Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Ikut Lomba Peringati Hardiknas, SLB di Gandusari Blitar Produksi Film Pendek

Yanu Aribowo • Minggu, 5 Mei 2024 | 05:13 WIB
KREATIF: Proses produksi film pendek di SLB Muji Utomo Gandusari untuk mengikuti lomba tingkat Provinsi Jawa Timur.
KREATIF: Proses produksi film pendek di SLB Muji Utomo Gandusari untuk mengikuti lomba tingkat Provinsi Jawa Timur.

BLITAR - Memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2024, keluarga besar SLB Muji Utomo mengikuti lomba yang diselenggarakan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Jatim). 

Lomba film pendek ini menjadi pengalaman pertama SLB yang ada di Desa/Kecamatan Gandusari.

Untuk mewujudkannya, SLB Muji Utomo berkolaborasi dengan pegiat film Blitar, Betet Kunamsinam.

Kategori yang dilombakan adalah film pendek, video sehat, paduan suara, mural, hingga revitalisasi Pramuka.

Dari wilayah cabang dinas pendidikan wilayah Blitar, salah satunya yang ikut lomba film pendek adalah SLB Muji Utomo. 

“Materi film pendek sudah kami kirimkan. Saat ini masih menunggu hasil pengumuman,” jelas Kepala SLB Muji Utomo, Sulistiani.

Selain untuk mengikuti lomba, produksi film pendek ini juga menjadi wadah potensi yang dimiliki guru dan anak-anak.

Untuk lomba kali ini, alur cerita yang diangkat adalah kisah perjuangan guru SLB Muji Utomo yang menghadapi anak spesial tunarungu yang malas belajar. 

Produksi film pendek yang melibatkan guru dan anak-anak mendapatkan respons yang baik. “Anak-anak sangat antusias dan semangat,” ungkap perempuan tersebut. 

Selama proses produksi film pendek ini, untuk talenta memanfaatkan keluarga besar SLB Muji Utomo.

Meski proses syuting berlangsung sehari, tapi mereka sangat antusias untuk belajar hal-hal baru.

Apalagi, ini juga menjadi pengalaman pertama bagi anak-anak dan guru yang terlibat produksi film pendek ini. 

“Memang butuh waktu untuk penyesuaian. Namun, melihat semangatnya, akhirnya proses produksi berjalan lancar,” jelas Betet Kunamsinam.

Harapannya, dalam hal mengasah potensi yang dimiliki SLB Muji Utomo, produksi film pendek bisa terus berlanjut. Hal itu untuk mewadahi potensi anak-anak dan bisa menjadi nilai tambah sekolah. 

Meski mereka anak-anak berkebutuhan khusus, tapi masing-masing memiliki potensi yang bisa dikembangkan.

Secara tidak langsung bisa menjadi bagian program promosi lembaga di tengah masyarakat. (ynu/c1/din)

Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila
#gandusari #film pendek #hardiknas #slb