Pajero Sport Hybrid Belum Jadi Andalan, Jetour T2 Justru Tawarkan Teknologi PHEV

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Minggu, 13 September 2026 | 18:30 WIB
Pajero Sport Hybrid tidak dibahas sebagai model baru. Transkrip justru menyoroti Jetour T2 PHEV dan perbandingannya dengan Pajero Sport diesel.(Pinterest)
Pajero Sport Hybrid tidak dibahas sebagai model baru. Transkrip justru menyoroti Jetour T2 PHEV dan perbandingannya dengan Pajero Sport diesel.(Pinterest)

JAKARTA - Istilah Pajero Sport Hybrid belum menjadi pembahasan utama dalam transkrip perbandingan Mitsubishi Pajero Sport dan Jetour T2. Justru teknologi elektrifikasi yang disebut dalam video berasal dari Jetour T2 versi PHEV atau plug-in hybrid electric vehicle.

Dalam perbandingan tersebut, Mitsubishi Pajero Sport Dakar masih menggunakan mesin diesel 4N15. Sementara Jetour T2 yang diuji memakai mesin bensin 2.0 liter turbo. Keduanya memiliki karakter berbeda, baik dari sisi mesin, kenyamanan, fitur, maupun kemampuan berkendara.

Pembahasan mengenai teknologi hybrid muncul ketika presenter menjelaskan bahwa Jetour T2 bukan versi tertinggi dari keluarga tersebut. Di luar Indonesia disebut terdapat varian PHEV yang bisa diisi daya dan diklaim mampu berjalan hingga 160 kilometer tanpa menggunakan bensin.

Baca Juga: Polres Blitar Kota Gandeng Jawa Pos Radar Blitar Bekali Bhabinkamtibmas Ketrampilan Foto dan Video

Jetour T2 PHEV Disebut Lebih Bertenaga

Menurut informasi dalam video, varian Jetour T2 PHEV sempat dikaitkan dengan harga sekitar Rp838 juta. Angka tersebut disebut lebih mahal sekitar Rp200 juta dibandingkan versi 2.0 bensin.

Perbedaan harga itu menjadi pertimbangan tersendiri. Presenter menilai selisih tersebut secara matematis dapat digunakan untuk kebutuhan bahan bakar, pajak tahunan, servis, dan biaya kepemilikan lainnya.

Namun, keunggulan varian PHEV disebut berada pada performanya. Teknologi plug-in hybrid membuat versi tersebut diklaim memiliki tenaga jauh lebih besar dibandingkan T2 bermesin bensin yang digunakan dalam pengujian.

Meski demikian, pembahasan itu tidak menyebut adanya Pajero Sport Hybrid sebagai model yang sedang diuji. Pajero Sport dalam video tetap menggunakan mesin diesel 4N15 yang telah digunakan Mitsubishi selama lebih dari 10 tahun.

Mesin tersebut memiliki konstruksi longitudinal dan berbagi platform dengan Mitsubishi Triton. Pendekatan ini berbeda dari Jetour T2 yang menggunakan mesin transversal serta sasis monokok.

Pajero Sport Unggul di Karakter Offroad

Pajero Sport Dakar yang diuji dibanderol sekitar Rp670 juta. Varian Ultimate berada di atasnya dengan tambahan sejumlah fitur seperti kamera 360 derajat, adaptive cruise control, perbedaan warna interior, dan sunroof.

Salah satu keunggulan utama Pajero Sport adalah konstruksi ladder frame. Desain tersebut membuat posisi bodi terlihat lebih tinggi meskipun ground clearance-nya disebut hanya berbeda sekitar 2 milimeter dari Jetour T2.

Kemampuan untuk medan berat juga menjadi salah satu kekuatan Pajero Sport. Mesin 4N15 memiliki sistem intake yang dirancang untuk memudahkan pemasangan snorkel. Dalam video, kemampuan water wading disebut mencapai 800 milimeter.

Namun, unit yang diuji merupakan Pajero Sport 4x2. Presenter menilai karakter offroad sebenarnya baru lebih terasa apabila menggunakan varian 4x4 dengan sistem part-time four-wheel drive dan low gear.

Untuk performa jalan raya, Jetour T2 justru mencatat hasil lebih cepat. Pengujian dalam video menghasilkan waktu 0-100 kilometer per jam sekitar 9 detik. Pajero Sport mencatat 10,97 detik.

Baca Juga: Hari Baik Membangun Rumah Menurut Jawa, Hitung Neptu Suami Istri dan Hari

Presenter memberikan nilai 8,5 untuk performa mesin Jetour T2 dan 8 untuk Pajero Sport. Sementara konsumsi bahan bakar mendapat nilai 6 untuk Jetour dan 8 untuk Pajero Sport.

Dari sisi fitur dan keselamatan, Jetour T2 dinilai lebih unggul. Mobil ini memiliki kamera 360 derajat, kamera 540 derajat, TPMS, ADAS Level 2, Apple CarPlay, Android Auto, audio Sony 12 speaker, ventilated seat, panoramic sunroof, serta berbagai mode berkendara.

Pajero Sport tetap memiliki keunggulan praktis berupa kapasitas tujuh penumpang, AC hingga baris ketiga, kursi belakang yang dapat dilipat rata, dan inverter 240 volt dengan daya maksimal 150 watt.

Pada akhirnya, video tersebut menempatkan Jetour T2 sebagai pilihan yang lebih unggul untuk penggunaan dalam kota, perjalanan jalan raya, dan offroad ringan. Pajero Sport lebih relevan bagi konsumen yang membutuhkan tujuh kursi, jaringan dealer yang lebih luas, serta karakter kendaraan ladder frame untuk medan lebih berat.

Karena itu, bila fokus pencarian adalah Pajero Sport Hybrid, perlu dicatat bahwa transkrip ini belum memberikan informasi yang cukup untuk menyebut Pajero Sport telah memiliki varian hybrid. Informasi elektrifikasi yang dibahas justru mengarah pada Jetour T2 PHEV.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Ridwan Hanif
Pajero Sport Hybrid Jetour T2 Jetour T2 PHEV Pajero Sport Diesel Mitsubishi Pajero Sport