Indomobil E-Motor QT Jadi Penantang Motor Listrik Sewa Baterai, Harga Mulai Rp15 Juta

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 14:45 WIB
Indomobil E-Motor QT dibanderol sekitar Rp15 juta tanpa sewa baterai. Simak spesifikasi, fitur, dan jarak tempuhnya.(gemini AI)
Indomobil E-Motor QT dibanderol sekitar Rp15 juta tanpa sewa baterai. Simak spesifikasi, fitur, dan jarak tempuhnya.(gemini AI)

JAKARTA - Indomobil E-Motor QT hadir meramaikan pasar motor listrik Indonesia dengan menawarkan konsep kepemilikan baterai tanpa biaya langganan bulanan. Skuter listrik yang dibanderol sekitar Rp15 juta setelah subsidi pemerintah ini mengusung desain retro, motor penggerak 2.000 watt, serta fitur modern seperti NFC keyless. Bagi konsumen yang membutuhkan jarak tempuh lebih jauh, tersedia QT Pro dengan dua baterai dan klaim daya jelajah hingga 135 kilometer. Namun, harga terjangkau bukan satu-satunya pertimbangan karena konsumen tetap perlu memperhatikan garansi, ketahanan baterai, dan ketersediaan layanan servis.

Salah satu kendala yang membuat calon konsumen mempertimbangkan kembali pembelian motor listrik adalah sistem sewa baterai. Skema berlangganan memang dapat memberikan perlindungan tertentu terhadap risiko kerusakan baterai, tetapi juga menimbulkan kewajiban pembayaran rutin.

Indomobil E-Motor mencoba menawarkan pilihan berbeda melalui QT dan QT Pro. Dalam skema pembelian langsung, baterai termasuk dalam kendaraan yang dibeli sehingga pemilik tidak perlu membayar sewa baterai setiap bulan. Model ini berpotensi menarik bagi konsumen yang menginginkan kepastian kepemilikan sejak awal.

Harga Indomobil E-Motor QT Mulai Rp15 Juta

Berdasarkan informasi dalam video, harga Indomobil E-Motor QT standar berada di kisaran Rp15 juta setelah subsidi pemerintah sebesar Rp7 juta. Konsumen perlu memastikan kembali harga terbaru, ketersediaan unit, dan persyaratan subsidi melalui dealer resmi karena ketentuan program dapat berubah.

Baca Juga: Flora Wisata Santerra Delaponte, Sekali Datang Bisa Coba Taman Bunga hingga Wahana Ekstrem

Konsep beli putus membuat konsumen tidak terikat kontrak sewa baterai bulanan. Berbeda dengan skema berlangganan, pemilik dapat merencanakan pengeluaran tanpa perlu menyediakan anggaran khusus untuk pembayaran sewa baterai setiap bulan.

Meski demikian, kepemilikan baterai bukan berarti seluruh risiko biaya hilang. Kerusakan yang tidak masuk dalam cakupan garansi tetap berpotensi menimbulkan biaya perbaikan atau penggantian. Karena itu, informasi mengenai masa garansi dan prosedur klaim perlu diperiksa sebelum transaksi.

Tampil Retro dengan Fitur Kekinian

Dari segi desain, Indomobil E-Motor QT tampil dengan gaya retro futuristik. Bodi membulat dan lampu utama berbentuk lingkaran dengan cincin DRL memberikan karakter berbeda dibandingkan motor listrik berdesain tajam.

Motor ini memakai pelek berukuran 12 inci dengan ban berprofil tebal. Dek kaki rata menjadi salah satu fitur praktis untuk membawa barang belanjaan atau tas. Kendati demikian, calon pengguna sebaiknya mencoba posisi duduk dan ruang kaki secara langsung untuk memastikan kenyamanannya.

Fitur NFC keyless memungkinkan motor dioperasikan menggunakan kartu atau perangkat NFC yang kompatibel. Panel instrumen digital menampilkan informasi berkendara, termasuk kecepatan, indikator baterai, dan odometer.

Pada varian QT Pro, tersedia hill start assist yang membantu menahan motor agar tidak mudah mundur ketika berhenti di tanjakan. Fitur mode mundur juga mempermudah manuver saat parkir di ruang terbatas.

Untuk menunjang aktivitas sehari-hari, tersedia ruang penyimpanan di bawah jok dan kompartemen depan. Port USB turut disematkan agar pengguna dapat mengisi daya perangkat elektronik selama perjalanan.

Spesifikasi Baterai dan Kecepatan Maksimal

Indomobil E-Motor QT standar menggunakan motor listrik berdaya 2.000 watt atau 2 kW. Kecepatan maksimalnya diklaim mencapai 60 kilometer per jam, sedangkan QT Pro disebut mampu mencapai 70 kilometer per jam.

Perbedaan utama kedua varian terletak pada kapasitas baterai dan jarak tempuh. QT standar dibekali baterai lithium sekitar 1,44 kWh dengan klaim jarak hingga 70 kilometer dalam sekali pengisian. Sementara itu, QT Pro menggunakan dua baterai dengan kapasitas gabungan sekitar 2,88 kWh dan klaim jarak tempuh mencapai 135 kilometer.

Angka tersebut merupakan klaim yang disampaikan dalam video, bukan jaminan jarak tempuh dalam semua kondisi. Penggunaan nyata dapat menghasilkan jarak berbeda karena dipengaruhi bobot pengendara, kondisi jalan, kecepatan, beban bawaan, dan pola akselerasi.

Dengan perbedaan tersebut, QT standar dapat dipertimbangkan untuk perjalanan harian yang relatif pendek. QT Pro lebih relevan bagi pengguna yang membutuhkan daya jelajah lebih panjang, meski harga dan biaya pengisian daya tetap perlu diperhitungkan.

Apakah Biaya Operasionalnya Lebih Murah?

Video tersebut memperkirakan biaya listrik untuk menempuh jarak sekitar 70 kilometer berada pada kisaran Rp2.000–Rp3.000. Jika sesuai kondisi pemakaian, biaya energi ini berpotensi lebih rendah dibandingkan pembelian bensin untuk jarak serupa.

Namun, perbandingan biaya perlu memasukkan faktor lain, seperti perawatan berkala, penggantian ban, komponen pengereman, dan kemungkinan perbaikan baterai. Konsumen juga perlu mengetahui masa garansi baterai dan motor penggerak sebelum memutuskan pembelian.

Dukungan jaringan dealer dan bengkel Indomobil Group menjadi aspek lain yang patut diperiksa. Pastikan lokasi servis mudah dijangkau dan tanyakan ketersediaan suku cadang maupun teknisi yang menangani kendaraan listrik.

Indomobil E-Motor QT menawarkan alternatif bagi konsumen yang menginginkan motor listrik dengan baterai milik sendiri. Sebelum membeli, sesuaikan pilihan varian dengan jarak tempuh harian, uji kenyamanan berkendara, dan pastikan layanan purnajual tersedia di wilayah tempat tinggal.

Editor : Maylanni Diana Fitri
harga motor listrik motor listrik Indomobil QT Pro Indomobil E-Motor QT motor listrik tanpa sewa baterai