JAKARTA - Motor listrik subsidi menjadi salah satu opsi bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan harian dengan biaya operasional berbeda dari motor bensin. Dalam sebuah daftar yang beredar, delapan model motor listrik disebut memiliki harga setelah subsidi mulai Rp9,95 juta. Model tersebut berasal dari merek Volta, Rakata, Selis, Smart, Viar, Gesits, United, dan Polytron.
Perbedaan harga membuat calon pembeli perlu membandingkan spesifikasi sebelum menentukan pilihan. Ada motor listrik dengan daya 800 watt, ada pula yang menggunakan penggerak hingga 3.000 watt. Klaim jarak tempuhnya juga bervariasi, mulai sekitar 55 kilometer hingga 100 kilometer atau lebih, tergantung model dan konfigurasi baterai.
Namun, harga setelah subsidi yang tercantum dalam daftar tersebut belum tentu mencerminkan harga jual terkini. Status bantuan pemerintah, syarat penerima, dan model yang memenuhi ketentuan perlu dipastikan melalui informasi resmi sebelum transaksi.
Volta 401 dan Rakata S9, Harga Diklaim Mulai Rp9 Jutaan
Volta 401 menempati posisi dengan harga setelah potongan paling rendah dalam daftar. Harga awalnya disebut Rp16,95 juta, sedangkan harga setelah subsidi diklaim menjadi Rp9,95 juta.
Baca Juga: Lembah Indah Malang, Glamping Sejuk dengan Smart TV hingga Sarapan
Motor ini menggunakan penggerak 1.500 watt dengan baterai lithium 60 volt 20 Ah. Kecepatan maksimum yang disebutkan mencapai 55 kilometer per jam, sementara jarak tempuhnya diklaim sekitar 55 kilometer.
Pilihan berikutnya adalah Rakata S9. Motor listrik ini disebut memiliki harga awal Rp17 juta dan harga setelah subsidi Rp10 juta. Spesifikasinya mencakup motor berdaya 800 watt dan baterai 60 volt 20 Ah. Kecepatan maksimumnya diklaim mencapai 49 kilometer per jam.
Kedua model tersebut bisa masuk pertimbangan pengguna yang memprioritaskan harga pembelian. Meski begitu, calon konsumen tetap perlu menghitung kebutuhan perjalanan, daya tahan baterai, biaya penggantian komponen, dan kemudahan servis.
Selis Tempur dan Smart S Tawarkan Karakter Berbeda
Selis Tempur disebut memiliki harga sebelum subsidi Rp18,5 juta dan harga setelah potongan Rp11,5 juta. Motor ini memakai baterai lithium-ion 64 volt serta diklaim mampu melaju hingga 60 kilometer per jam dengan jarak tempuh sekitar 60 kilometer.
Model ini juga disebut tersedia dalam sejumlah pilihan warna. Bagi calon pembeli, desain dan kenyamanan penggunaan sehari-hari dapat menjadi faktor tambahan selain spesifikasi teknis.
Sementara itu, Smart S tampil dengan desain yang menyerupai skuter klasik. Harganya disebut turun dari Rp19,9 juta menjadi Rp12,9 juta setelah subsidi. Salah satu hal yang disorot adalah sistem baterai tukar.
Sistem tersebut dapat memberikan kemudahan apabila tersedia fasilitas penukaran baterai yang mendukung penggunaan kendaraan. Akan tetapi, informasi mengenai daya motor, kapasitas baterai, dan jarak tempuh Smart S belum dijabarkan secara lengkap dalam daftar tersebut.
Viar Q1 dan Gesits G1, Perhatikan Konfigurasi Baterai
Viar Q1 disebut memiliki harga awal Rp21,52 juta dan harga setelah subsidi Rp14,52 juta. Kecepatan maksimumnya diklaim mencapai 60 kilometer per jam.
Jarak tempuh Viar Q1 disebut sekitar 60 kilometer dengan satu baterai dan dapat melampaui 100 kilometer dengan dua baterai. Pengisian daya diperkirakan memerlukan waktu empat hingga lima jam.
Gesits G1 berada pada rentang harga yang lebih tinggi. Harga awalnya disebut Rp28,97 juta, sedangkan harga setelah subsidi mencapai Rp21,97 juta. Model ini menggunakan dua baterai dengan klaim jarak tempuh hingga 100 kilometer.
Gesits G1 juga menawarkan tiga mode berkendara, yakni Eco, Urban, dan Performance. Fitur ini memberikan pilihan karakter berkendara sesuai kebutuhan, tetapi jarak tempuh aktual tetap dipengaruhi kondisi penggunaan.
United T1800 dan Polytron PV 30 M1 Punya Daya Lebih Besar
United T1800 disebut dijual dengan harga awal Rp30,5 juta dan harga setelah subsidi Rp23,5 juta. Motor ini menggunakan penggerak 1.800 watt serta baterai lithium-ion 60 volt 28 Ah. Kecepatan maksimumnya diklaim mencapai 70 kilometer per jam.
Fitur lain yang disebut tersedia adalah panel digital dan pemutus energi. Fitur tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan ketika calon pembeli membandingkan kelengkapan kendaraan.
Adapun Polytron PV 30 M1 menggunakan motor berdaya 3.000 watt dengan baterai terintegrasi 60 volt 28 Ah. Jarak tempuhnya diklaim mencapai 100 kilometer dan kecepatan maksimum sekitar 60 kilometer per jam.
Harga awal Polytron PV 30 M1 disebut Rp20,5 juta, sedangkan harga setelah subsidi diklaim menjadi Rp13,5 juta.
Jangan Hanya Berpatokan pada Harga Subsidi
Delapan model tersebut memiliki perbedaan dari segi harga, daya motor, kapasitas baterai, dan klaim jarak tempuh. Karena itu, pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan perjalanan, akses pengisian atau penukaran baterai, serta layanan purnajual.
Perlu diingat, angka subsidi dan harga akhir dalam daftar ini harus diverifikasi kembali. Sebelum membeli, pastikan program bantuan masih berlaku, model kendaraan memenuhi persyaratan, dan harga sudah dikonfirmasi kepada dealer atau melalui kanal resmi pemerintah.
- Motor listrik subsidi menjadi salah satu opsi bagi masyarakat yang ingin memiliki kendaraan harian dengan biaya operasional berbeda dari motor bensin. Dalam sebuah daftar yang beredar, delapan model motor listrik disebut memiliki harga setelah subsidi mulai Rp9,95 juta. Model tersebut berasal dari merek Volta, Rakata, Selis, Smart, Viar, Gesits, United, dan Polytron.
Perbedaan harga membuat calon pembeli perlu membandingkan spesifikasi sebelum menentukan pilihan. Ada motor listrik dengan daya 800 watt, ada pula yang menggunakan penggerak hingga 3.000 watt. Klaim jarak tempuhnya juga bervariasi, mulai sekitar 55 kilometer hingga 100 kilometer atau lebih, tergantung model dan konfigurasi baterai.
Namun, harga setelah subsidi yang tercantum dalam daftar tersebut belum tentu mencerminkan harga jual terkini. Status bantuan pemerintah, syarat penerima, dan model yang memenuhi ketentuan perlu dipastikan melalui informasi resmi sebelum transaksi.
Volta 401 dan Rakata S9, Harga Diklaim Mulai Rp9 Jutaan
Volta 401 menempati posisi dengan harga setelah potongan paling rendah dalam daftar. Harga awalnya disebut Rp16,95 juta, sedangkan harga setelah subsidi diklaim menjadi Rp9,95 juta.
Motor ini menggunakan penggerak 1.500 watt dengan baterai lithium 60 volt 20 Ah. Kecepatan maksimum yang disebutkan mencapai 55 kilometer per jam, sementara jarak tempuhnya diklaim sekitar 55 kilometer.
Pilihan berikutnya adalah Rakata S9. Motor listrik ini disebut memiliki harga awal Rp17 juta dan harga setelah subsidi Rp10 juta. Spesifikasinya mencakup motor berdaya 800 watt dan baterai 60 volt 20 Ah. Kecepatan maksimumnya diklaim mencapai 49 kilometer per jam.
Kedua model tersebut bisa masuk pertimbangan pengguna yang memprioritaskan harga pembelian. Meski begitu, calon konsumen tetap perlu menghitung kebutuhan perjalanan, daya tahan baterai, biaya penggantian komponen, dan kemudahan servis.
Selis Tempur dan Smart S Tawarkan Karakter Berbeda
Selis Tempur disebut memiliki harga sebelum subsidi Rp18,5 juta dan harga setelah potongan Rp11,5 juta. Motor ini memakai baterai lithium-ion 64 volt serta diklaim mampu melaju hingga 60 kilometer per jam dengan jarak tempuh sekitar 60 kilometer.
Model ini juga disebut tersedia dalam sejumlah pilihan warna. Bagi calon pembeli, desain dan kenyamanan penggunaan sehari-hari dapat menjadi faktor tambahan selain spesifikasi teknis.
Sementara itu, Smart S tampil dengan desain yang menyerupai skuter klasik. Harganya disebut turun dari Rp19,9 juta menjadi Rp12,9 juta setelah subsidi. Salah satu hal yang disorot adalah sistem baterai tukar.
Sistem tersebut dapat memberikan kemudahan apabila tersedia fasilitas penukaran baterai yang mendukung penggunaan kendaraan. Akan tetapi, informasi mengenai daya motor, kapasitas baterai, dan jarak tempuh Smart S belum dijabarkan secara lengkap dalam daftar tersebut.
Viar Q1 dan Gesits G1, Perhatikan Konfigurasi Baterai
Viar Q1 disebut memiliki harga awal Rp21,52 juta dan harga setelah subsidi Rp14,52 juta. Kecepatan maksimumnya diklaim mencapai 60 kilometer per jam.
Jarak tempuh Viar Q1 disebut sekitar 60 kilometer dengan satu baterai dan dapat melampaui 100 kilometer dengan dua baterai. Pengisian daya diperkirakan memerlukan waktu empat hingga lima jam.
Gesits G1 berada pada rentang harga yang lebih tinggi. Harga awalnya disebut Rp28,97 juta, sedangkan harga setelah subsidi mencapai Rp21,97 juta. Model ini menggunakan dua baterai dengan klaim jarak tempuh hingga 100 kilometer.
Gesits G1 juga menawarkan tiga mode berkendara, yakni Eco, Urban, dan Performance. Fitur ini memberikan pilihan karakter berkendara sesuai kebutuhan, tetapi jarak tempuh aktual tetap dipengaruhi kondisi penggunaan.
United T1800 dan Polytron PV 30 M1 Punya Daya Lebih Besar
United T1800 disebut dijual dengan harga awal Rp30,5 juta dan harga setelah subsidi Rp23,5 juta. Motor ini menggunakan penggerak 1.800 watt serta baterai lithium-ion 60 volt 28 Ah. Kecepatan maksimumnya diklaim mencapai 70 kilometer per jam.
Fitur lain yang disebut tersedia adalah panel digital dan pemutus energi. Fitur tersebut dapat menjadi bahan pertimbangan ketika calon pembeli membandingkan kelengkapan kendaraan.
Adapun Polytron PV 30 M1 menggunakan motor berdaya 3.000 watt dengan baterai terintegrasi 60 volt 28 Ah. Jarak tempuhnya diklaim mencapai 100 kilometer dan kecepatan maksimum sekitar 60 kilometer per jam.
Harga awal Polytron PV 30 M1 disebut Rp20,5 juta, sedangkan harga setelah subsidi diklaim menjadi Rp13,5 juta.
Jangan Hanya Berpatokan pada Harga Subsidi
Delapan model tersebut memiliki perbedaan dari segi harga, daya motor, kapasitas baterai, dan klaim jarak tempuh. Karena itu, pilihan terbaik bergantung pada kebutuhan perjalanan, akses pengisian atau penukaran baterai, serta layanan purnajual.
Perlu diingat, angka subsidi dan harga akhir dalam daftar ini harus diverifikasi kembali. Sebelum membeli, pastikan program bantuan masih berlaku, model kendaraan memenuhi persyaratan, dan harga sudah dikonfirmasi kepada dealer atau melalui kanal resmi pemerintah.
Editor : Maylanni Diana Fitri