SANANWETAN, Radar Blitar – Final ajang Radar Science Competition 2025 sukses digelar di Auditorium Terminal Patria pada Sabtu (15/3). Kompetisi yang diselenggarakan oleh Radar Blitar dan Pateron Indonesia ini diikuti 300 peserta dari Blitar dan berbagai daerah di Jawa Timur ini menjadi bukti nyata semangat dan daya saing pelajar dalam bidang sains.
Dalam final kali ini, sebanyak 150 peserta terbaik dari babak penyisihan hadir untuk memperebutkan gelar juara. Acara ini mendapatkan dukungan penuh dari Dinas Pendidikan Kota Blitar, yang turut hadir memberikan semangat kepada para peserta.
CEO Pateron Indonesia, Rifky Krismantoro, menyampaikan bahwa kompetisi ini menjadi wadah bagi pelajar untuk mengasah kemampuan dan meningkatkan daya saing. “Radar Science Competition ini terlaksana dengan total 300 peserta dari seluruh Kota Blitar dan Jawa Timur. Untuk levelnya sendiri berskala nasional, dan tahun ini dihadiri kurang lebih 150 finalis,” ujar Rifky.
Menariknya, dalam kompetisi tahun ini, dominasi sekolah-sekolah unggulan mulai bergeser. Juara umum diraih oleh sekolah yang sebelumnya jarang terlihat di podium juara. Hal ini menunjukkan peningkatan kualitas pendidikan yang semakin merata.
“Biasanya juara umum didominasi oleh sekolah tertentu, tapi kali ini ada wajah baru yang berhasil meraih prestasi tertinggi. Ini menunjukkan bahwa persaingan semakin ketat dan kualitas peserta semakin meningkat,” tambah Rifky.
Meskipun berlangsung di bulan Ramadan, antusiasme peserta tidak surut. Bahkan, rata-rata nilai peserta dari babak penyisihan hingga final mengalami peningkatan. Rifky juga menegaskan bahwa Pateron berkomitmen untuk terus meningkatkan kompetisi dan kualitas pendidikan di Blitar, baik di bidang sains maupun non-sains.
Sebagai langkah selanjutnya, Pateron berencana menyelenggarakan kompetisi baru tingkat Jawa Timur pada bulan April mendatang. “Kami akan berkolaborasi dengan MAN Tlogo untuk mengadakan kompetisi yang lebih luas. Jadi bagi para siswa yang ingin ikut serta, bisa langsung menghubungi Pateron melalui kontak yang tersedia,” pungkas Rifky.
Radar Science Competition 2025 tak hanya menjadi ajang unjuk kebolehan, tetapi juga sebagai motivasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan bersaing di tingkat yang lebih tinggi. (ang)
Editor : Anggi Septian A.P.