Desa Berdaya EkoBis Entertainment Hukum & Kriminal Hukum dan Kriminal Kawentaran Lifestyle Nasional Otonomi Pendidikan Politik

Sekolah di Kota Blitar Mulai Ajarkan Mapel Koding dan AI, Seperti Ini Materinya

M. Subchan Abdullah • Senin, 29 September 2025 | 19:00 WIB
Sekolah Mulai Ajarkan Mata Pelajaran Koding dan AI Mapel Pilihan, Tidak Semua Siswa Bisa Ikut
Sekolah Mulai Ajarkan Mata Pelajaran Koding dan AI Mapel Pilihan, Tidak Semua Siswa Bisa Ikut

BLITAR - Penerapan mata pelajaran baru berupa Koding dan Kecerdasan Buatan (KKA) di sekolah bakal segera dimulai di Bumi Bung Karno. Mata pelajaran baru ini diatur dalam Permendikdasmen Nomor 13 Tahun 2025 dan bersifat pilihan.

Sesuai analisis serta kemampuan masing-masing satuan pendidikan.

Kepala Bidang (Kabid) Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) Dinas Pendidikan (Dispendik) Kota Blitar, M. Arifin menjelaskan, pelaksanaan KKA saat ini masih melalui jalur peminatan.

Artinya tidak semua siswa bisa mendapatkan mapel baru tersebut karena keterbatasan guru.

“Untuk gurunya masih dalam proses diklat. Besok, 7 Oktober, masih monitoring OJT 2, kemudian dilanjutkan IN 2. Setelah itu baru mendapat sertifikat kompetensi mengajar mapel Koding dan AI,” ujarnya, Minggu (28/9/2025).

Secara ketentuan, guru yang telah mengikuti diklat akan ditugasi mengimbaskan ilmunya kepada guru lain yang belum sempat ikut. Saat ini, jumlah guru yang menangani KKA masih terbatas, yakni kurang dari 20 orang di SD dan 14 orang di SMP.

Beberapa SMP, seperti SMPN 1 hingga SMPN 9, sudah mulai mengenalkan meski masih dalam tahap penyesuaian.

Arifin menegaskan, KKA tidak selalu identik dengan laptop atau pemrograman. Pada jenjang SD dan SMP, materi difokuskan pada peningkatan kemampuan komunikasi, berhitung, pola, dan pengelompokan.

“Permainan tradisional seperti comprengan bisa digunakan. Itu juga membentuk pola dan melatih logika anak. Jadi tanpa komputer pun bisa,” katanya.

Sementara untuk SMA, pembelajaran KKA akan lebih menekankan pada praktik pemrograman. Dispendik menyerahkan teknis pelaksanaan kepada satuan pendidikan masing-masing, namun tetap dilakukan monitoring oleh pengawas.

“Semua SMP sudah mulai mengenalkan mapel ini meski sifatnya pilihan. Akhir Oktober, IN 2 ditargetkan selesai. November, guru sudah on untuk melatih rekan-rekannya. Harapannya, penerapan tidak membingungkan,” pungkasnya. (mg2/c1/sub) (*)

Editor : M. Subchan Abdullah
#Ajarkan #blitar #koding #ai #mapel pilihan #meta #pelajaran #sekolah