8 Motor Listrik Subsidi 2026, Harga Diklaim Mulai Rp9 Jutaan, Mana Paling Menarik?

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 15:55 WIB
Motor listrik subsidi diklaim mulai Rp9,95 juta. Simak daftar 8 model, spesifikasi, dan harga yang perlu diverifikasi.(gemini AI)
Motor listrik subsidi diklaim mulai Rp9,95 juta. Simak daftar 8 model, spesifikasi, dan harga yang perlu diverifikasi.(gemini AI)

JAKARTA - Motor listrik subsidi kembali menjadi perhatian bagi masyarakat yang ingin beralih dari kendaraan berbahan bakar bensin ke kendaraan listrik dengan biaya pembelian lebih terjangkau. Dalam daftar yang dibahas, terdapat delapan model dari berbagai merek dengan harga setelah potongan yang diklaim mulai Rp9,95 juta. Pilihannya meliputi Gesits G1, United T1800, Viar Q1, Selis Tempur, Smart S, Volta 401, Polytron PV 30 M1, dan Rakata S9.

Setiap model menawarkan karakteristik berbeda, mulai dari desain menyerupai skuter klasik hingga motor listrik dengan tampilan modern. Kapasitas baterai, daya motor, kecepatan maksimum, serta jarak tempuh juga menjadi pertimbangan penting sebelum membeli.

Meski demikian, angka harga setelah subsidi dalam daftar tersebut perlu diperiksa kembali. Ketersediaan program bantuan pemerintah, persyaratan penerima, dan kelayakan setiap model dapat berubah sehingga calon pembeli sebaiknya memastikan informasi terbaru melalui sumber resmi.

1. Volta 401, Harga Diklaim Rp9,95 Juta

Volta 401 menjadi salah satu pilihan dengan harga setelah subsidi paling rendah dalam daftar. Motor listrik ini disebut memiliki banderol awal Rp16,95 juta dan harga setelah potongan Rp9,95 juta.

Baca Juga: Lembah Indah Malang, Glamping di Tengah Lembah dengan Kabut dan Petik Stroberi

Dari sisi spesifikasi, Volta 401 menggunakan motor listrik berdaya 1.500 watt dengan baterai lithium berkapasitas 60 volt 20 Ah. Kecepatan maksimumnya diklaim mencapai 55 kilometer per jam, sedangkan jarak tempuhnya sekitar 55 kilometer.

Spesifikasi tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pengguna yang membutuhkan kendaraan untuk perjalanan harian jarak pendek. Namun, jarak tempuh aktual tetap bergantung pada kondisi jalan, beban pengendara, dan gaya berkendara.

2. Rakata S9, Pilihan dengan Daya 800 Watt

Rakata S9 ditawarkan dengan harga awal Rp17 juta dan harga setelah subsidi yang disebut mencapai Rp10 juta. Motor ini menggunakan penggerak berdaya 800 watt serta baterai 60 volt 20 Ah.

Kecepatan maksimum yang disebutkan mencapai 49 kilometer per jam. Dengan spesifikasi tersebut, calon pengguna dapat mempertimbangkannya untuk mobilitas sehari-hari sesuai kebutuhan dan kondisi perjalanan.

Sebelum membeli, penting untuk mengecek kapasitas baterai, ketersediaan suku cadang, serta layanan purnajual di wilayah masing-masing.

3. Selis Tempur, Dibanderol Rp11,5 Juta Setelah Potongan

Selis Tempur memiliki harga awal yang disebut Rp18,5 juta. Setelah potongan subsidi, harganya diklaim turun menjadi Rp11,5 juta.

Motor listrik ini menggunakan baterai lithium-ion 64 volt. Kecepatan maksimum dan jarak tempuhnya masing-masing diklaim mencapai 60 kilometer per jam dan 60 kilometer.

Selain spesifikasi teknis, Selis Tempur juga disebut tersedia dalam beberapa pilihan warna. Faktor desain dan kenyamanan dapat menjadi pertimbangan tambahan saat menentukan kendaraan.

4. Smart S Mengusung Desain Skuter Klasik

Smart S hadir dengan tampilan yang menyerupai skuter bergaya klasik. Dalam daftar tersebut, harga awalnya disebut Rp19,9 juta, sedangkan harga setelah subsidi diklaim menjadi Rp12,9 juta.

Model ini juga disebut menggunakan sistem baterai yang dapat ditukar. Fitur tersebut berpotensi memudahkan pengguna apabila didukung jaringan penukaran baterai yang tersedia dan mudah dijangkau.

Namun, informasi mengenai daya motor, kapasitas baterai, kecepatan, serta jarak tempuh Smart S belum dijelaskan secara lengkap dalam materi yang dibahas.

5. Viar Q1, Jarak Tempuh Diklaim Lebih dari 100 Kilometer

Viar Q1 disebut memiliki harga awal Rp21,52 juta dan harga setelah potongan Rp14,52 juta. Kecepatan maksimumnya diklaim mencapai 60 kilometer per jam.

Jarak tempuhnya disebut sekitar 60 kilometer dengan satu baterai dan dapat melampaui 100 kilometer menggunakan dua baterai. Waktu pengisian daya diperkirakan empat hingga lima jam.

Perbedaan konfigurasi baterai tersebut perlu diperhatikan karena berpengaruh terhadap jarak perjalanan dan kebutuhan pengisian daya.

6. Gesits G1, Punya Tiga Mode Berkendara

Gesits G1 disebut dibanderol Rp28,97 juta sebelum subsidi dan Rp21,97 juta setelah potongan. Model ini menggunakan dua baterai dengan klaim jarak tempuh hingga 100 kilometer.

Tiga mode berkendara yang disebut tersedia adalah Eco, Urban, dan Performance. Pengguna dapat menyesuaikan karakter pengendaraan berdasarkan kebutuhan, meskipun dampaknya terhadap jarak tempuh perlu diperiksa melalui spesifikasi resmi.

7. United T1800, Kecepatan Diklaim 70 Km per Jam

United T1800 masuk dalam daftar dengan harga awal Rp30,5 juta dan harga setelah subsidi Rp23,5 juta. Motor ini disebut memiliki daya 1.800 watt dan kecepatan maksimum hingga 70 kilometer per jam.

Baterainya berkapasitas 60 volt 28 Ah dengan teknologi lithium-ion. Model ini juga disebut dilengkapi panel digital dan fitur pemutus energi.

8. Polytron PV 30 M1, Jarak Tempuh Diklaim 100 Kilometer

Polytron PV 30 M1 menggunakan motor berdaya 3.000 watt dan baterai terintegrasi berkapasitas 60 volt 28 Ah. Jarak tempuhnya diklaim mencapai 100 kilometer, dengan kecepatan maksimum sekitar 60 kilometer per jam.

Harga awalnya disebut Rp20,5 juta dan harga setelah subsidi Rp13,5 juta. Spesifikasi baterai serta jarak tempuh menjadi poin yang layak dibandingkan dengan kebutuhan perjalanan pengguna.

Pastikan Program Subsidi Masih Berlaku

Delapan motor listrik tersebut menawarkan rentang harga dan spesifikasi yang berbeda. Namun, harga setelah subsidi dalam daftar ini belum dapat dianggap sebagai harga resmi yang berlaku saat ini.

Calon pembeli sebaiknya memeriksa status program bantuan pemerintah, persyaratan penerima, model yang memenuhi ketentuan, serta harga terbaru melalui kanal resmi pemerintah atau dealer. Dengan begitu, keputusan pembelian dapat didasarkan pada informasi yang terverifikasi, bukan hanya perkiraan potongan harga.

Editor : Maylanni Diana Fitri
motor listrik subsidi Gesits G1 Polytron PV 30 M1 Volta 401 kendaraan listrik