JAKARTA - Honda Winner Air disebut-sebut sebagai salah satu kandidat yang berpotensi meneruskan kiprah Honda Supra GTR di Indonesia. Motor bebek sport ini membawa perubahan besar dari sisi desain, fitur, hingga performa sehingga tampil lebih agresif dibandingkan generasi sebelumnya.
Honda Winner Air hadir dengan karakter yang lebih sporty dan berotot. Bahasa desainnya disebut mengambil inspirasi dari DNA motor supersport Honda CBR1000RR Fireblade. Tampilan tersebut terlihat dari bagian depan yang dibuat tajam dengan lampu ganda LED serta DRL yang memberikan kesan agresif.
Siluet bodinya juga dibuat lebih nungging. Garis-garis tajam pada fairing membuat Honda Winner Air terlihat mendekati karakter motor sport, tetapi tetap mempertahankan format motor bebek atau underbone.
Perubahan tidak hanya terlihat pada desain. Sektor fitur juga mendapatkan sejumlah peningkatan yang membuatnya semakin modern.
Baca Juga: Hari Baik Membangun Rumah Menurut Jawa, Hitung Neptu Suami Istri dan Hari
Fitur Honda Winner Air Makin Lengkap
Honda Winner Air sudah dibekali smart key system yang membuat sistem pengoperasian motor lebih praktis. Panel instrumennya juga menggunakan model full digital sehingga memberikan tampilan yang lebih modern.
Untuk kebutuhan pengisian perangkat elektronik, tersedia soket USB. Fitur tersebut menjadi salah satu perlengkapan yang relevan untuk mendukung penggunaan motor dalam aktivitas sehari-hari.
Sektor keselamatan juga mendapatkan perhatian. Motor ini dilengkapi sistem pengereman ABS pada roda depan yang dipadukan dengan cakram bergaya wave disk.
Kehadiran ABS menjadi salah satu pembeda penting dibandingkan motor bebek yang masih menggunakan sistem pengereman konvensional. Fitur tersebut ditujukan untuk membantu menjaga kontrol roda ketika melakukan pengereman.
Dari sisi pengendalian, motor ini juga ditopang ban berprofil lebar dan suspensi yang diklaim mampu memberikan kestabilan. Kombinasi tersebut membuat Winner Air tidak hanya ditujukan untuk penggunaan harian, tetapi juga perjalanan jarak jauh.
Mesin 149 Cc dengan Transmisi 6 Percepatan
Di balik desain agresifnya, Honda Winner Air mengandalkan mesin 149,42 cc, empat langkah, DOHC, empat katup, dengan sistem pendingin cairan.
Mesin tersebut mendapat sejumlah optimalisasi. Salah satunya melalui upaya mengurangi gesekan internal menggunakan lapisan khusus. Honda juga menggunakan penyeimbang poros baru untuk membantu meredam getaran mesin.
Dari konfigurasi tersebut, mesin diklaim mampu menghasilkan tenaga maksimal 15,4 daya kuda pada 9.000 rpm. Sementara torsi puncaknya mencapai 13,5 Nm pada putaran 7.000 rpm.
Tenaga kemudian disalurkan melalui transmisi manual enam percepatan. Sistem transmisinya semakin menarik karena sudah menggunakan Assist & Slipper Clutch.
Teknologi tersebut membuat tarikan tuas kopling menjadi lebih ringan. Slipper clutch juga berfungsi membantu mengurangi risiko roda belakang mengunci ketika pengendara melakukan engine braking atau perpindahan gigi turun secara agresif.
Dengan kombinasi mesin 149 cc, transmisi enam percepatan, serta fitur tersebut, Winner Air menawarkan karakter yang lebih dekat dengan motor sport dibandingkan motor bebek konvensional.
Baca Juga: Selasa Legi Disebut Hari Istimewa untuk Membangun Rumah Menurut Hitungan Jawa
Bakal Jadi Penerus Supra GTR?
Dari sisi harga, motor yang disebut dalam materi ini tersedia dalam beberapa pilihan varian, mulai dari tipe standar, spesial, hingga varian tertinggi dengan livery sport three color.
Rentang harganya disebut berada di kisaran Rp28 juta hingga Rp31 jutaan. Nominal tersebut menempatkannya sebagai motor bebek premium dengan kelengkapan fitur yang cukup tinggi.
Kombinasi desain agresif, mesin 149 cc, transmisi enam percepatan, Assist & Slipper Clutch, smart key, panel digital, USB, serta ABS membuat Honda Winner Air memiliki daya tarik tersendiri di segmen motor bebek sport.
Kehadirannya juga memunculkan pertanyaan mengenai masa depan lini motor bebek sport Honda di Indonesia. Apalagi, nama Supra GTR sudah cukup dikenal di pasar tanah air.
Jika benar diarahkan sebagai penerus generasi tersebut, Winner Air membawa perubahan karakter yang cukup signifikan. Desainnya lebih agresif, fitur semakin lengkap, sementara performanya dibuat lebih mendekati karakter motor sport.
Namun, apakah Honda benar-benar akan membawa Winner Air ke Indonesia dan menjadikannya penerus Honda Supra GTR masih menjadi pertanyaan. Hingga titik ini, hal tersebut menjadi topik yang menarik untuk ditunggu oleh penggemar motor bebek sport di tanah air.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : OC OTO