KLATEN - e motor cycles Indomobil Tirano menjadi salah satu motor listrik yang menarik perhatian berkat desain bergaya adventure dan kelengkapan fitur modern. Dalam ulasan Ridwan Hanif, motor listrik ini diperkenalkan sebagai skuter yang menggabungkan tampilan tangguh, kepraktisan, serta performa khas kendaraan listrik.
Tirano memiliki desain yang mengingatkan pada skuter dual purpose. Bentuknya sekilas menghadirkan nuansa Yamaha X-Ride, dengan sentuhan gaya adventure yang juga mengingatkan pada Honda ADV, meski memiliki proporsi berbeda. Kehadiran pelindung bodi berbahan logam dan rak tambahan memperkuat karakter motor untuk kebutuhan sehari-hari maupun membawa barang.
Salah satu bagian yang menarik perhatian adalah rak belakang dan rak samping. Dalam ulasannya, Ridwan menyebut rak atas memiliki kapasitas beban hingga 50 kilogram, sedangkan rak samping masing-masing diklaim mampu menahan beban 30 kilogram. Pelindung logam tersebut juga dapat dimanfaatkan sebagai tempat mengikat barang.
Baca Juga: Motor Listrik Naxion Seharga Rp130 Juta Punya Segudang Fitur, tetapi Malah Bermasalah
Panel Digital dan Konektivitas Modern
Indomobil Tirano dibekali panel instrumen digital layar sentuh yang menampilkan berbagai informasi kendaraan. Pengendara dapat menemukan pilihan mode berkendara, informasi diagnostik, pengaturan, hingga tampilan kemiringan kendaraan.
Fitur konektivitas menjadi salah satu nilai tambah. Panel tersebut mendukung koneksi Wi-Fi untuk pembaruan sistem serta koneksi ponsel yang mencakup Android Auto dan Apple CarPlay. Dalam pengujian Ridwan, Android Auto dapat digunakan dengan lancar untuk menampilkan navigasi.
Tersedia pula fitur pemutar musik melalui sistem audio. Namun, suara speaker dinilai sulit terdengar ketika motor melaju lebih dari 40 kilometer per jam karena terganggu suara angin. Menurut Ridwan, fitur ini lebih berguna untuk memberikan peringatan kepada orang di sekitar ketika motor melaju pelan.
Bagian pencahayaan menggunakan lampu LED ganda di depan, dilengkapi daytime running light berbentuk kotak. Lampu depan dinilai cukup terang untuk berkendara malam hari. Logo Indomobil dan lampu di bagian samping juga dapat menyala.
Tiga Mode Berkendara dan Fitur Keselamatan
Untuk menyesuaikan karakter berkendara, Tirano menyediakan tiga mode, yakni Eco, Comfort, dan Sport. Berdasarkan pengujian Ridwan, mode Eco memberikan akselerasi lebih halus dengan kecepatan yang terbatas. Dalam pengujiannya, kecepatan pada mode ini berada di kisaran 43 kilometer per jam.
Mode Comfort memberikan tenaga lebih kuat dengan kecepatan sekitar 62–63 kilometer per jam. Sementara itu, mode Sport memiliki respons akselerasi yang jauh lebih agresif. Kecepatan yang terlihat pada pengujian mencapai sekitar 88–90 kilometer per jam, meski peningkatan kecepatan setelah itu terasa lebih lambat.
Ridwan menilai karakter motor listriknya memiliki torsi yang kuat dan respons spontan, terutama ketika berakselerasi dari posisi berhenti. Karena itu, penggunaan mode Sport perlu disesuaikan dengan kondisi jalan, terutama di kawasan permukiman.
Untuk pengereman, motor ini memakai rem cakram depan dan belakang dengan sistem hidraulis. Namun, Tirano tidak menggunakan ABS. Fitur lainnya meliputi Combined Brake System (CBS), hill-start assist, traction control, pengereman regeneratif, cruise control, lampu pass, lampu hazard, dan gigi mundur.
Baterai dan Jarak Tempuh
Baterai ditempatkan di bawah jok dan dapat dilepas, tetapi pengunciannya memerlukan kunci berbentuk L. Spesifikasi yang disebutkan dalam ulasan adalah 76,8 volt dan 32 Ah, dengan kapasitas energi sekitar 2,46 kWh. Waktu pengisian dari kondisi kosong diperkirakan sekitar tiga hingga empat jam.
Sumber ulasan menyebut jarak tempuh yang diklaim dapat mencapai 110 kilometer dalam sekali pengisian. Sementara itu, staf yang menggunakannya setiap hari dilaporkan memperoleh jarak sekitar 80–90 kilometer dalam pemakaian normal. Hasil sebenarnya dapat berbeda bergantung pada gaya berkendara dan penggunaan mode.
Tirano juga memiliki ruang penyimpanan di bawah jok dengan kapasitas sekitar 20 liter. Di dalamnya tersedia pengisi daya bawaan, sedangkan soket pengisian berada di area penyimpanan tersebut. Pada bagian depan terdapat kait logam, tempat botol, serta port USB-A dan USB-C.
Baca Juga: Motor Listrik Naxion Rp130 Jutaan Diuji, Fitur Canggih Justru Bikin Kecewa
Nyaman untuk Mobilitas Harian
Dalam pengalaman berkendara Ridwan, Tirano terasa ringan dan mudah dikendalikan ketika bermanuver di lalu lintas. Pijakan kaki yang lebar mendukung kepraktisan, sementara posisi jok penumpang dibuat lebih tinggi dan dilengkapi pegangan.
Meski demikian, jok pengendara dinilai agak licin sehingga tubuh bisa bergeser ke depan ketika melakukan pengereman. Ridwan juga merasakan getaran pada kecepatan sekitar 30–40 kilometer per jam, meski getaran tersebut terasa berkurang ketika kecepatan meningkat.
Secara keseluruhan, Indomobil Tirano menawarkan kombinasi desain adventure, fitur digital, serta performa motor listrik yang terasa familier seperti skuter konvensional. Bagi calon pengguna, jarak tempuh aktual, karakter akselerasi, kenyamanan jok, dan kebutuhan membawa barang menjadi beberapa hal yang patut dipertimbangkan sebelum memilih motor ini.
Editor : M. Helmi NurhisamSumber : Ridwan Hanif