JAKARTA – Motor listrik menawarkan alternatif transportasi bagi masyarakat yang ingin mengurangi penggunaan bahan bakar minyak. Selain biaya operasional yang berpotensi lebih rendah, pilihan model dan fitur kendaraan listrik juga semakin beragam.
Salah satu hal yang dapat memengaruhi keputusan pembelian adalah adanya bantuan pemerintah. Dalam video yang menjadi referensi, subsidi sebesar Rp7 juta disebut berlaku untuk pembelian motor listrik baru dan konversi motor berbahan bakar bensin menjadi motor listrik.
Meski begitu, subsidi tidak otomatis berlaku untuk seluruh merek dan tipe. Konsumen perlu mengecek ketentuan program yang berlaku, daftar kendaraan yang memenuhi persyaratan, serta ketersediaan kuota melalui kanal resmi sebelum membeli.
Video tersebut memuat delapan model motor listrik beserta harga awal dan perkiraan harga setelah dikurangi Rp7 juta. Berikut rinciannya berdasarkan informasi yang disampaikan dalam video.
1. Gesits G1
Gesits G1 merupakan motor listrik buatan Indonesia yang disebut menggunakan sistem dua baterai. Kendaraan ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 100 kilometer, dengan waktu pengisian daya sekitar tiga hingga empat jam.
Baca Juga: Pasar Legi Blitar Pernah Jadi Primadona, Kebakaran dan Pandemi Bikin Pedagang Terpuruk
Gesits G1 juga menawarkan tiga mode berkendara, yakni Eco, Urban, dan Performance. Perbedaan mode tersebut memungkinkan pengendara menyesuaikan karakter penggunaan dengan kebutuhan perjalanan.
Dalam video, harga Gesits G1 disebut sebesar Rp28,97 juta. Jika mendapat potongan Rp7 juta, harga simulasinya menjadi Rp21,97 juta.
2. United T1800
United T1800 mengandalkan motor listrik berdaya 1.800 watt dengan kecepatan maksimal yang diklaim mencapai 70 km/jam. Model ini menggunakan baterai lithium-ion 60 volt berkapasitas 28 Ah.
Fitur yang disebutkan meliputi panel instrumen digital dan sistem pemutus energi motor atau cut-off untuk mendukung aspek keselamatan. Harga yang tercantum dalam video sebesar Rp30,5 juta, sedangkan simulasi setelah subsidi menjadi Rp23,5 juta.
3. Viar Q1
Viar Q1 hadir dengan desain sederhana dan jok panjang untuk menunjang kenyamanan berkendara. Motor listrik ini diklaim memiliki kecepatan maksimal hingga 60 km/jam dan jarak tempuh sekitar 60 kilometer menggunakan satu baterai.
Penggunaan dua baterai disebut dapat meningkatkan jarak jelajah hingga lebih dari 100 kilometer. Waktu pengisian daya dalam video diperkirakan sekitar empat hingga lima jam.
Harga Viar Q1 disebut berada di angka Rp21,52 juta. Setelah pengurangan Rp7 juta, simulasi harganya menjadi Rp14,52 juta.
4. Selis Tempur
Selis Tempur disebut dirakit di Cikupa, Tangerang. Motor listrik ini menggunakan baterai lithium-ion 64 volt dan diklaim mampu mencapai kecepatan hingga 60 km/jam, dengan jarak tempuh sekitar 60 kilometer.
Perangkat pendukungnya meliputi lampu LED putih dan layar LCD pada panel instrumen. Video mencantumkan harga Rp18,5 juta, atau Rp11,5 juta dalam simulasi setelah subsidi.
Pilihan Lain: Smart S, Volta 401, Polytron, dan Rakata S9
Selain empat model tersebut, video juga mencantumkan empat pilihan lain dengan rentang harga yang bervariasi.
Smart S ditampilkan sebagai motor listrik bergaya klasik yang menyerupai skuter Vespa. Model ini dibanderol Rp19,9 juta dalam video, dengan simulasi harga setelah subsidi sebesar Rp12,9 juta. Informasi spesifikasi teknisnya masih terbatas dalam materi tersebut.
Berikutnya, Volta 401 disebut menggunakan motor berdaya 1.500 watt dan baterai lithium-ion 60 volt 20 Ah. Kecepatan maksimalnya diklaim mencapai 55 km/jam, sedangkan jarak tempuhnya sekitar 55 kilometer. Harga yang dicantumkan sebesar Rp16,95 juta, sehingga simulasi setelah potongan Rp7 juta menjadi Rp9,95 juta.
Polytron PV 30 M1 hadir dengan baterai tertanam 60 volt 28 Ah dan motor berdaya 3.000 watt. Video menyebut kecepatan maksimal hingga 60 km/jam serta jarak tempuh mencapai 100 kilometer. Harga awalnya tercantum Rp20,5 juta, dengan simulasi harga setelah subsidi Rp13,5 juta.
Sementara itu, Rakata S9 menggunakan baterai 60 volt 20 Ah dan motor berdaya 800 watt. Kecepatan maksimal yang disebutkan mencapai 49 km/jam. Video mencantumkan harga mulai Rp17 juta dan simulasi setelah subsidi sebesar Rp10 juta.
Periksa Ketentuan Sebelum Membeli
Daftar harga tersebut dapat menjadi gambaran awal bagi konsumen yang sedang membandingkan motor listrik. Namun, angka setelah subsidi merupakan simulasi berdasarkan pengurangan Rp7 juta dari harga yang disebut dalam video, bukan jaminan harga transaksi saat ini.
Status program bantuan, persyaratan penerima, daftar model yang memenuhi ketentuan, serta kuota dapat berubah. Karena itu, calon pembeli perlu memeriksa informasi terbaru melalui kanal resmi pemerintah dan dealer yang berpartisipasi.
Konsumen juga sebaiknya membandingkan jarak tempuh, kapasitas baterai, waktu pengisian, ketersediaan suku cadang, dan layanan purnajual. Dengan begitu, pemilihan motor listrik tidak hanya didasarkan pada harga awal atau potongan yang ditawarkan, tetapi juga pada kesesuaian kendaraan dengan kebutuhan harian.
Editor : Maylanni Diana Fitri