BLITAR - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar terus berupaya meningkatkan kreativitas dan inovasi peserta didik mulai jenjang TK, SD, hingga SMP.
Salah satunya melalui gelaran Festival Inovasi, Edukasi, dan Kreativitas Insan Pendidikan (FIESTA) yang setiap tahun selalu dilaksanakan.
Rabu (15/5/2024), FIESTA digelar kembali dengan dipusatkan di halaman kantor Dispendik Kota Blitar di Jalan A. Yani.
Festival dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional 2024 (Hardiknas) itu digelar selama dua hari dan dibuka langsung oleh Wali Kota Santoso yang didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Priyo Suhartono. Pada kesempatan itu juga di-launching program Gerakan Harmoni SEKOLAHKU.
Implementasi program anyar tersebut melibatkan sedikitnya 17 organisasi perangkat daerah (OPD). Launching ditandai dengan penandatanganan komitmen yang diwakili lima OPD.
”Saya mengapresiasi event yang digelar oleh dinas pendidikan ini. Termasuk program yang baru di-launching tadi (kemarin, Red),” ungkap Wali Kota Santoso kepada Koran ini, kemarin (15/5).
FIESTA, jelas dia, merupakan event positif yang bisa memicu gairah kreativitas para siswa. Melalui event tersebut, para siswa serta guru bisa saling berkolaborasi menciptakan suatu karya.
”Ini jadi ajang penyaluran bakat dan kreativitas anak-anak. Saya berharap FIESTA ini terus dikembangkan setiap tahunnya. Sebab, dunia pendidikan itu dinamis dan selalu ada perubahan-perubahan,” tuturnya.
Ada sedikitnya 38 stan pameran yang meramaikan ajang FIESTA. Para peserta pameran datang dari lembaga pendidikan mulai jenjang pendidikan anak usia dini (PAUD), TK, SD, sampai SMP. Selain itu juga ada dari lembaga pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM). FIESTA tahun ini mengangkat tema “Gerakan Harmoni SEKOLAHKU”.
Kepala Dispendik Kota Blitar Dindin Ali Nurdin mengungkapkan, Gerakan Harmoni SEKOLAHKU bertujuan untuk mewujudkan lingkungan sekolah bersih, asri, dan sehat. Dispendik berkolaborasi dengan sejumlah OPD terkait untuk merealisasikan gerakan tersebut.
”Tadi beberapa perwakilan OPD sudah tanda tangan komitmen gerakan ini. Kami berkolaborasi menciptakan lingkungan sekolah yang sehat,” terangnya.
Seperti kolaborasi dengan dinas kesehatan (dinkes), dispendik ingin mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat.
Lalu, dengan dinas lingkungan hidup mengembangkan sekolah adiwiyata demi menciptakan sekolah asri dan sehat. Kemudian, dengan dinas kependudukan dan pencatatan sipil (dispendukcapil) untuk meningkatkan kesadaran tertib administrasi.
Dispendik berkomitmen mengembangkan gelaran FIESTA menjadi lebih baik. Tidak sekadar menjadi acara seremonial, tetapi juga menjadi bekal kreativitas peserta didik di kehidupan sehari-hari.
”Tentu ini menjadi tantangan bagi kami, khususnya insan pendidikan di Kota Blitar. Lewat acara ini bisa mencetak anak-anak berbakat dan inovatif,” tandasnya. (sub/c1/ady)
Editor : Jihan Wahida Rahma Salsabila