Tes Polytron Fox 350 Selama Seminggu, Tanjakan Bikin Error dan Ini Biaya Casnya!

Maylanni Diana Fitri • Dipublikasikan Senin, 2 November 2026 | 17:55 WIB
Polytron Fox 350 diuji 350 km, sempat error saat menanjak. Simak konsumsi listrik, performa, dan harga terbarunya!(sc youtube)
Polytron Fox 350 diuji 350 km, sempat error saat menanjak. Simak konsumsi listrik, performa, dan harga terbarunya!(sc youtube)

JAKARTA - Polytron Fox 350 menjalani pengujian selama satu minggu dengan total jarak tempuh hampir 350 kilometer. Selama pemakaian tersebut, motor listrik ini memperlihatkan performa tenaga yang kuat dan konsumsi listrik yang hemat, tetapi masih memiliki beberapa kekurangan.

Pengujian mencakup perjalanan harian, kondisi kemacetan, hingga melewati tanjakan dengan kemiringan cukup ekstrem. Hasilnya, ada beberapa hal menarik yang perlu diketahui sebelum memutuskan membeli motor listrik ini.

Muncul Kode Error Saat Melewati Tanjakan

Salah satu kejadian yang menjadi perhatian terjadi ketika Polytron Fox 350 melewati tanjakan dengan kemiringan sekitar 15-17 derajat. Motor sempat menunjukkan indikator suhu berwarna merah yang berkedip disertai kode error E2.4.

Baca Juga: Budget Rp100 Juta Bisa Dapat Mobil Matic Irit BBM, Ini 5 Rekomendasinya!

Berdasarkan buku panduan, kode tersebut berkaitan dengan kondisi panas berlebih pada sistem penggerak. Setelah motor diistirahatkan beberapa menit dan digunakan kembali dengan mode D, indikator tersebut akhirnya menghilang.

Selain masalah tersebut, suspensi belakang masih terasa kaku. Penguji dengan bobot sekitar 130 kilogram mengaku merasakan bantingan yang kurang nyaman ketika melewati jalan berlubang.

Beberapa kekurangan lain juga ditemukan, seperti tidak adanya jam pada speedometer, suara berdecit dari windshield, standar tengah yang berisik, serta finishing plastik pada bagian laci yang kurang halus.

Performa Kencang dan Posisi Duduk Nyaman

Di balik sejumlah catatan tersebut, Polytron Fox 350 memiliki performa yang menjadi daya tarik utama. Motor ini menggunakan dinamo 3.000 watt dengan kecepatan maksimal mencapai 95 km/jam pada mode S.

Mode D membatasi kecepatan hingga sekitar 61 km/jam. Pengendara bisa memilih karakter berkendara sesuai kebutuhan, baik untuk perjalanan santai maupun ketika membutuhkan akselerasi lebih cepat.

Peningkatan ergonomi juga terasa dibandingkan pendahulunya. Posisi duduk lebih nyaman karena jok lebih empuk dan kaki pengendara bisa berada dalam posisi lebih rileks.

Biaya Cas untuk Perjalanan 77,4 Km

Sektor konsumsi listrik menjadi salah satu keunggulan Polytron Fox 350. Dalam pengujian perjalanan pulang pergi Depok-Kebon Jeruk sejauh 77,4 kilometer, baterai tersisa sekitar 10 persen.

Pengisian ulang membutuhkan energi sekitar 3,7 kWh dengan biaya kurang lebih Rp6.400. Perhitungan tersebut menggunakan tarif listrik Rp1.699,53 per kWh.

Motor ini mengandalkan baterai berkapasitas 72 volt 52 Ah atau sekitar 3,7 kWh. Jarak tempuh yang diklaim mencapai 130 kilometer, meskipun hasil pemakaian bergantung pada kondisi jalan dan gaya berkendara.

Harga dan Garansi Baterai

Polytron Fox 350 ditawarkan dengan harga Rp16,5 juta menggunakan sistem sewa baterai Rp200 ribu per bulan. Konsumen juga dapat memilih pembelian lengkap dengan baterai seharga Rp27,5 juta.

Baterai mendapatkan garansi selama masa berlangganan untuk skema sewa. Sementara pembelian baterai secara langsung mendapatkan garansi tiga tahun.

Adapun dinamo dan controller masing-masing memperoleh garansi satu tahun. Dengan berbagai keunggulan tersebut, Fox 350 menawarkan alternatif kendaraan harian, meskipun beberapa kekurangan teknis masih perlu menjadi perhatian.

Editor : Maylanni Diana Fitri
polytron fox 350 motor listrik Polytron review Polytron Fox 350 harga Fox 350 Baterai motor listrik