KARAWANG - Motor listrik kembali digunakan untuk perjalanan jarak jauh bersama rombongan. Dalam perjalanan kali ini, rombongan melanjutkan rute dari tempat persinggahan menuju PLN Karawang sebelum kembali melaju ke sejumlah wilayah di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Perjalanan diwarnai beragam situasi, mulai dari baterai, kondisi jalan, navigasi yang membingungkan, hingga tantangan melintasi jalan berlubang saat malam.
Perjalanan dimulai pada pagi hari setelah rombongan bersiap meninggalkan tempat menginap. Salah satu pengendara sempat mengecek kondisi motor sebelum berangkat. Baterai yang sebelumnya tersisa 64 persen kemudian diisi hingga mencapai 100 persen.
Setelah proses pengisian selesai, rombongan melakukan check out dan kembali melanjutkan perjalanan.
Motor Listrik Kembali Masuk Pantura
Tujuan awal perjalanan adalah PLN Karawang. Rombongan harus berpisah dengan salah satu anggota karena Asad memiliki agenda lain dan direncanakan menyusul kemudian. Sementara itu, anggota rombongan lainnya diarahkan menuju titik kumpul di PLN Karawang.
Baca Juga: Warung Nasi Bantingan Pak Is di Tengah Maraknya Kafe Modern, Menu Sederhana Rp7 Ribu Tetap Diburu
Perjalanan menuju lokasi tersebut kembali membawa rombongan melewati jalur Pantura. Setelah keluar dari kawasan perkotaan, suasana perjalanan berubah dengan sejumlah ruas jalan yang harus dilewati secara bergantian.
Kebersamaan menjadi bagian penting dalam perjalanan. Para pengendara motor listrik terus bergerak dari satu kota menuju kota berikutnya sambil menghadapi kondisi jalan yang berubah-ubah.
Setibanya di PLN Karawang, rombongan kembali berkumpul sebelum melanjutkan perjalanan. Dari percakapan selama perjalanan, rute berikutnya mengarah ke sejumlah wilayah lain, termasuk Pleret dan Bantul.
Navigasi Jadi Tantangan
Salah satu bagian yang cukup menyita perhatian terjadi ketika rombongan memasuki kawasan Karawang. Petunjuk arah dari aplikasi navigasi membuat pengendara harus beberapa kali memastikan kembali jalur yang benar.
Baca Juga: Ibu-Anak Sempat Terjebak Kobaran Api, Kebakaran Rumah di Blitar Diduga akibat Korsleting Listrik
Sejumlah ruas jalan memiliki percabangan dan jalan kecil yang membuat perjalanan terasa seperti melewati labirin. Pengendara beberapa kali mempertanyakan arah yang ditunjukkan aplikasi sebelum akhirnya memilih jalur yang dianggap lebih aman.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa perjalanan menggunakan motor listrik tidak hanya berkaitan dengan daya baterai dan lokasi pengisian. Rute yang dilewati juga menjadi faktor penting, terutama ketika rombongan memasuki jalan kecil yang kurang familiar.
Setelah berhasil keluar dari kawasan tersebut, perjalanan kembali dilanjutkan menuju titik berikutnya.
Jalan Berlubang hingga Tantangan Hujan
Setelah melewati Karawang, rombongan kembali menghadapi kondisi jalan yang berbeda. Salah satu ruas yang dilalui memiliki lubang cukup besar. Kondisi jalan menjadi lebih sulit ketika perjalanan dilakukan dalam kondisi hujan atau minim penerangan.
Pengendara mengingatkan pentingnya lampu yang terang karena lubang di jalan sulit terlihat ketika permukaan tertutup air. Kondisi tersebut membuat pengendara harus lebih berhati-hati agar tidak salah memperkirakan kedalaman lubang.
Dalam percakapan rombongan, jalur menuju wilayah Pleret dan Bantul juga disebut memiliki sejumlah ruas yang perlu diwaspadai. Motor listrik tetap digunakan untuk melanjutkan perjalanan meski kondisi jalan tidak selalu ideal.
Perjalanan ini memperlihatkan sisi lain touring menggunakan motor listrik. Selain menentukan titik pengisian baterai, pengendara juga harus mempertimbangkan kondisi jalan, cuaca, penerangan, serta kemampuan mengikuti rute.
Meski menghadapi berbagai kendala, rombongan tetap melanjutkan perjalanan bersama. Dari Karawang, mereka terus bergerak menuju kota-kota berikutnya sambil menjaga komunikasi antarpengendara.
Bagi rombongan tersebut, perjalanan menggunakan motor listrik bukan sekadar mencapai tujuan. Setiap kilometer menjadi bagian dari pengalaman perjalanan bersama, termasuk ketika harus menghadapi jalan yang rusak, hujan, hingga kesalahan membaca navigasi.
Setelah kembali melewati jalur Pantura, perjalanan pun diteruskan menuju rute berikutnya. Motor listrik menjadi kendaraan sekaligus bagian dari perjalanan panjang yang mempertemukan berbagai kondisi jalan dan suasana sepanjang perjalanan.
Editor : Maylanni Diana Fitri