BLITAR – Di tengah tantangan ekonomi dan persaingan kerja yang makin ketat, anak muda Blitar kini mulai melirik jalur side hustle berbasis digital untuk mendapatkan uang tambahan. Salah satu peluang yang mulai naik daun adalah membuka jasa digital untuk UMKM, mulai dari TikTok ads sampai jasa bikin website.
Strategi ini digaungkan oleh konten kreator dan entrepreneur muda, Timothy Ronald, yang kerap membagikan insight cara menghasilkan uang tambahan dengan memanfaatkan skill yang dimiliki anak muda zaman sekarang—tanpa perlu modal besar dan bisa dikerjakan dari rumah.
“Kalau lo ngerti desain, ngoding, atau ngerti cara kerja algoritma TikTok, itu bisa banget jadi jasa. Dan jangan salah, UMKM-UMKM sekarang justru butuh bantuan dari orang-orang kayak lo,” ujar Timothy dalam video terbarunya.
Baca Juga: Dari Facebook ke TikTok: Strategi Petani Koi Blitar Bangkitkan Pasar yang Mulai Lesu
Dari Skill Biasa Jadi Layanan Berbayar
Menurut Timothy, banyak anak muda sebenarnya sudah punya bekal skill yang bisa dijual—tapi belum sadar atau belum pede. Padahal, skill seperti edit video, bikin landing page, ngelola media sosial, sampai bikin konten bisa dikemas jadi layanan profesional.
“Gue dulu mulai dari agency marketing kecil-kecilan. Nulis caption, edit konten, sampai manage ads. Klien pertama gue bahkan UMKM deket kampus,” kata Timothy.
Dengan pendekatan yang tepat, kamu bisa menawarkan jasa tersebut ke pelaku usaha lokal, seperti pemilik warung kopi, toko kue, laundry, atau bisnis kecil lain yang ingin naik kelas secara digital.
Baca Juga: Kelurahan Klampok Blitar Masuk 5 Besar Nasional Program Pangan Aman, Ini Kata Pak Lurah
TikTok Ads Masih Sepi Pemain
Salah satu peluang terbesar yang menurut Timothy belum banyak digarap adalah jasa TikTok advertising. Banyak UMKM tahu bahwa TikTok adalah platform yang ramai, tapi mereka bingung cara mainnya. Di sinilah anak muda Blitar bisa masuk.
“Kalo lo ngerti cara bikin konten yang bisa viral di TikTok, ngerti sound yang lagi tren, ngerti timing upload, itu udah cukup buat bantuin bisnis kecil dapet exposure,” jelas Timothy.
Kamu bisa mulai dengan bikin akun khusus portofolio atau bahkan faceless channel untuk eksperimen. Kalau akunmu berhasil berkembang, itu bisa jadi bukti bahwa kamu paham medan dan layak dipercaya klien.
Baca Juga: Hari Jadi ke-701 Blitar Diawali Bedhol Pusaka Hari Ini, Ini Sejumlah Rangkaian Prosesinya
Bikin Website, Gampang Tapi Banyak Dicari
Jasa bikin website juga masih banyak dicari—terutama oleh UMKM yang ingin terlihat profesional atau ingin memperluas jangkauan pasar lewat toko online. Buat kamu yang punya skill WordPress, Webflow, atau basic HTML/CSS, ini bisa jadi side hustle yang menjanjikan.
“Lo enggak harus jago coding hardcore. Banyak template yang bisa dimodif. Bahkan sekarang pakai AI pun udah bisa generate struktur dasar web,” kata Timothy.
Yang penting adalah kamu bisa bikin website terlihat rapi, cepat diakses, dan sesuai kebutuhan klien. Bisa mulai dari toko oleh-oleh khas Blitar, layanan booking jasa motor, sampai studio foto rumahan.
Baca Juga: Minat Parkir QRIS di Kabupaten Blitar Masih Rendah, Dishub Ungkap Penyebabnya
Potensi UMKM Blitar Masih Terbuka Lebar
Blitar sendiri punya ratusan UMKM yang terus berkembang. Sayangnya, belum semuanya paham pentingnya kehadiran digital. Di sinilah peran anak muda bisa sangat signifikan: menjadi jembatan antara dunia offline dan online.
Bayangkan, dengan satu skill desain, kamu bisa bantu satu warung kopi lokal bikin katalog digital, akun Instagram yang lebih estetik, sampai video promosi TikTok yang viral.
Dengan begitu, kamu bukan cuma dapat uang tambahan, tapi juga bisa bantu roda ekonomi lokal berputar lebih kencang.
Baca Juga: Fantastis, Perputaran Uang Program ASN Blitar Belanja di Pasar Tradisional Tembus Rp 1 M dalam Sehari
Tips Mulai dari Nol Versi Timothy Ronald
Buat kamu yang tertarik terjun ke jasa digital, Timothy membagikan beberapa langkah sederhana untuk mulai:
-
Pilih 1 skill yang paling kamu kuasai (desain, ngoding, ads, dll.)
-
Bangun portofolio meskipun kecil (bisa dari proyek dummy, bantuin teman, atau bisnis fiktif).
-
Pasarkan jasa kamu lewat media sosial atau platform freelance seperti Sribulancer, Projects.co.id, bahkan WhatsApp status.
-
Buat akun profesional, jangan campur dengan akun pribadi. Tampilkan hasil kerja kamu dan testimoni (kalau ada).
-
Mulai dari harga terjangkau, lalu naikkan seiring kualitas dan testimoni.
“Yang penting bukan nunggu sempurna, tapi mulai dulu. Nanti sambil jalan, skill lo juga bakal naik,” tegas Timothy.
Baca Juga: Siap-siap Suasana Berbeda, Pemkot Blitar Ubah Format Upacara HUT ke-80 RI di Alun-Alun
Anak Muda Blitar, Waktunya Unjuk Gigi
Banyak orang tua bilang, anak muda zaman sekarang terlalu banyak rebahan. Tapi kenyataannya, justru dari balik kasur itulah banyak Gen Z berhasil membangun bisnisnya sendiri—asal tahu cara memanfaatkan skill dan platform digital.
Side hustle seperti jasa TikTok Ads atau bikin website bisa jadi langkah awal buat kamu yang mau uang tambahan tanpa harus nunggu ijazah atau lulus kuliah dulu. Apalagi kalau klien pertamamu adalah UMKM di sekitar rumah—lebih dekat, lebih dipercaya, dan lebih berdampak.
Editor : Anggi Septian A.P.