TVS Dazz Harga di Bawah Rp10 Juta, Punya CVT dan USB tetapi Masih Pakai Karburator

M. Helmi Nurhisam • Dipublikasikan Minggu, 18 Oktober 2026 | 17:52 WIB
TVS Dazz harga di bawah Rp10 juta menawarkan CVT, soket USB, kick starter, dan suspensi nyaman, tetapi masih memakai mesin karburator. (ScYoutube)
TVS Dazz harga di bawah Rp10 juta menawarkan CVT, soket USB, kick starter, dan suspensi nyaman, tetapi masih memakai mesin karburator. (ScYoutube)

JAKARTA - TVS Dazz menjadi alternatif bagi konsumen yang ingin membeli motor matik baru tanpa harus mengeluarkan anggaran besar. Dalam ulasan Ridwan Hanif, motor ini disebut memiliki harga off the road Rp9,9 juta melalui TVS Jogja. Dengan transmisi otomatis CVT, soket USB, kick starter, dan rem cakram depan, TVS Dazz menawarkan sejumlah perlengkapan praktis meskipun spesifikasinya masih tergolong sederhana.

Motor ini memiliki karakter yang berbeda dari kebanyakan skuter matik modern. Sistem bahan bakarnya masih menggunakan karburator, lampu depan belum LED, dan panel instrumennya belum mengusung tampilan digital canggih. Namun, sejumlah aspek seperti kenyamanan suspensi dan kemudahan pengendalian justru mendapatkan penilaian positif dari pengulas.

Baca Juga: Motor Listrik Overo Karyawan Bisa Tempuh 130 Km, Baterai Mudah Dilepas

Soket USB pada Motor Matik Murah

Salah satu fitur yang menarik perhatian Ridwan Hanif adalah keberadaan soket USB. Fitur ini dapat digunakan untuk mengisi daya ponsel ketika dibutuhkan selama perjalanan.

Keberadaan soket tersebut menjadi pembeda yang cukup menarik karena TVS Dazz masih menggunakan sistem karburator. Pengulas menganggap fitur ini tidak biasa ditemukan pada motor dengan karakter sederhana seperti yang sedang diuji.

Meski demikian, pengguna tetap perlu memperhatikan keamanan ketika mengisi daya perangkat. Penempatan ponsel dan kabel sebaiknya tidak mengganggu pengendalian motor, sedangkan penggunaan perangkat saat berkendara perlu dihindari agar konsentrasi tetap terjaga.

TVS Dazz juga menyediakan ruang penyimpanan di bagian depan. Ruang ini terlihat cukup dalam untuk menyimpan barang kecil, seperti perlengkapan pribadi yang dibutuhkan saat bepergian.

Kombinasi ruang penyimpanan dan soket USB memberikan nilai praktis untuk penggunaan harian. Namun, konsumen tetap perlu memeriksa kondisi soket dan memastikan perlengkapan tersebut berfungsi saat membeli unit.

Mesin Karburator dengan Transmisi Otomatis

TVS Dazz menggunakan mesin 110 cc yang masih mengandalkan karburator. Sistem ini berbeda dari teknologi injeksi yang digunakan pada banyak motor matik masa kini.

Karburator mengatur campuran udara dan bahan bakar sebelum masuk ke ruang pembakaran. Pada unit yang diuji, pengendara masih dapat menemukan tuas cuk yang digunakan untuk membantu proses menghidupkan mesin ketika kondisinya dingin.

Untuk penyaluran tenaga, TVS Dazz sudah menggunakan transmisi CVT. Pengendara cukup mengatur gas dan rem tanpa perlu memindahkan gigi secara manual.

Dalam ulasannya, Ridwan menyebut tenaga mesin sekitar 8,3 HP. Ia menilai karakter performanya tidak terlalu menonjol ketika motor digunakan untuk mengejar kecepatan. Putaran mesin terasa cepat naik, tetapi laju kendaraan tidak memberikan kesan agresif.

Karena itu, TVS Dazz lebih sesuai dipertimbangkan bagi pengendara yang membutuhkan kendaraan untuk perjalanan santai dan aktivitas sehari-hari. Konsumen yang mengutamakan akselerasi atau kecepatan tinggi perlu mempertimbangkan karakter mesin ini sebelum membeli.

Konsumsi Bahan Bakar Perlu Jadi Pertimbangan

Selain performa, konsumsi bahan bakar menjadi salah satu hal yang dibahas dalam video. Ridwan menyebut angka sekitar 35 kilometer per liter berdasarkan informasi yang ia rujuk dari sumber otomotif.

Angka tersebut perlu dipahami sebagai informasi yang disebut dalam ulasan, bukan jaminan konsumsi setiap pengguna. Hasil pemakaian sebenarnya dapat berbeda karena dipengaruhi kondisi lalu lintas, beban kendaraan, perawatan, dan cara membuka gas.

TVS Dazz juga disebut memiliki tangki bahan bakar berkapasitas 5,1 liter. Kapasitas ini dapat menjadi pertimbangan untuk memperkirakan kebutuhan pengisian bahan bakar, meskipun jarak tempuh aktual tetap bergantung pada efisiensi kendaraan.

Bagi konsumen yang lebih memprioritaskan penghematan, pengulas menyebut tersedia versi injeksi dengan harga berbeda. Dengan begitu, calon pembeli dapat membandingkan selisih harga awal dengan kebutuhan penggunaan dalam jangka panjang.

Kick Starter Masih Dipertahankan

Fitur lain yang masih tersedia pada TVS Dazz adalah kick starter. Komponen ini memungkinkan pengendara menghidupkan mesin menggunakan tuas kaki sebagai alternatif starter elektrik.

Keberadaan kick starter dapat berguna dalam kondisi tertentu, misalnya ketika sistem starter elektrik mengalami kendala. Namun, pengguna tetap perlu memastikan kondisi aki dan sistem kelistrikan terawat dengan baik.

Pengulas juga memperlihatkan cara menggunakan standar tengah. Menurut pengalamannya, motor cukup mudah dinaikkan ke standar tengah tanpa harus mengandalkan tarikan tangan yang berlebihan.

Walaupun motor terasa cukup berat ketika dipindahkan dalam kondisi diam, pengendaliannya saat berjalan justru dinilai mudah. Ukuran bodi yang ramping turut membantu ketika melewati ruang terbatas atau bermanuver di jalan perkotaan.

Rem Cakram Depan dan Panel Instrumen Sederhana

Untuk sistem pengereman, TVS Dazz menggunakan rem cakram di depan dan tromol di belakang. Konfigurasi ini terlihat pada unit yang diperiksa Ridwan Hanif.

Pelek racing menjadi bagian lain yang menunjang penampilan motor. Ukuran ban yang disebut dalam video adalah 80/90 R14 untuk bagian depan dan 90/80 R14 untuk bagian belakang.

Di bagian kokpit, panel instrumen masih menggunakan tampilan sederhana yang menyajikan informasi kecepatan dan bahan bakar. Lampu depan juga masih memakai halogen, bukan LED.

Kesederhanaan tersebut memperlihatkan bahwa TVS Dazz lebih mengutamakan kebutuhan dasar dibandingkan menawarkan banyak fitur modern. Bagi konsumen yang tidak terlalu mempersoalkan teknologi pencahayaan dan panel instrumen, hal ini mungkin bukan masalah utama.

Suspensi Nyaman Menjadi Nilai Tambah

Meskipun memiliki keterbatasan pada performa dan fitur, TVS Dazz mendapatkan pujian terkait suspensinya. Ridwan menilai suspensi depan dan belakang terasa nyaman ketika melewati jalan bergelombang.

Pengendalian yang mudah juga membuat motor ini terasa cocok untuk berkendara santai. Namun, ruang pijakan kaki yang dinilai kurang lebar menjadi salah satu catatan ergonomi yang perlu diperhatikan, terutama bagi pengendara bertubuh tinggi.

Calon pembeli disarankan mencoba duduk dan mengendarai motor secara langsung agar dapat menilai kenyamanan sesuai postur tubuh masing-masing.

Harga Rp9,9 Juta Masih Off the Road

Dalam video, TVS Dazz disebut dibanderol Rp9,9 juta dengan status off the road. Harga tersebut belum menggambarkan keseluruhan biaya hingga kendaraan siap digunakan di jalan raya.

Konsumen perlu menanyakan biaya on the road, pengurusan dokumen, dan pajak kepada TVS Jogja atau dealer terkait. Harga serta ketersediaan unit juga sebaiknya dikonfirmasi kembali sebelum transaksi.

Dengan harga awal di bawah Rp10 juta, TVS Dazz menawarkan pilihan bagi konsumen yang mencari motor matik baru dengan fitur dasar dan suspensi nyaman. Namun, keputusan membeli tetap perlu mempertimbangkan biaya akhir, konsumsi bahan bakar, karakter mesin karburator, dan kebutuhan berkendara sehari-hari.

 

Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Ridwan Hanif
motor karburator TVS Dazz Motor Matik Murah Harga TVS Dazz Review Motor TVS