JAKARTA - Jetour T2 dan Mitsubishi Pajero Sport menawarkan pendekatan berbeda di kelas SUV. Pajero Sport masih mengandalkan sasis ladder frame yang dikenal tangguh untuk berbagai medan, sedangkan Jetour T2 hadir dengan konstruksi monokok dan teknologi yang jauh lebih modern.
Perbandingan Jetour T2 vs Pajero Sport tersebut memperlihatkan keunggulan masing-masing. Dalam pengujian on-road, Jetour T2 terlihat unggul dalam beberapa aspek seperti kenyamanan, fitur, handling, serta performa. Sementara Pajero Sport tetap memiliki nilai lebih pada kapasitas tujuh penumpang dan karakter SUV ladder frame.
Pajero Sport Dakar yang dibahas dalam video dibanderol sekitar Rp670 juta. Sementara Jetour T2 disebut berada di bawah Rp600 juta. Selisih harga tersebut membuat T2 menjadi alternatif menarik bagi konsumen yang menginginkan SUV dengan tampilan gagah tetapi tidak ingin mengeluarkan dana sebesar SUV ladder frame.
Baca Juga: Polres Blitar Kota Gandeng Jawa Pos Radar Blitar Bekali Bhabinkamtibmas Ketrampilan Foto dan Video
Jetour T2 Lebih Modern dan Nyaman
Dari sisi eksterior, Jetour T2 memiliki dimensi yang disebut lebih lebar dan lebih tinggi dibanding Pajero Sport. Ground clearance-nya juga sedikit lebih tinggi, meski perbedaan tersebut tidak terlalu terasa ketika kedua mobil disandingkan.
Desain T2 terlihat lebih modern dengan tampilan kotak dan lampu belakang yang menjadi salah satu cirinya. Bagian belakang menggunakan pintu model samping karena ban serep ditempatkan di bagian luar.
Sementara Pajero Sport memiliki desain yang sudah bertahan cukup lama. Model tersebut disebut telah mengalami facelift, tetapi sejumlah bagian interior masih terasa berasal dari generasi sebelumnya.
Perbedaan paling terasa justru ketika masuk ke kabin. Interior Jetour T2 dinilai lebih modern dengan kualitas material dan desain yang memberikan kesan lebih premium. Fitur yang tersedia juga lebih banyak.
Jetour T2 memiliki panoramic sunroof, kamera 540 derajat, ADAS hingga level 2, audio Sony 12 speaker, wireless charging, ventilated seat, serta berbagai mode berkendara.
Kamera 540 derajat juga menjadi salah satu fitur yang menarik karena memberikan pandangan lebih luas ketika mobil digunakan untuk parkir maupun menghadapi medan tertentu.
Di sisi lain, Pajero Sport Dakar lebih sederhana. Head unit dan desain interiornya dinilai sudah tertinggal dibandingkan T2. Namun, Pajero Sport tetap memiliki beberapa fitur yang praktis seperti AC baris belakang dengan pengaturan tersendiri serta inverter di bagian belakang.
Performa Berbeda Karakter
Jetour T2 menggunakan mesin bensin 2.000 cc turbo yang dipadukan dengan transmisi dual clutch. Mesin tersebut mampu membawa bodi besar T2 dari 0-100 km/jam dalam sekitar 9 detik berdasarkan pengujian dalam video.
Karakter mesinnya terasa responsif terutama pada putaran bawah dan tetap linear ketika tenaga terus meningkat. Namun, konsumsi bahan bakarnya bukan menjadi keunggulan utama.
Saat perjalanan Jakarta-Klaten, konsumsi yang diperoleh sekitar 11,3-11,4 km/liter. Untuk penggunaan dalam kota, angkanya berada di kisaran 1:7 hingga 1:8. Keuntungannya, mesin tersebut masih dapat menggunakan bahan bakar RON 92.
Pajero Sport Dakar menggunakan mesin diesel 4N15 yang disebut sudah terbukti selama lebih dari satu dekade. Karakternya berbeda karena lebih mengandalkan torsi besar dan putaran mesin rendah.
Baca Juga: Hari Baik Membangun Rumah Menurut Jawa, Hitung Neptu Suami Istri dan Hari
Untuk konsumsi bahan bakar, Pajero Sport lebih unggul. Namun, biaya bahan bakar juga bergantung pada jenis solar yang digunakan.
Dari sisi kenyamanan dan handling di jalan raya, Jetour T2 mendapatkan penilaian lebih tinggi. Sasis monokok dan penyetelan suspensinya membuat mobil terasa stabil ketika bermanuver sekaligus tetap nyaman melewati jalan rusak.
Pajero Sport justru lebih terasa seperti SUV ladder frame. Suspensinya nyaman pada kecepatan rendah dan cocok untuk medan offroad, tetapi ketika melaju kencang di jalan tol, bodinya terasa lebih banyak mengayun.
Untuk kemampuan offroad, Pajero Sport tetap memiliki keunggulan dari rancangan dasarnya. Mesin 4N15 menggunakan konfigurasi longitudinal dan memiliki kemampuan water wading hingga 800 mm. Namun, unit yang diuji merupakan varian 4x2 sehingga kemampuan offroad-nya tidak sepenuhnya mewakili versi 4x4.
Pada akhirnya, perbandingan Jetour T2 vs Pajero Sport menunjukkan bahwa T2 lebih unggul untuk penggunaan harian dan perjalanan on-road. Fitur modern, interior, kenyamanan, handling, dan performanya menjadi nilai jual utama.
Pajero Sport tetap lebih cocok bagi konsumen yang membutuhkan karakter ladder frame, konfigurasi tujuh penumpang, jaringan dealer yang lebih luas, serta kemampuan dasar kendaraan yang dirancang untuk medan berat.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Ridwan Hanif