JAKARTA - Nissan X-Trail e-Power menjadi salah satu SUV yang menawarkan kombinasi cukup unik di kelasnya. Mobil ini tidak hanya mengandalkan teknologi hybrid, tetapi juga sistem penggerak all wheel drive (AWD) e-4ORCE dan konfigurasi tujuh penumpang.
Kombinasi tersebut membuat Nissan X-Trail e-Power dinilai memiliki value yang menarik. Dalam ulasan Grid Auto, mobil ini disebut mempunyai sejumlah kelebihan mulai dari performa, efisiensi bahan bakar, kemampuan traksi, fitur, hingga kapasitas kabin.
Nissan X-Trail generasi terbaru menjadi X-Trail pertama yang menggunakan teknologi hybrid. Sistem yang digunakan merupakan hybrid serial dengan teknologi e-Power. Berbeda dari mobil hybrid yang mengandalkan mesin dan motor listrik secara langsung untuk menggerakkan roda, mesin bensin 1.500 cc pada X-Trail e-Power berfungsi sebagai pengisi baterai.
Dengan konsep tersebut, roda digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik. Konfigurasi ini menjadi salah satu alasan performa Nissan X-Trail e-Power terasa berbeda dibandingkan X-Trail generasi sebelumnya.
Baca Juga: Hari Baik Membangun Rumah Menurut Jawa, Hitung Neptu Suami Istri dan Hari
Tenaga Besar dan AWD e-4ORCE
Dari sisi performa, Nissan X-Trail e-Power menawarkan output yang cukup besar. Motor listrik depan menghasilkan torsi 330 Nm, sedangkan motor belakang mencapai 195 Nm.
Tenaga yang dihasilkan juga mencapai 203 PS di bagian depan dan 135 PS di belakang. Kombinasi motor listrik tersebut membuat sistem penggerak AWD mampu memberikan traksi pada keempat roda.
Dalam pengujian yang disebutkan pada video, Nissan X-Trail e-Power mampu melesat dari 0-100 kilometer per jam dalam waktu 7,1 detik. Angka tersebut membuatnya disebut sebagai salah satu SUV tercepat di kelasnya.
Kemampuan AWD e-4ORCE juga menjadi keunggulan ketika mobil menghadapi permukaan jalan yang lebih menantang. Saat diuji di jalan licin akibat hujan, traksi tetap terasa mumpuni. Pengujian di permukaan tanah dengan tanjakan dan tikungan juga menunjukkan sistem penggerak mampu membantu mobil mencari traksi.
Meski demikian, X-Trail e-Power tetap bukan SUV khusus offroad. Overhang depan dan belakang disebut masih menjadi keterbatasan ketika melewati lubang dalam atau tanjakan tertentu. Namun, keberadaan mode offroad membuat kemampuan mobil menghadapi medan beragam menjadi lebih baik.
Irit, Kaya Fitur, dan Bisa Bawa Tujuh Penumpang
Keunggulan lain Nissan X-Trail e-Power adalah konsumsi bahan bakarnya. Dalam pengujian rute dalam kota dengan kecepatan rata-rata 22 km/jam, konsumsi bahan bakar mencapai 17,6 km/liter.
Pada rute kombinasi dengan kecepatan rata-rata 50 km/jam, angkanya bahkan mencapai 23,6 km/liter. Sementara pada rute tol, konsumsi tercatat sekitar 16,2 km/liter.
Fitur yang tersedia juga cukup lengkap. Mobil ini memiliki panoramic sunroof, sistem audio Bose, layar head unit dan instrumen berukuran besar, head-up display, hingga berbagai pilihan mode berkendara seperti Auto, Eco, Sport, Snow, dan Offroad.
Tersedia pula hill start assist, hill descent control, EV mode, serta e-Pedal. Untuk pengoperasian fitur tertentu, Nissan masih mempertahankan tombol fisik, termasuk pengaturan volume dan akses kamera parkir.
Dari sisi akomodasi, Nissan X-Trail e-Power memiliki konfigurasi tujuh penumpang. Baris kedua menawarkan ruang yang cukup lega, sedangkan baris ketiga lebih cocok untuk anak-anak atau penumpang dengan postur tidak terlalu tinggi.
Baca Juga: Selasa Legi Disebut Hari Istimewa untuk Membangun Rumah Menurut Hitungan Jawa
Ketika baris ketiga tidak digunakan, ruang tersebut bisa dimanfaatkan sebagai bagasi. Lantai belakang juga dapat dibuat rata sehingga lebih praktis untuk membawa barang. Kursi baris kedua memiliki konfigurasi 60:40 sehingga tetap memungkinkan membawa barang panjang sekaligus penumpang.
Namun, X-Trail e-Power memiliki beberapa kekurangan. Baris ketiga dinilai sempit untuk orang dewasa. Selain itu, mobil ini tidak menyediakan ban serep dan hanya dibekali tire repair kit.
Dengan harga yang disebut mencapai Rp795 juta, Nissan X-Trail e-Power memang bukan SUV murah. Namun, kombinasi hybrid e-Power, AWD e-4ORCE, performa, efisiensi, fitur lengkap, serta kapasitas tujuh penumpang membuatnya dinilai memiliki value yang kuat di kelasnya.
JAKARTA - Nissan X-Trail e-Power menjadi salah satu SUV yang menawarkan kombinasi cukup unik di kelasnya. Mobil ini tidak hanya mengandalkan teknologi hybrid, tetapi juga sistem penggerak all wheel drive (AWD) e-4ORCE dan konfigurasi tujuh penumpang.
Kombinasi tersebut membuat Nissan X-Trail e-Power dinilai memiliki value yang menarik. Dalam ulasan Grid Auto, mobil ini disebut mempunyai sejumlah kelebihan mulai dari performa, efisiensi bahan bakar, kemampuan traksi, fitur, hingga kapasitas kabin.
Nissan X-Trail generasi terbaru menjadi X-Trail pertama yang menggunakan teknologi hybrid. Sistem yang digunakan merupakan hybrid serial dengan teknologi e-Power. Berbeda dari mobil hybrid yang mengandalkan mesin dan motor listrik secara langsung untuk menggerakkan roda, mesin bensin 1.500 cc pada X-Trail e-Power berfungsi sebagai pengisi baterai.
Dengan konsep tersebut, roda digerakkan sepenuhnya oleh motor listrik. Konfigurasi ini menjadi salah satu alasan performa Nissan X-Trail e-Power terasa berbeda dibandingkan X-Trail generasi sebelumnya.
Tenaga Besar dan AWD e-4ORCE
Dari sisi performa, Nissan X-Trail e-Power menawarkan output yang cukup besar. Motor listrik depan menghasilkan torsi 330 Nm, sedangkan motor belakang mencapai 195 Nm.
Tenaga yang dihasilkan juga mencapai 203 PS di bagian depan dan 135 PS di belakang. Kombinasi motor listrik tersebut membuat sistem penggerak AWD mampu memberikan traksi pada keempat roda.
Dalam pengujian yang disebutkan pada video, Nissan X-Trail e-Power mampu melesat dari 0-100 kilometer per jam dalam waktu 7,1 detik. Angka tersebut membuatnya disebut sebagai salah satu SUV tercepat di kelasnya.
Kemampuan AWD e-4ORCE juga menjadi keunggulan ketika mobil menghadapi permukaan jalan yang lebih menantang. Saat diuji di jalan licin akibat hujan, traksi tetap terasa mumpuni. Pengujian di permukaan tanah dengan tanjakan dan tikungan juga menunjukkan sistem penggerak mampu membantu mobil mencari traksi.
Meski demikian, X-Trail e-Power tetap bukan SUV khusus offroad. Overhang depan dan belakang disebut masih menjadi keterbatasan ketika melewati lubang dalam atau tanjakan tertentu. Namun, keberadaan mode offroad membuat kemampuan mobil menghadapi medan beragam menjadi lebih baik.
Irit, Kaya Fitur, dan Bisa Bawa Tujuh Penumpang
Keunggulan lain Nissan X-Trail e-Power adalah konsumsi bahan bakarnya. Dalam pengujian rute dalam kota dengan kecepatan rata-rata 22 km/jam, konsumsi bahan bakar mencapai 17,6 km/liter.
Pada rute kombinasi dengan kecepatan rata-rata 50 km/jam, angkanya bahkan mencapai 23,6 km/liter. Sementara pada rute tol, konsumsi tercatat sekitar 16,2 km/liter.
Fitur yang tersedia juga cukup lengkap. Mobil ini memiliki panoramic sunroof, sistem audio Bose, layar head unit dan instrumen berukuran besar, head-up display, hingga berbagai pilihan mode berkendara seperti Auto, Eco, Sport, Snow, dan Offroad.
Tersedia pula hill start assist, hill descent control, EV mode, serta e-Pedal. Untuk pengoperasian fitur tertentu, Nissan masih mempertahankan tombol fisik, termasuk pengaturan volume dan akses kamera parkir.
Dari sisi akomodasi, Nissan X-Trail e-Power memiliki konfigurasi tujuh penumpang. Baris kedua menawarkan ruang yang cukup lega, sedangkan baris ketiga lebih cocok untuk anak-anak atau penumpang dengan postur tidak terlalu tinggi.
Ketika baris ketiga tidak digunakan, ruang tersebut bisa dimanfaatkan sebagai bagasi. Lantai belakang juga dapat dibuat rata sehingga lebih praktis untuk membawa barang. Kursi baris kedua memiliki konfigurasi 60:40 sehingga tetap memungkinkan membawa barang panjang sekaligus penumpang.
Namun, X-Trail e-Power memiliki beberapa kekurangan. Baris ketiga dinilai sempit untuk orang dewasa. Selain itu, mobil ini tidak menyediakan ban serep dan hanya dibekali tire repair kit.
Dengan harga yang disebut mencapai Rp795 juta, Nissan X-Trail e-Power memang bukan SUV murah. Namun, kombinasi hybrid e-Power, AWD e-4ORCE, performa, efisiensi, fitur lengkap, serta kapasitas tujuh penumpang membuatnya dinilai memiliki value yang kuat di kelasnya.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : GridOto