Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Nasib Sepeda Sekolah Gratis di Kota Blitar Berpotensi Dihapus dari Aset, Ini Penjelasan dari Dispendik

M. Subchan Abdullah • Selasa, 15 April 2025 | 20:15 WIB

 

LEBIH SEHAT: Sejumlah siswa SMPN 1 Blitar bersiap pulang dengan sepeda sekolah gratis fasilitas dari Pemkot Blitar.
LEBIH SEHAT: Sejumlah siswa SMPN 1 Blitar bersiap pulang dengan sepeda sekolah gratis fasilitas dari Pemkot Blitar.

BLITAR – Ratusan sepeda sekolah gratis yang mangkrak di beberapa SMP negeri mendapat atensi Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar. Saat ini dispendik bersama sekolah-sekolah penerima sedang mengevaluasi kondisi dan pemanfaatan sepeda tersebut.

Sebelumnya diketahui, Komisi I DPRD Kota Blitar melakukan sidak di beberapa SMP negeri. Hasilnya ditemukan banyak sepeda yang mangkrak di sekolah dan sebagian dalam kondisi rusak.

Anggota legislatif tersebut meminta dinas dan sekolah untuk mengevaluasi pemanfaatan aset pemerintah daerah tersebut.

Kepala Dispendik Kota Blitar, Dindin Ali Nurdin mengatakan sudah meminta seluruh SMP negeri untuk mendata kembali sepeda sekolah gratis. Baik itu yang dipinjamkan kepada siswa maupun yang tidak dipinjamkan.

”Hasilnya ada sekitar 72 persen sepeda sekolah yang dipinjamkan dari 5.538 unit. Sisanya ada di masing-masing sekolah,” jelasnya.

Pendataan sepeda sekolah gratis tersebut dilakukan setelah adanya instruksi dari Wali Kota Blitar Syauqul Muhibbin.

Orang nomor satu di lingkup pemerintah Kota (pemkot) Blitar ini meminta dispendik untuk mengevaluasi pemanfaatan sepeda gratis. Baik itu dari sisi kondisi fisik sepeda maupun dari sisi pemanfaatannya.

Pasalnya, dari segi usia untuk aset sepeda sekolah sudah cukup lama sejak diluncurkan pada 2018 lalu sehingga ada potensi kerusakan. Mulai kerusakan tingkat ringan, sedang, hingga parah.

Nah, potensi kerusakan inilah salah satu yang dievaluasi oleh dispendik. Lewat evaluasi tersebut bisa diketahui kondisi pasti sepeda sekolah, baik yang dipinjam oleh siswa maupun yang mangkrak.

”Kami cek dulu tingkat kerusakannya. Kami minta masing-masing sekolah untuk memonitor kondisinya,” ujarnya.

Jika ada sepeda rusak tentu akan diperbaiki sehingga bisa dimanfaatkan kembali. Namun, jika kerusakan sudah parah dan tidak bisa diperbaiki maka berpotensi dihapus dari aset.

"Ya memang karena ada sparepart yang tidak bisa diperbaruhi karena keterbatasan di toko penyedia sehingga dilakukan penghapusan aset,” ujarnya.

Sebenarnya, jelas Dindin, terdapat alokasi anggaran untuk pemeliharaan sepeda sekolah. Pemeliharaan tersebut tentu juga melihat kondisi kelayakan sepeda sekolah.

”Jika memang masih aman dipakai, kami upayakan untuk diperbaiki. Masalah nanti diganti dengan sepeda baru, tunggu saja hasil evaluasinya. Nanti kami sampaikan,” tandasnya. (sub/ady)  

Editor : M. Subchan Abdullah
#mangkrak #Syauqul Muhibbin #wali kota blitar #sepeda sekolah gratis #SMP negeri #DPRD #Kota Blitar #dispendik kota blitar