besar justru terdapat pada sistem penggeraknya. Basis desain dan posisi berkendara tetap mengacu pada karakter Aerox, sedangkan mesin konvensional digantikan motor listrik.

Baca Juga: Bocoran iPhone 18 Pro Max Ungkap Baterai Lebih Besar dan Harga Berpotensi Naik

Tampilan Masih Kental dengan Aerox

Secara visual, Yamaha Aerox E nyaris tidak meninggalkan karakter Aerox generasi kedua. Bagian visor, setang, spion, hingga bentuk bodi masih mempertahankan desain yang sebelumnya sudah dikenal konsumen.

Lampu depan juga menggunakan desain yang mengacu pada Yamaha Aerox generasi kedua. Sementara itu, bodinya tampil dengan kombinasi warna putih dan tosca yang memberikan kesan sebagai kendaraan listrik.

Lampu sein juga masih menggunakan desain yang serupa dengan versi konvensional. Namun, dalam pembahasan video belum dapat dipastikan apakah lampu tersebut sudah menggunakan LED atau masih memakai bohlam biasa.

Bagian kaki-kaki juga masih memiliki kemiripan dengan Aerox generasi kedua. Perubahan justru terlihat pada sistem penggerak yang tidak lagi menggunakan mesin berbahan bakar bensin.

Yamaha Aerox E tidak mempunyai knalpot maupun CVT seperti motor konvensional. Area tersebut digantikan oleh komponen motor listrik.

Pada sistem pengereman, skutik ini menggunakan cakram di roda depan dan belakang. Bagian depan juga dibekali kaliper Nissin serta sensor speedometer.

Penggunaan rem cakram belakang menjadi salah satu perbedaan yang disorot. Dalam pembahasan tersebut, Aerox generasi kedua di Indonesia disebut masih menggunakan rem tromol pada bagian belakang.

Tenaga 2,6 DK, Torsi 48 Nm

Yamaha Aerox E menggunakan motor listrik dengan tenaga yang disebut mencapai 2,6 DK. Torsi maksimalnya mencapai 48 Nm.

Motor listrik tersebut diklaim mampu membawa Yamaha Aerox E menempuh jarak hingga 106 kilometer. Angka tersebut menjadi salah satu daya tarik utama dari skutik listrik Yamaha ini.

Pengendara juga mendapatkan tiga pilihan mode berkendara, yakni Eco, Standard, dan Power. Selain itu, Yamaha Aerox E disebut memiliki dukungan Y-Connect melalui aplikasi.

Baca Juga: Bocoran iPhone 18 Pro Bawa A20 Pro dan Kamera Baru, iPhone Ultra Ikut Dirumorkan

Panel instrumen digital pada Yamaha Aerox E turut mendapatkan tampilan yang lebih futuristis. Informasi yang ditampilkan juga lebih banyak dibandingkan panel pada Aerox konvensional, termasuk informasi terkait baterai dan kecepatan.

Perubahan besar lainnya terdapat pada ruang penyimpanan. Yamaha Aerox E menggunakan dua baterai modular yang ditempatkan di bagian dalam bodi.

Penempatan baterai membuat ruang bagasi menjadi lebih sempit. Sebagian area yang sebelumnya dapat digunakan sebagai ruang penyimpanan kini harus dimanfaatkan untuk komponen baterai.

Kondisi tersebut membuat kapasitas penyimpanan Yamaha Aerox E berbeda dari motor Aerox bermesin konvensional. Ruang di bawah jok pun menjadi lebih terbatas.

Meski demikian, penggunaan basis desain Aerox membuat pengendara tidak perlu beradaptasi dengan bentuk motor yang benar-benar baru. Posisi berkendara dan karakter bodinya tetap mempertahankan ciri khas Aerox.

Untuk saat ini, Yamaha belum mengumumkan harga Yamaha Aerox E dalam pembahasan tersebut. Model ini juga belum dipastikan masuk ke Indonesia.

Jika nantinya dipasarkan di Tanah Air, harga menjadi salah satu faktor yang menarik untuk ditunggu. Terlebih, komponen baterai menjadi bagian penting sekaligus salah satu faktor biaya pada kendaraan listrik.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : pakgetmedia
motor listrik Yamaha Yamaha Aerox E Yamaha Motor India baterai modular Yamaha Aerox generasi kedua