Nissan X-Trail e-Power Jadi Hidden Gem Rp795 Juta, AWD dan 7 Seater Jadi Andalan

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 18:05 WIB
Nissan X-Trail e-Power Rp795 juta menawarkan hybrid, AWD e-4ORCE, 7 seater, akselerasi 7,1 detik, dan konsumsi BBM hingga 23,6 km/liter.(Pinterest)
Nissan X-Trail e-Power Rp795 juta menawarkan hybrid, AWD e-4ORCE, 7 seater, akselerasi 7,1 detik, dan konsumsi BBM hingga 23,6 km/liter.(Pinterest)

JAKARTA - Nissan X-Trail e-Power disebut sebagai salah satu SUV yang punya value menarik di kelasnya. Bukan hanya karena mengusung teknologi hybrid, mobil ini juga menawarkan penggerak all wheel drive (AWD) e-4ORCE dan konfigurasi tujuh penumpang.

Kombinasi tersebut membuat Nissan X-Trail e-Power memiliki karakter yang berbeda dibanding sejumlah SUV lain. Performa menjadi salah satu keunggulan utama, tetapi mobil ini juga menawarkan efisiensi bahan bakar, fitur lengkap, serta kemampuan traksi yang cukup mumpuni.

Generasi terbaru X-Trail menjadi yang pertama menggunakan teknologi hybrid. Nissan menerapkan sistem hybrid serial melalui teknologi e-Power. Dalam sistem ini, mesin bensin 1.500 cc berfungsi sebagai pembangkit listrik untuk mengisi baterai, sedangkan roda digerakkan oleh motor listrik.

Konsep tersebut membuat respons mobil terasa seperti kendaraan listrik. Terlebih, Nissan X-Trail e-Power menggunakan motor listrik di bagian depan dan belakang.

Baca Juga: Polres Blitar Kota Gandeng Jawa Pos Radar Blitar Bekali Bhabinkamtibmas Ketrampilan Foto dan Video

Motor Listrik dengan Torsi Besar

Motor listrik depan menghasilkan torsi 330 Nm, sedangkan motor belakang memiliki torsi 195 Nm. Sementara tenaga yang dihasilkan mencapai 203 PS di depan dan 135 PS di belakang.

Dengan konfigurasi tersebut, Nissan X-Trail e-Power memiliki kemampuan akselerasi yang cukup agresif. Berdasarkan pengujian dalam video, mobil ini mampu melaju dari 0 hingga 100 km/jam dalam waktu 7,1 detik.

Performa tersebut membuat X-Trail e-Power disebut sebagai salah satu SUV tercepat di kelasnya. Namun, bukan hanya akselerasi yang menjadi daya tarik.

Sistem AWD e-4ORCE juga memberikan keuntungan ketika mobil melewati kondisi jalan yang berbeda. Di jalan aspal yang basah akibat hujan, traksi tetap terasa baik ketika mobil bermanuver.

Kemampuan tersebut juga terlihat ketika X-Trail e-Power diuji di permukaan tanah dengan kondisi menanjak dan menikung. Ketika salah satu roda belakang kehilangan pijakan, roda lainnya dapat membantu memberikan dorongan agar mobil tetap bergerak.

Meski memiliki kemampuan tersebut, X-Trail e-Power bukanlah SUV khusus offroad. Overhang depan dan belakang tetap menjadi keterbatasan ketika melewati lubang dalam atau tanjakan tertentu.

Namun, keberadaan mode Offroad membuat mobil ini lebih fleksibel menghadapi medan dibanding SUV yang hanya menggunakan penggerak roda depan.

Hybrid Irit dengan Fitur Berlimpah

Teknologi e-Power juga memberikan keuntungan dari sisi konsumsi bahan bakar. Dalam pengujian rute dalam kota dengan kecepatan rata-rata 22 km/jam, konsumsi bahan bakar mencapai 17,6 km/liter.

Sementara pada rute kombinasi dengan kecepatan rata-rata 50 km/jam, angkanya meningkat menjadi 23,6 km/liter. Untuk rute tol, konsumsi bahan bakarnya berada di angka 16,2 km/liter.

Selain irit, Nissan X-Trail e-Power menawarkan banyak fitur. Mobil ini memiliki panoramic sunroof yang dapat dibuka, sistem audio Bose, head unit dan panel instrumen berukuran besar, serta head-up display.

Baca Juga: Hari Baik Membangun Rumah Menurut Jawa, Hitung Neptu Suami Istri dan Hari

Mode berkendara yang tersedia juga beragam. Selain Auto dan Eco, terdapat Sport, Snow, serta Offroad. Fitur pendukung seperti hill start assist, hill descent control, EV mode, dan e-Pedal juga tersedia.

Dari sisi kabin, konfigurasi tujuh penumpang menjadi salah satu keunggulan. Baris kedua memberikan ruang yang cukup lega, sedangkan baris ketiga lebih terbatas.

Kursi baris ketiga dinilai kurang nyaman bagi orang dewasa karena ruang kaki yang sempit. Posisi tersebut lebih cocok untuk anak-anak atau penumpang dengan postur tubuh tidak terlalu tinggi.

Ketika tidak digunakan, baris ketiga dapat dilipat dan dimanfaatkan sebagai ruang kargo. Kursi baris kedua memiliki konfigurasi 60:40 sehingga mobil tetap bisa membawa barang panjang tanpa harus mengorbankan seluruh kursi penumpang.

Namun, ada satu kekurangan lain. Nissan X-Trail e-Power tidak dilengkapi ban serep dan hanya mengandalkan tire repair kit. Bagi sebagian pengguna, kondisi ini bisa menjadi pertimbangan, terutama ketika mobil digunakan untuk perjalanan jauh.

Dengan harga yang disebut Rp795 juta, Nissan X-Trail e-Power memang bukan SUV dengan banderol murah. Namun, kombinasi teknologi hybrid, AWD e-4ORCE, performa 7,1 detik, konsumsi bahan bakar hingga 23,6 km/liter, fitur lengkap, dan tujuh tempat duduk membuatnya disebut memiliki value yang kuat.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : GridOto
SUV hybrid mobil 7 seater Nissan X-Trail Nissan X-Trail e-Power e-4ORCE