JAKARTA - TVS Dazz menjadi salah satu motor matik yang menarik perhatian karena ditawarkan dengan harga off the road Rp9,9 juta dalam ulasan Ridwan Hanif. Di tengah harga motor baru yang semakin tinggi, kendaraan bermesin 110 cc ini menawarkan pengoperasian praktis melalui transmisi CVT. Namun, harga terjangkau bukan satu-satunya hal yang perlu diperhatikan karena TVS Dazz juga memiliki sejumlah kompromi, mulai dari penggunaan karburator hingga konsumsi bahan bakar yang dinilai belum terlalu irit.
Dalam pengujian yang dilakukan menggunakan unit pinjaman dari TVS Jogja, Ridwan menemukan beberapa aspek yang cukup menarik. Motor ini mendapatkan penilaian positif dari sisi kenyamanan suspensi dan kemudahan bermanuver. Sebaliknya, pengendara yang mengutamakan kecepatan atau efisiensi bahan bakar perlu mempertimbangkan karakter mesinnya terlebih dahulu.
Baca Juga: Overo Karyawan Dibekali TCS, ARS, NFC, dan Alarm Antimaling, Ini Fungsinya
Suspensi Nyaman untuk Jalan Tidak Rata
Salah satu keunggulan TVS Dazz yang paling menonjol dalam pengujian adalah kenyamanan suspensinya. Ridwan menilai suspensi depan dan belakang mampu memberikan pengalaman berkendara yang menyenangkan ketika melewati permukaan jalan bergelombang.
Karakter ini menjadi nilai tambah bagi motor yang berpotensi digunakan untuk aktivitas sehari-hari. Kondisi jalan perkotaan tidak selalu mulus, sehingga kemampuan suspensi meredam guncangan dapat memengaruhi kenyamanan pengendara.
Ridwan juga menilai motor ini relatif mudah dikendalikan ketika sudah bergerak. Dimensi bodinya yang ramping membantu pengendara melakukan manuver, terutama ketika melewati ruang yang terbatas.
Meski demikian, posisi kaki perlu diperhatikan. Dek atau pijakan kaki TVS Dazz dinilai relatif sempit, sehingga pengendara mungkin harus menyesuaikan posisi untuk mendapatkan kenyamanan yang sesuai.
Karena itu, calon pembeli sebaiknya mencoba duduk dan mengendarai motor secara langsung. Kenyamanan suspensi yang dirasakan pengulas belum tentu sepenuhnya sama bagi setiap orang.
Konsumsi BBM Belum Menjadi Keunggulan Utama
Di balik kenyamanan berkendara, konsumsi bahan bakar menjadi salah satu catatan dalam ulasan TVS Dazz. Ridwan menyebut angka sekitar 35 kilometer per liter berdasarkan informasi otomotif yang ia rujuk dalam video.
Angka tersebut perlu dipahami sebagai gambaran yang disebutkan dalam ulasan, bukan hasil pengujian konsumsi BBM yang berlaku untuk semua kondisi. Pemakaian bahan bakar dapat berubah bergantung pada kondisi jalan, beban kendaraan, perawatan mesin, dan cara pengendara membuka gas.
Ridwan menilai angka tersebut belum terlalu mengesankan jika dibandingkan dengan sejumlah motor matik injeksi yang menurutnya mampu mencatat konsumsi lebih dari 40 kilometer per liter.
TVS Dazz yang dibahas dalam video masih menggunakan karburator. Sistem ini membuat karakter motor berbeda dari kendaraan yang telah menggunakan injeksi bahan bakar. Pengendara juga masih menjumpai tuas cuk pada bagian kontrolnya.
Bagi konsumen yang menempuh perjalanan jauh setiap hari, selisih efisiensi bahan bakar dapat menjadi pertimbangan penting. Sebaliknya, bagi pembeli yang lebih memprioritaskan harga awal dan kenyamanan, aspek tersebut mungkin bukan satu-satunya penentu keputusan.
Performa Mesin Lebih Cocok untuk Berkendara Santai
TVS Dazz dibekali mesin 110 cc yang dipadukan dengan transmisi otomatis CVT. Konfigurasi ini membuat pengendara tidak perlu melakukan perpindahan gigi secara manual ketika berkendara.
Namun, Ridwan tidak menempatkan performa sebagai keunggulan utama motor tersebut. Dalam pengujian, putaran mesin terasa cepat meningkat ketika gas dibuka, tetapi pertambahan kecepatannya dinilai tidak terlalu istimewa.
Karakter ini menunjukkan bahwa TVS Dazz lebih sesuai untuk perjalanan santai dibandingkan kebutuhan berkendara yang menuntut akselerasi tinggi. Pengendara yang sering melakukan perjalanan dengan kecepatan tinggi sebaiknya mempertimbangkan karakter mesin tersebut sebelum membeli.
Motor ini juga memiliki kick starter sebagai alternatif untuk menghidupkan mesin. Fitur tersebut masih berguna bagi konsumen yang menginginkan pilihan penyalaan selain starter elektrik.
Dari sisi pengoperasian, keberadaan CVT tetap menjadi keuntungan karena motor mudah digunakan untuk perjalanan harian. Namun, calon pemilik perlu memahami bahwa kemudahan berkendara tidak selalu berarti performa mesin akan sesuai untuk semua kebutuhan.
Harga di Bawah Rp10 Juta dengan Fitur Dasar
Dalam video, TVS Dazz disebut memiliki harga off the road Rp9,9 juta. Harga tersebut belum mencakup seluruh biaya agar motor dapat digunakan di jalan raya, sehingga calon pembeli perlu menanyakan harga on the road langsung kepada dealer.
Untuk sebuah motor matik, TVS Dazz sudah menawarkan beberapa fitur praktis. Tersedia soket USB untuk pengisian daya ponsel, ruang penyimpanan di bagian depan, serta tangki bahan bakar berkapasitas sekitar 5,1 liter.
Sektor pengereman menggunakan rem cakram di roda depan dan rem tromol di belakang. Sementara itu, lampu depan masih memakai halogen dan panel instrumennya menggunakan tampilan analog sederhana.
Bodi motor memiliki desain ramping dengan aksen merah pada beberapa bagian. Ridwan juga menyoroti material plastik bodinya yang terasa tebal dan elastis saat diperlihatkan dalam demonstrasi video.
Meski demikian, fitur yang tersedia tetap mencerminkan karakter motor dengan harga terjangkau. Konsumen tidak sebaiknya mengharapkan seluruh teknologi yang ditemukan pada motor matik dengan harga lebih tinggi.
Perlu Menimbang Harga, Kenyamanan, dan Biaya Pemakaian
TVS Dazz menawarkan kombinasi harga awal yang rendah, transmisi otomatis, suspensi yang dinilai nyaman, dan fitur dasar untuk kebutuhan sehari-hari. Keunggulan tersebut membuatnya layak dipertimbangkan oleh konsumen yang mencari kendaraan sederhana untuk perjalanan rutin.
Akan tetapi, penggunaan karburator, konsumsi bahan bakar yang dinilai belum terlalu irit, serta performa yang terbatas menjadi beberapa hal yang perlu diperhitungkan.
Keputusan membeli sebaiknya tidak hanya didasarkan pada harga awal. Biaya on the road, kebutuhan bahan bakar, kenyamanan posisi duduk, dan karakter penggunaan harian juga perlu masuk dalam perhitungan.
Dengan mempertimbangkan kelebihan dan kekurangannya, TVS Dazz lebih tepat dilihat sebagai pilihan motor matik ekonomis dengan orientasi kenyamanan, bukan kendaraan yang mengutamakan kecepatan atau efisiensi bahan bakar sebagai daya tarik utama.
Editor : M. Helmi Nurhisam
Sumber : Ridwan Hanif