JAKARTA - Honda Winner Air membawa perubahan besar pada konsep motor bebek sport. Mengusung desain agresif dan mesin 149,42 cc, model ini disebut sebagai evolusi dari Honda Supra GTR yang berpotensi melanjutkan eksistensi lini underbone sport Honda.
Sosok Honda Winner Air terlihat lebih dekat dengan karakter motor sport dibandingkan bebek konvensional. Bodi dibuat berotot dengan lekukan tajam yang memberikan kesan agresif. Desain tersebut disebut mengambil inspirasi dari DNA Honda CBR 1000 RR Fireblade.
Bagian depan menjadi salah satu sektor yang paling menonjol. Lampu LED ganda dipadukan dengan DRL berdesain aerodinamis. Garis bodi yang tajam dan bertingkat juga membuat siluet motor terlihat lebih dinamis.
Meski tampil sporty, Honda Winner Air tetap mempertahankan konsep underbone. Artinya, motor ini masih membawa karakter praktis untuk penggunaan harian, tetapi dikemas dengan tampilan dan performa yang lebih berorientasi pada sensasi berkendara.
Baca Juga: Hari Baik Membangun Rumah Menurut Jawa, Hitung Neptu Suami Istri dan Hari
Bukan Sekadar Mengandalkan Tampilan
Honda Winner Air juga mendapatkan sejumlah fitur modern. Sistem smart key menjadi salah satu perlengkapan yang ditawarkan. Pengoperasian motor pun terasa lebih praktis karena tidak lagi mengandalkan kunci konvensional.
Panel instrumen sudah menggunakan model full digital. Informasi berkendara ditampilkan melalui layar digital yang mendukung kesan modern pada motor tersebut.
Kebutuhan perangkat elektronik juga mendapat perhatian melalui USB charging socket. Fitur ini menjadi salah satu pendukung untuk penggunaan sehari-hari maupun perjalanan lebih jauh.
Sektor pengereman tidak kalah menarik. Honda Winner Air disebut menggunakan ABS pada roda depan. Rem depan tersebut dipadukan dengan cakram bergaya wave disc yang memperkuat nuansa sporty.
Sementara itu, bagian kaki-kaki menggunakan ban dengan profil lebih lebar. Konfigurasi tersebut disebut mampu memberikan kestabilan yang dibutuhkan ketika motor digunakan untuk aktivitas harian ataupun touring.
Dengan kombinasi tersebut, Honda Winner Air mencoba menggabungkan kepraktisan motor bebek dengan karakter sepeda motor sport.
Mesin 149 cc dan Transmisi 6 Percepatan
Daya tarik terbesar Honda Winner Air berada di balik bodinya. Motor ini disebut menggunakan mesin 149,42 cc, 4-tak, DOHC, empat katup, dan berpendingin cairan.
Mesin tersebut mendapatkan sejumlah optimalisasi pada komponen internal. Salah satunya berupa penggunaan lapisan khusus yang bertujuan mengurangi gesekan di dalam mesin.
Selain itu, terdapat balance shaft baru yang berfungsi membantu mengurangi getaran. Pengembangan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan karakter mesin agar tetap nyaman digunakan.
Berdasarkan spesifikasi yang disebut dalam narasi, mesin tersebut menghasilkan tenaga maksimum 15,4 hp pada 9.000 rpm. Torsi puncaknya mencapai 13,5 Nm pada 7.000 rpm.
Baca Juga: Selasa Legi Disebut Hari Istimewa untuk Membangun Rumah Menurut Hitungan Jawa
Tenaga tersebut disalurkan melalui transmisi manual enam percepatan. Kombinasi mesin 149 cc dan 6-speed membuat karakter Honda Winner Air semakin kuat sebagai motor bebek sport.
Sistem koplingnya juga menggunakan Assist & Slipper Clutch. Assist clutch membuat tarikan tuas kopling lebih ringan, sedangkan slipper clutch membantu mengurangi risiko roda belakang mengunci ketika pengendara melakukan downshift secara agresif.
Pada bagian harga, narasi menyebut adanya pilihan varian standar, special, dan versi dengan livery sport tiga warna. Kisaran harga yang disebut berada di angka Rp28 juta hingga Rp31 jutaan.
Namun, terdapat perbedaan penyebutan nama dalam narasi. Model secara umum disebut Honda Winner Air, sementara pada bagian harga muncul nama Honda Winner R. Karena itu, informasi mengenai nama varian dan harga tersebut perlu dipahami sesuai narasi dan bukan dianggap sebagai kepastian harga resmi di Indonesia.
Pertanyaan berikutnya adalah apakah Honda Winner Air benar-benar akan hadir di Indonesia. Jika nantinya dipasarkan sebagai penerus Honda Supra GTR, model ini memiliki sejumlah modal untuk kembali menarik perhatian konsumen di segmen motor bebek sport.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : OC OTO