Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Kampanye Cegah Diabetes, Polkesma Kampus Blitar Gelar Lomba Senam Kaki Diabetik

Fajar Rahmad Ali Wardana • Senin, 14 Juli 2025 | 18:11 WIB
SEHAT: Warga mengikuti pelatihan dari Polkesma Kampus Blitar di
SEHAT: Warga mengikuti pelatihan dari Polkesma Kampus Blitar di

BLITAR – Poltekkes Kemenkes Malang Program Studi D-3 Keperawatan Kampus Blitar melanjutkan kegiatan pengabdian masyarakatnya di Desa Karangrejo, Kecamatan Garum.

Yakni dengan melakukan senam kaki diabetik sebagai pencegahan diabetes mellitus (DM) pada Kamis (10/7/2025).

Sri Mugianti, Dosen D-3 Keperawatan menjelaskan, kegiatan ini merupakan lanjutan dari tiga rangkaian sebelumnya, dimulai survei lapangan, musyawarah masyarakat, serta edukasi tentang pencegahan DM.

Kali ini, warga dan kader posyandu diberikan reward atas partisipasi mereka dalam lomba senam kaki diabetik.

“Ini bukan sekadar lomba, tapi strategi pemberdayaan masyarakat agar mereka bisa menyebarkan informasi ke keluarga dan lingkungan sekitar.

Gerakan senam kaki ini salah satu cara sederhana tapi efektif untuk mencegah komplikasi diabetes,” ujarnya.

Mugianti melanjutkan, senam kaki diabetik berguna untuk melatih otot-otot kecil di kaki, mencegah luka, dan menjaga sirkulasi darah, terutama bagi penderita DM.

Mugianti menyebutkan bahwa sebagian besar peserta telah menunjukkan kemampuan yang baik.

“Meski beberapa masih perlu penguatan pada aspek gerakan yang sesuai manfaat medisnya,” jelasnya.

Dewi Rahmawati, Dosen D-3 Keperawatan yang juga juri lomba ini menambahkan, lomba menilai aspek kekompakan tim, kreativitas, serta ketepatan gerakan.

Dia berharap, setelah lomba ini, masyarakat yang ikut dapat mengaplikasikan di sela-sela aktivitas sehari-hari.

Mereka juga diimbau untuk membagikan senam diabetik ini kepada keluarga dan tetangganya, karena ini untuk pencegahan DM.

“Tentu yang menggembirakan, masyarakat sangat antusias. Sebelum lomba saja mereka sudah berlatih.

Ini tanda bahwa semangat belajar dan menyebarluaskan pengetahuan sudah mulai tumbuh,” ungkapnya.

Tak hanya dari pihak kampus, apresiasi juga datang dari tenaga kesehatan setempat.

Ulfa Rosida, bidan Pustu Karangrejo yang juga menjadi juri lomba, menyebut kegiatan ini sangat bermanfaat, terutama karena keterbatasan sumber daya manusia (SDM) di wilayahnya.

Dia menambahkan, sebagian peserta sudah cukup baik dalam mengikuti senam kaki, meski masih ada yang perlu pembinaan lebih lanjut.

Senam kaki ini ke depan diajarkan secara rutin di kelompok lansia dan penderita DM agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas.

“Dengan adanya edukasi seperti ini, kader-kader bisa menjadi tombak kesehatan masyarakat. Ke depan, kami teruskan dengan membentuk kelas DM khusus di posyandu,” pungkas Ulfa. (jar/ynu)

 

Editor : M. Subchan Abdullah
#Aktivitas #otot kaki #pengabdian #lansia #menjaga #diabetik #kaki #program #masyarakat #kampus #edukasi #kesehatan #malang #posyandu #diabetes #POLTEKKES #polkesma #lingkungan #Kegiatan #senam #keperawatan