Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Xaviera Putri Mahasiswa KAIST Asal Indonesia Ungkap Kesuksesannya Belajar di Korea, Begini Rahasianya!!

Aulia Ramadhani S. • Jumat, 1 November 2024 | 15:30 WIB
Xaviera Putri Saat Podcast di Akun Youtube Raditya Dika
Xaviera Putri Saat Podcast di Akun Youtube Raditya Dika

BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM - Xaviera Putri merupakan mahasiswa berbakat asal Indonesia yang kini menempuh pendidikan di Korea Advanced Institute of Science & Technology (KAIST), salah satu universitas terkemuka di Korea Selatan.

Sebelumnya, Xaviera mendapatkan beasiswa untuk bersekolah di Korea Science Academy of KAIST setelah lulus dari SMP.

Prestasi akademiknya yang gemilang dan ketekunan yang luar biasa telah membuat Xaviera mendapatkan beasiswa dua kali di luar negeri, menjadikannya inspirasi bagi banyak pelajar di Indonesia.

Dalam sistem pendidikan di Korea, Xaviera Putri menyebut bahwa siswa dituntut untuk sangat mandiri dalam belajar. Sistem belajar di KAIST mengutamakan kemandirian dan tanggung jawab pribadi dalam menyelesaikan tugas-tugas.

Menurut Xaviera, para mahasiswa di Korea terbiasa dengan jadwal belajar yang ketat dan banyaknya tugas yang menuntut pemikiran analitis serta kemampuan problem-solving.

Selain itu, waktu belajar yang panjang menjadi hal yang lumrah di kalangan pelajar Korea, terutama di KAIST, yang terkenal dengan kurikulum intensifnya.

Xaviera mengungkapkan bahwa di KAIST, mahasiswa didorong untuk aktif mencari materi tambahan dan memperdalam ilmu mereka di luar kelas. Hal ini mengajarkan mahasiswa untuk bertanggung jawab atas pembelajaran mereka sendiri dan tidak hanya bergantung pada materi yang diberikan dosen.

Sistem pendidikan di Korea, menurut Xaviera Putri, juga sangat menitikberatkan pada inovasi dan riset.

Banyak sekali proyek-proyek penelitian yang ditugaskan kepada mahasiswa, dan ini membuat mereka terbiasa dengan metode riset sejak awal perkuliahan.

Xaviera Putri merasa sistem ini sangat membantu dalam mengembangkan pemikiran kritis dan kemampuan analisis yang lebih mendalam. KAIST sendiri dikenal sebagai pusat riset unggulan, sehingga mahasiswa dituntut untuk selalu berpikir kreatif dan inovatif.

Sistem belajar di KAIST juga berbeda dalam hal penilaian. Menurut Xaviera Putri, penilaian lebih banyak didasarkan pada hasil riset, proyek, dan presentasi yang dilakukan mahasiswa, bukan sekadar ujian tertulis.

Baca Juga: Dijamin Nggak Bikin Bosan! Berikut 7 Platform Online Belajar Bahasa Inggris dengan Mudah dan Cepat

Sistem penilaian ini memberikan kebebasan bagi mahasiswa untuk menunjukkan pemahaman mereka terhadap materi dengan cara yang kreatif.

Xaviera Putri mengakui bahwa penilaian berbasis proyek ini menantangnya untuk lebih mendalami setiap materi dan memahaminya secara menyeluruh.

Pengalaman Xaviera Putri sebagai mahasiswa Indonesia di KAIST mengajarkannya pentingnya manajemen waktu dan kedisiplinan.

Sistem pendidikan Korea yang disiplin membuatnya terbiasa untuk belajar secara efektif dan efisien.

Xaviera Putri merasa bahwa kedisiplinan dan ketekunan dalam belajar adalah kunci untuk tetap bertahan di KAIST.

Ia berharap pengalaman belajarnya di Korea bisa menginspirasi pelajar Indonesia agar selalu semangat dan fokus pada tujuan akademik mereka.(*)



Editor : Aulia Ramadhani S.
#Xaviera Putri #KAIST #beasiswa #korea selatan