BLITARKAWENTAR.JAWAPOS.COM – Upaya mencegah perundungan (bullying) terus digencarkan sejak dini. Kelompok Pengabdian Masyarakat oleh Mahasiswa (PMM) Skema Bhaktiku Negeri 2025 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menggelar sosialisasi anti bullying di SDN Ampelgading 02, Desa Ampelgading, Kecamatan Selorejo, Kabupaten Blitar, Rabu (14/8).
Kegiatan ini menggandeng Bhabinkamtibmas Desa Ampelgading, Aiptu Dofita Adi Jaya, S.H., yang secara langsung memberikan edukasi kepada siswa.
Ia mengajak anak-anak untuk saling menghargai, mencegah perundungan, dan tidak ragu melapor kepada pihak berwenang jika menjadi korban.
Sosialisasi berlangsung interaktif. Materi disampaikan melalui pemutaran video edukasi, penjelasan ringan, hingga senam lagu anti bullying yang dipandu anggota PMM. Antusiasme siswa terlihat dari awal hingga akhir kegiatan.
Kepala SDN Ampelgading 02, Nur Ainin, S.Pd., mengapresiasi langkah mahasiswa.
“Program ini luar biasa. Sosialisasi anti bullying yang dikemas menarik dan melibatkan Bhabinkamtibmas membuat siswa cepat memahami arti bullying. Ini sangat membantu guru dalam pencegahan di sekolah,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari program PMM Skema Bhaktiku Negeri 2025 yang dibimbing Dosen Pembimbing Lapangan, Ika Rizki Anggraini, S.Kep., Ns., M.Kep. Harapannya, budaya saling menghargai tertanam kuat di kalangan siswa sehingga tercipta lingkungan belajar yang aman dan kondusif.(*)
Editor : Anggi Septian A.P.