e motor cycles Indomobil Tirano, Ini Fitur Unggulan dan Performa Saat Diuji

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 16:50 WIB
e motor cycles Indomobil Tirano hadir dengan desain adventure, panel digital, tiga mode berkendara, dan baterai 2,46 kWh (Pinterest)
e motor cycles Indomobil Tirano hadir dengan desain adventure, panel digital, tiga mode berkendara, dan baterai 2,46 kWh (Pinterest)

KLATEN - e motor cycles Indomobil Tirano menjadi pilihan menarik bagi pengendara yang menginginkan motor listrik dengan desain tangguh dan fitur modern. Dalam ulasan Ridwan Hanif, skuter listrik ini menawarkan tampilan bergaya adventure, panel digital layar sentuh, tiga mode berkendara, serta sejumlah fitur yang menunjang kebutuhan mobilitas harian.

Ridwan mengunjungi showroom Indomobil E-Motor di Klaten dan mencoba beberapa model, termasuk Sprinto, Adora, dan Tirano. Ia memilih Tirano untuk diuji karena desainnya dinilai menarik dan memiliki karakter berbeda dibandingkan skuter listrik yang tampil lebih konvensional.

Tirano mengusung gaya dual purpose dengan bentuk yang mengingatkan pada Yamaha X-Ride. Sejumlah elemen desainnya juga memberikan kesan seperti Honda ADV, tetapi dengan proporsi tersendiri. Pelindung logam dan rak tambahan memperkuat kesan motor yang siap digunakan untuk berbagai aktivitas.

Baca Juga: Motor Listrik Rp130 Juta Ini Dibekali Kamera dan Radar, tetapi Ada Masalah Saat Diuji

Rak Logam Mendukung Kepraktisan

Salah satu bagian yang menonjol adalah pelindung bodi berbahan logam yang terhubung dengan rak belakang dan rak samping. Selain memberikan tampilan kokoh, komponen tersebut dapat membantu pengguna mengikat barang saat membawa perlengkapan.

Dalam ulasan Ridwan, rak belakang disebut memiliki kapasitas beban hingga 50 kilogram. Sementara itu, rak samping masing-masing diklaim mampu menahan beban sampai 30 kilogram. Angka tersebut berasal dari informasi yang disampaikan dalam ulasan.

Indomobil Tirano juga memiliki delapan pilihan warna. Empat warna menggunakan motif kamuflase bernuansa militer, yakni abu-abu, hijau, khaki, dan putih. Empat pilihan lainnya memakai motif garis.

Pada bagian depan terdapat lampu LED ganda dengan daytime running light berbentuk kotak. Ridwan menilai pencahayaannya cukup terang untuk berkendara malam hari. Lampu di bagian samping dan logo Indomobil juga dapat menyala, menambah ciri visual motor ini.

Panel Digital dan Konektivitas Ponsel

Tirano dibekali panel instrumen digital layar sentuh yang menampilkan berbagai informasi kendaraan. Pengguna dapat mengakses menu mode berkendara, diagnostik, pengaturan, serta visualisasi kemiringan motor.

Sistem tersebut juga mendukung koneksi Wi-Fi untuk pembaruan perangkat lunak. Fitur konektivitas ponsel yang disebut dalam ulasan mencakup Android Auto dan Apple CarPlay. Saat mencoba navigasi, Ridwan menilai koneksi Android Auto berjalan dengan lancar.

Fitur pemutar musik turut tersedia melalui speaker. Namun, suara audio menjadi sulit terdengar ketika motor melaju di atas 40 kilometer per jam akibat suara angin. Karena itu, fitur audio dinilai lebih berguna untuk memberi tanda kepada orang di sekitar ketika motor berjalan pelan.

Kelengkapan lainnya mencakup cruise control, lampu pass, lampu hazard, mode parkir, gigi mundur, dan pengaturan pengereman regeneratif. Berbagai fitur tersebut memberikan pilihan tambahan bagi pengendara dalam menggunakan motor sesuai kebutuhan.

Tiga Mode Berkendara dengan Karakter Berbeda

Indomobil Tirano menyediakan mode Eco, Comfort, dan Sport. Masing-masing memiliki respons akselerasi yang berbeda sehingga pengendara dapat menyesuaikannya dengan kondisi jalan.

Dalam pengujian Ridwan, mode Eco memberikan akselerasi yang halus dengan kecepatan sekitar 43 kilometer per jam. Mode Comfort menawarkan tenaga lebih kuat dengan kecepatan sekitar 62–63 kilometer per jam.

Sementara itu, mode Sport menghasilkan respons akselerasi yang lebih agresif, khususnya ketika motor mulai bergerak dari posisi diam. Kecepatan yang terlihat dalam pengujian mencapai sekitar 88–90 kilometer per jam. Ridwan juga menilai torsi motor listrik terasa kuat dan langsung tersedia ketika tuas gas diputar.

Karakter tersebut membuat pengendara perlu memilih mode secara bijak, terutama saat melintasi kawasan permukiman atau jalan yang ramai.

Baca Juga: Motor Listrik Naxion Seharga Rp130 Juta Punya Segudang Fitur, tetapi Malah Bermasalah

Baterai dan Jarak Tempuh

Baterai Tirano memiliki spesifikasi 76,8 volt dan 32 Ah, dengan kapasitas energi sekitar 2,46 kWh. Waktu pengisian dari kondisi kosong diperkirakan membutuhkan tiga hingga empat jam. Baterai berada di bawah jok dan dapat dilepas, meskipun pengunciannya memerlukan kunci berbentuk L.

Jarak tempuh yang disebut dalam ulasan mencapai klaim 110 kilometer sekali pengisian. Seorang staf yang menggunakan motor tersebut setiap hari dilaporkan memperoleh jarak sekitar 80–90 kilometer dalam pemakaian normal. Hasil aktual dapat berbeda sesuai gaya berkendara dan mode yang digunakan.

Untuk sistem pengereman, Tirano memakai rem cakram hidraulis di roda depan dan belakang serta Combined Brake System (CBS). Motor ini tidak menggunakan ABS, tetapi dibekali hill-start assist dan traction control.

Ruang penyimpanan di bawah jok berkapasitas sekitar 20 liter. Motor juga memiliki pengisi daya bawaan, kait logam, tempat botol, serta port USB-A dan USB-C.

Dalam pengalaman Ridwan, Tirano terasa ringan ketika bermanuver dan memiliki karakter berkendara yang mendekati skuter konvensional. Desain adventure dan fitur yang beragam menjadi daya tariknya, sementara kenyamanan jok, getaran pada kecepatan tertentu, dan jarak tempuh sesuai pemakaian perlu menjadi pertimbangan calon pengguna.

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Ridwan Hanif
fitur motor listrik e motor cycles Ridwan Hanif Indomobil Tirano motor listrik