Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

4 Tips Jitu Menulis ala Profesional, Bukan Pemula!

Rahma Nur Anisa • Selasa, 9 September 2025 | 22:00 WIB

 

Dengan menerapkan empat poin ini, seorang penulis bisa memberikan pengalaman membaca yang lebih baik dan memastikan tulisannya layak.
Dengan menerapkan empat poin ini, seorang penulis bisa memberikan pengalaman membaca yang lebih baik dan memastikan tulisannya layak.

BLITAR KAWENTAR - Menulis, sebuah keterampilan yang sering dianggap mudah, ternyata membutuhkan proses panjang dan konsisten. Dalam sebuah sesi yang jarang dilakukannya, seorang penulis, Dea Anugrah, dari Malaka Project membagikan empat poin penting untuk membantu para pemula menulis seperti seorang profesional, bukan lagi amatir.

Meskipun keterampilan menulis tidak bisa dikuasai secara instan, bahkan seorang editor butuh 5-6 tahun untuk mahir. Ada tips yang bisa membantu penulis pemula meningkatkan kualitas tulisannya.

Poin-poin ini bukanlah jalan pintas menuju kemahiran, tetapi lebih seperti panduan praktis untuk langsung diterapkan. Dea Anugrah, yang biasanya menolak undangan untuk mengisi workshop, melihat semangat teman-temannya di Malaka Project, seperti Kania, Jerome, Feri, dan Fatia, yang membuat dia akhirnya ingin berbagi pengalamannya.

Dalam sesi tersebut, ia menjabarkan empat poin utama yang sangat mendasar, namun sering kali diabaikan oleh pemula:

1. Struktur sebagai Pondasi Utama

Struktur adalah fondasi dari setiap tulisan, ibarat cetak biru sebuah bangunan. Sebelum mulai menulis, penting untuk membuat kerangka atau outline yang jelas. Kerangka ini bisa beragam tergantung jenis tulisannya. Misalnya, untuk berita langsung (straight news), strukturnya harus fokus pada informasi dasar. 

Sementara itu, untuk tulisan seperti feature, strukturnya bisa lebih leluasa karena tujuannya adalah memberikan konteks yang lebih mendalam dan mengajak pembaca "masuk" ke dalam cerita. Dengan memahami tujuan tulisan, penulis bisa menyusun struktur yang efektif dan membuang informasi yang tidak relevan.

Baca Juga: Tidak Ada Kemenangan di Atas 10 Nyawa: Aktivis Muda Refleksikan Dampak Kerusuhan

2. Kalimat Pembuka adalah Kunci

Banyak penulis pemula ragu untuk "tancap gas" di awal tulisan karena khawatir tidak ada lagi materi menarik di belakang. Namun, ini adalah kesalahan fatal. Kalimat pembuka atau hook adalah penentu apakah pembaca akan melanjutkan membaca atau tidak. Kalimat pertama yang kuat dan memikat, seperti yang dicontohkan dari novel Leo Tolstoy, Anna Karenina, atau Franz Kafka, The Metamorphosis, berfungsi sebagai janji kepada pembaca bahwa mereka sedang memasuki sebuah dunia baru yang layak untuk diikuti hingga akhir.

3. Sampaikan Wawasan (Insight) yang Berbeda

Sebuah tulisan yang baik harus mampu memberikan momen eureka atau "oh, iya ya" kepada pembaca. Wawasan atau insight ini bisa disajikan melalui data, teori, anekdot, atau pernyataan sederhana yang dikemas dengan cara tidak biasa.

Tujuannya adalah membuat pembaca merasa mendapatkan sesuatu yang baru dan segar. Wawasan yang kompleks sekalipun harus bisa disampaikan dengan cara yang sederhana, bahkan seolah-olah seperti percakapan dengan seorang teman, sehingga tidak terkesan menggurui.

4. Tambahkan Humor untuk Mencairkan Suasana

Meskipun tidak semua tulisan bergenre komedi, humor memiliki peran penting, bahkan dalam tragedi sekalipun. Fungsi utamanya adalah memberikan jeda bagi pembaca untuk mencerna informasi yang berat.

Humor juga bisa mencairkan suasana dan membangun kedekatan antara penulis dan pembaca, membuat tulisan terasa lebih personal, seakan sedang bercanda dengan teman dekat. Kedekatan ini sangat krusial, terutama ketika menyampaikan pesan yang rumit.

Dengan menerapkan empat poin ini, seorang penulis bisa memberikan pengalaman membaca yang lebih baik dan memastikan tulisannya layak diikuti sampai selesai.

Selain membagikan tips ini, sang penulis juga mengingatkan bahwa tips ini bukanlah pengganti untuk terus memperdalam dan melatih keterampilan menulis. (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#profesional #malaka #tips jitu #wawasan #menulis #kalimat pembuka #cara menulis