BLITAR – Palang merah remaja (PMR) menjadi salah satu wadah menampung potensi yang dimiliki para anak didik.
Di tengah gempuran penurunan nilai moral anak bangsa akibat pengaruh globalisasi, PMR mampu menjadi wadah mengukir prestasi.
Misalnya, PMR Mula madrasah ibtidaiyah negeri (MIN) yang berada di Desa Olak Alen, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar mampu membuktikannya.
Setiap Selasa usai jam pembelajaran berakhir, para anggota ekstrakurikuler (ekskul) PMR Mula mengikuti latihan rutin.
Rutinitas latihan yang terprogram dengan baik, serta tim pembina yang solid saling melengkapi upaya mencerdaskan anak bangsa tidak hanya pada bidang akademik, namun juga menyeluruh pada keterampilan hidup.
Ekskul ini sudah mengawali perjalanannya sejak satu dekade yang lalu, namun tidak tercantum secara tertulis sejarah pendiriannya.
Secara legal formal PMR Mula Unit MIN 1 Blitar terdata melalui pengajuan nomor unit di PMI Kabupaten Blitar pada 2022, dengan nomor unit 020626.21.35. “Meski tergolong baru, anak-anak sudah mulai mengukir prestasi sejak 2017 lalu,” ujar Rina Rahmawati Kusuma, guru MIN 1 Blitar.
Setahun terakhir, madrasah yang dipimpin Hj Ernawati Khusnul Khotimah MPd, mampu mengukir prestasi dalam event Satgana Cup IV yang mengharumkan MINSTAR, julukan MIN 1 Blitar.
Dalam ajang tersebut, salah satu prestasi yang diraih adalah Terbaik I Menggambar Tingkat Mula oleh Ananda Nadhifah Putri Ramaniya.
Bersama dengan tim 7 bidang, mereka mampu bersaing secara kompetitif dalam ajang yang mempertemukan peserta PMR Mula dari SD/MI se-Kabupaten Blitar, dengan meraih peringkat Terbaik Utama ke-IV.
Selain itu, ekskul ini juga pernah meraih Juara I Bidang Ayo Siaga Bencana (ASB) dan Juara I Bidang Kesehatan Remaja (Kesja) pada Olimpiade PMI Kabupaten Blitar.
Raihan tersebut berlanjut hingga tingkat Provinsi Jawa Timur, sebagai nominasi peserta Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) Nasional. (ynu)
Editor : M. Subchan Abdullah