JAKARTA - Fast charging Polytron Fox 20 ampere diuji langsung untuk mengisi baterai motor listrik Polytron Fox S. Hasilnya, baterai yang semula berada di level 57 persen berhasil terisi penuh dalam waktu sekitar 32 menit menggunakan charger adjustable dengan arus maksimal 20 ampere.
Pengujian tersebut menjadi gambaran bagi pengguna Polytron Fox yang membutuhkan proses pengisian lebih cepat, terutama untuk penggunaan harian, touring, maupun aktivitas ojek online. Charger 20 ampere yang diuji memiliki kemampuan mengatur arus sesuai kapasitas listrik di lokasi pengisian.
Dalam pengujian, arus charger sengaja diatur pada posisi maksimal 20 ampere. Dari baterai 57 persen, pengisian hingga 100 persen membutuhkan waktu 32 menit 18 detik. Artinya, sekitar 43 persen kapasitas baterai berhasil ditambahkan dalam waktu kurang dari 35 menit.
Charger 20 Ampere Bisa Disesuaikan
Salah satu fitur utama charger tersebut adalah adjustable. Arus pengisian dapat diatur mulai dari 1 ampere hingga 20 ampere sehingga pengguna tidak harus selalu menggunakan daya maksimal.
Baca Juga: Wanti-wanti Kontraktor Harus Sesuai Spesifikasi, Proyek Kantor Kejari Kabupaten Blitar Mulai Pasang
Fitur ini menjadi pembeda dibandingkan charger 30 ampere yang juga diperkenalkan dalam video. Charger 30 ampere disebut tidak memiliki pengaturan arus. Ketika digunakan, perangkat langsung bekerja pada kapasitas 30 ampere.
Kemampuan menyesuaikan arus membuat charger 20 ampere lebih fleksibel untuk digunakan di rumah dengan daya listrik yang terbatas. Dalam video dicontohkan rumah dengan daya 1.300 VA yang dapat mengatur ampere agar beban listrik tidak terlalu besar ketika terdapat perangkat lain yang sedang digunakan.
Charger tersebut juga dilengkapi kipas untuk membantu menjaga suhu perangkat selama proses pengisian.
Perbedaan Waktu Pengisian 20 Ampere dan 30 Ampere
Berdasarkan informasi dalam video, charger 20 ampere diperkirakan mampu mengisi Polytron Fox S dari 0 hingga 100 persen dalam sekitar 1 jam 20 menit. Sementara Polytron Fox R dan Fox 500 membutuhkan waktu sekitar dua jam.
Baca Juga: KUR BNI 2026 Tanpa Jaminan? Ini Syarat, Bunga, dan Cara Pengajuannya
Adapun charger 30 ampere diklaim lebih cepat. Polytron Fox S disebut dapat terisi penuh dari 0 persen dalam sekitar 40 menit, sedangkan Fox R dan Fox 500 membutuhkan waktu sekitar 1 jam 20 menit.
Namun, durasi tersebut merupakan perkiraan dari kondisi baterai kosong. Dalam penggunaan sehari-hari, pengguna umumnya melakukan pengisian ketika baterai masih tersisa.
Charger 30 ampere memiliki ukuran lebih besar dan menggunakan dua kipas untuk membantu pendinginan. Perangkat tersebut lebih diarahkan untuk kebutuhan pengisian berdaya besar, termasuk ketika touring atau mengisi baterai di SPLU.
Harga Mulai Rp1,8 Juta
Dalam video, charger 20 ampere adjustable ditawarkan dengan harga Rp1,8 juta. Sementara versi 30 ampere dibanderol Rp2,5 juta. Keduanya disebut memiliki garansi selama satu tahun dan kompatibel dengan konektor pada Polytron Fox S, Fox R, serta Fox 500.
Perbedaan fungsi membuat pengguna dapat menyesuaikan pilihan dengan kebutuhan. Charger 20 ampere menawarkan fleksibilitas karena arusnya dapat diatur, sedangkan charger 30 ampere ditujukan untuk kebutuhan pengisian yang lebih cepat dengan daya listrik yang memadai.
Hasil pengujian 57 persen ke 100 persen dalam 32 menit menunjukkan kemampuan fast charging Polytron Fox 20 ampere ketika digunakan pada pengaturan maksimal. Bagi pengguna yang membutuhkan waktu pengisian lebih singkat, angka tersebut menjadi gambaran performa charger dalam kondisi pengujian tersebut.
Editor : Maylanni Diana Fitri