RADAR BLITAR - Selama ini masyarakat mengenal USG (ultrasonografi) sebagai alat pemindai yang hanya digunakan oleh ibu hamil untuk melihat janin dalam kandungan.
Padahal, di dunia medis, USG memiliki banyak manfaat lain yang jauh lebih luas cakupannya.
Selain itu, masih banyak mitos dan kesalahpahaman yang berkembang di masyarakat tentang USG.
Beberapa orang bahkan merasa khawatir terhadap keamanan prosedur ini, terutama bagi ibu hamil dan janinnya.
Kekhawatiran seperti ini seringkali muncul karena kurangnya informasi yang benar dan edukasi yang menyeluruh kepada masyarakat.
Menjawab tantangan tersebut, mahasiswa D4 TRP kelas 4C Universitas Airlangga menyelenggarakan kegiatan edukatif yang bertajuk “RADIOLOGY GLOW (Get to Know Life with Ultrasound): Menanggapi Mitos yang Beredar di Kalangan Masyarakat".
Kegiatan ini merupakan bagian dari project based learning mata kuliah USG Dasar yang diampu Ibu Alifatus Wahyu Nur Ma’rifah, S.Tr.Kes., M.T dan dilaksanakan sebagai bentuk penerapan ilmu yang telah dipelajari di bangku perkuliahan.
Acara berlangsung di Balai RW. 8 Tenggumung Wetan, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya.
Dengan konsep edukasi interaktif dan penyuluhan, para mahasiswa menyampaikan informasi akurat dan ilmiah tentang USG kepada warga sekitar.
Kegiatan ini berjalan meriah dan penuh antusias pada hari Sabtu 26 April 2025, dengan menghadirkan berbagai rangkaian acara menarik seperti penyampaian materi edukatif, sesi tanya jawab, games interaktif, hingga pembagian hadiah.
Materi yang disampaikan tidak hanya berfokus pada pemahaman dasar tentang USG, tetapi juga menyertakan pelurusan mengenai mitos-mitos yang masih banyak dipercaya masyarakat serta menanggapi berita viral mengenai modus pelecehan yang dilakukan oleh dokter kandungan.
Selain penyampaian materi, acara juga dimeriahkan dengan berbagai permainan edukatif yang bertujuan menguatkan pemahaman peserta terhadap materi yang diberikan.
Peserta yang aktif diberi hadiah menarik sebagai bentuk apresiasi. Suasana kekeluargaan begitu terasa, terlebih saat sesi games yang diwarnai dengan canda tawa.
Pada penghujung acara salah satu peserta, Ibu Umi Nurul sebagai perwakilan para peserta menyampaikan rasa antusiasnya saat mengikuti kegiatan ini.
“Biasanya kita ibu-ibu awam ini cuma dengan dari orang-orang soal USG, ada yang bilang bahaya lah, mahal lah.
Tapi setelah dijelaskan tadi, saya lebih paham dan nggak khawatir lagi kalau mau melakukan USG. Acaranya juga seru dan sangat bermanfaat,” ungkapnya sambil tersenyum.
Ibu Ghinaa Rihadatul 'Aisy Farhah, S.Tr.Kes.,M.T. selaku dosen pendamping memberikan apresiasi tinggi terhadap kegiatan ini.
Dalam tanggapannya, beliau menyampaikan “Saya sangat bangga dengan semangat mahasiswa kelas 4C terhadap tugas yg saya berikan ini.
Kegiatan seperti ini tidak hanya menjadi wadah pembelajaran aktif, tetapi juga memberi manfaat langsung bagi masyarakat dalam memahami pentingnya teknologi diagnostik seperti USG.”
Melalui kegiatan semacam ini, diharapkan masyarakat tidak hanya mengenal USG sebagai alat untuk memantau kehamilan, tetapi juga sebagai teknologi penting dalam dunia diagnostik yang dapat membantu dokter menegakkan diagnosis secara tepat dan cepat.
Lebih dari itu, edukasi langsung kepada masyarakat seperti ini menjadi jembatan penting antara ilmu pengetahuan dan kebutuhan informasi publik yang terpercaya.
Ditulis oleh : Pemateri Kelas 4C D4 Teknologi Radiologi Pencitraan Universitas Airlannga.(*)
Editor : Anggi Septian A.P.